Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Dari Garis Start ke Dompet: Event Lari Massal sebagai Kelas Literasi Keuangan Baru

Dari Garis Start ke Dompet: Event Lari Massal sebagai Kelas Literasi Keuangan Baru
Minat|Lari

Event lari massal sebagai ruang kelas keuangan terbuka

Literasi keuangan event lari adalah pendekatan edukasi finansial yang memanfaatkan antusiasme peserta ajang lari massal untuk menyampaikan pesan pengelolaan uang, pencegahan penipuan, dan inklusi keuangan secara langsung melalui aktivitas interaktif di area lomba. Dalam format ini, garis start bukan sekadar awal perlombaan, melainkan pintu masuk ke pengalaman edukasi finansial olahraga yang dirancang dekat dengan keseharian peserta.

SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 Powered by Astra Financial menunjukkan bagaimana konsep ini bekerja dalam skala besar: 5.000 pelari memadati Stadion Mandala Krida untuk berlari sekaligus belajar keuangan melalui berbagai aktivitas yang tersebar di arena. Alih-alih memisahkan olahraga dan edukasi, panitia menyatukan keduanya dalam satu ekosistem acara yang menggabungkan gaya hidup sehat, budaya, UMKM, dan literasi finansial. Ini bukan sekadar gimmick; ini eksperimen sosial tentang bagaimana mengubah kerumunan pelari menjadi audiens sadar finansial.

Dari Garis Start ke Dompet: Event Lari Massal sebagai Kelas Literasi Keuangan Baru

Gerakan Cakap Keuangan: kurikulum finansial di tengah lintasan

Kehadiran Astra Financial di ajang ini bukan sebatas logo di baliho. Mereka membawa kampanye Gerakan Cakap Keuangan sebagai kerangka besar edukasi, sejalan dengan upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan yang juga didorong oleh otoritas keuangan. Wakil Presiden Direktur konglomerasi keuangan ini menegaskan bahwa tujuan mereka adalah membangun kebiasaan finansial sehat sekaligus gaya hidup sehat melalui olahraga.

Pendopo Gerakan Cakap Keuangan menjadi pusat literasi: pengunjung diajak mengenal berbagai program seperti KLiK Astra Financial, MENYALA, EDUCLASS, LENTERA, hingga Solopreneur Academy. Di sini, edukasi bukan ceramah satu arah. Pengunjung bermain game literasi, mencoba permainan berbasis LED, hingga berdiskusi tentang pengelolaan keuangan sehari-hari. Konsepnya sederhana: jika orang mau mengantri untuk ambil race pack, mereka juga bisa mengantri untuk mengecek kesehatan finansial. Dan format ini lebih jujur ketimbang seminar hotel yang sering kosong.

Live Scam Experience: ketika garis start jadi laboratorium anti-penipuan

Keberanian paling menarik dari acara ini adalah menyelipkan Live Scam Experience tepat di jantung keramaian. Sebuah booth di Stadion Mandala Krida sengaja menelepon pengunjung dengan modus penipuan, hanya beberapa langkah dari garis start yang diikuti 5.000 pelari. Astra Financial menjadikan simulasi panggilan penipuan ini sebagai cara langsung untuk menguji kecerdasan finansial peserta dan pengunjung.

Strategi ini mengubah edukasi dari sekadar “waspada ya” menjadi pengalaman nyata: peserta merasakan bagaimana tekanan waktu, nada suara meyakinkan, dan skenario hadiah palsu bisa menggoyahkan logika. Edukasi dikemas sebagai pengalaman interaktif, di mana masyarakat diajak mengenali modus penipuan keuangan yang sering dipakai pelaku untuk menjerat korban. Ini pendekatan yang lebih efektif daripada poster di bank; orang belajar karena merasa hampir tertipu, bukan karena diminta menghafal tips.

Manfaat nyata bagi pelari: dari cek SLIK sampai UMKM digital

Bagi peserta, manfaat literasi keuangan event lari ini sangat praktis. Pengunjung dapat memanfaatkan layanan pengecekan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) di booth otoritas keuangan, sehingga mereka bisa mengetahui status kredit dan rekam pinjamannya tanpa harus datang ke kantor formal. Di sela mengambil custom medal atau berfoto di photo booth, pelari pulang membawa lebih dari sekadar konten media sosial.

Sinergi dengan Festival UMKM yang melibatkan 20 UMKM binaan menambah lapisan manfaat. Pembayaran digital melalui aplikasi keuangan mendorong pelaku usaha untuk akrab dengan transaksi non-tunai, sementara pengunjung belajar bahwa dompet digital dan aplikasi pembayaran bukan hanya tren, tetapi alat untuk mengatur arus kas sehari-hari. Inilah bentuk edukasi finansial olahraga yang menyentuh dua sisi sekaligus: konsumen dan pelaku usaha. Jika literasi keuangan ingin naik kelas, model lapangan seperti ini jauh lebih menjanjikan daripada brosur yang berakhir di tempat sampah.

Kesimpulan: masa depan literasi keuangan ada di jalan raya, bukan di ruang rapat

Pengalaman SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 menunjukkan bahwa event lari massal dapat menjadi kanal edukasi finansial yang kuat ketika dirancang dengan serius, bukan tempelan sponsor belaka. Dari pendopo Gerakan Cakap Keuangan hingga Live Scam Experience di garis start, setiap elemen diarahkan untuk membuat peserta lebih waspada, lebih terinformasi, dan lebih mandiri dalam mengelola uang.

Tantangannya sekarang adalah konsistensi dan replikasi. Jika pendekatan ini diadopsi oleh lebih banyak penyelenggara event lari massal, gerakan cakap keuangan bisa menjangkau ribuan orang dalam satu waktu tanpa terasa menggurui. Kesimpulannya sederhana: ketika literasi keuangan dibawa ke arena yang orang sukai—lintasan lari, panggung budaya, festival UMKM—edukasi berhenti menjadi beban, dan berubah menjadi pengalaman yang ingin diulang. Dan di tengah maraknya penipuan finansial, pendekatan seperti ini bukan lagi tambahan, melainkan kebutuhan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!