KuybeliKuybeli

Dari Bank ke Marathon: Rahasia Self-Development Seorang Senior Woman Banker

Dari Bank ke Marathon: Rahasia Self-Development Seorang Senior Woman Banker
Minat|Lari Marathon

Menggali Potensi, Bukan Sekadar Mengejar Jabatan

Gali potensi yang ada di dalam diri dan jangan ragu untuk terus mengembangkannya. Jangan takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari perjalanan.

Dari setiap kegagalan, kita justru belajar dan tumbuh lebih kuat. Mindset inilah yang menjadi salah satu fondasi penting dalam perjalanan panjang karier seorang banker wanita inspiratif bernama Rita Mirasari.

34 Tahun di Perbankan: Bukan Karier Instan

Lebih dari tiga dekade berkarya di industri perbankan, Rita Mirasari menapaki kariernya dari satu posisi strategis ke posisi lainnya.

Perjalanan karier Rita dimulai pada tahun 1991. Lulusan S1 Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini kemudian dipercaya mengemban berbagai peran penting di sejumlah bank ternama.

Beberapa posisi strategis yang pernah dipegang Rita antara lain:

  • Compliance Director dan Country Head Legal & Compliance di Standard Chartered Bank Indonesia (1998–2006)

  • Direktur dan Country Compliance Representative di ABN AMRO Bank NV Indonesia (2006–2009)

  • Direktur Legal, Compliance dan Corporate Secretary di PT Bank Internasional Indonesia Tbk (kini PT Bank Maybank Indonesia Tbk) (2009–2013)

  • Direktur Regulatory Compliance & Financial Crime Compliance di HSBC Indonesia (2013–2016)

Sejak tahun 2016, Rita dipercaya sebagai salah satu Direktur di Bank Danamon. Di balik jabatan tersebut, ada rekam jejak panjang di bidang hukum dan kepatuhan yang menuntut akurasi, ketegasan, dan disiplin tingkat tinggi.

Penghargaan: Bukti Nyata Kontribusi

Kontribusi Rita di industri perbankan Indonesia tidak berhenti pada tataran tugas dan tanggung jawab. Kinerjanya juga diakui melalui berbagai penghargaan prestisius.

Beberapa apresiasi yang pernah diraihnya antara lain:

  • Masuk dalam jajaran Infobank Top 100 Most Outstanding Women in Financial Sector and SOE 2022

  • Menerima Indonesia Most Powerful Women Awards 2023 untuk kategori “Creating Value Added to Banking Business Through ESG and GCG Compliance”

Penghargaan ini mencerminkan peran Rita sebagai senior banker wanita yang aktif mendorong inovasi dan pengembangan bisnis Danamon, terutama di ranah:

  • Kepatuhan

  • Financial Crime Compliance

  • Sekretaris Perusahaan

  • Hukum dan Litigasi

Bidang ini menuntut kepemimpinan yang kuat, karakter tegas, serta kemampuan menjaga standar tata kelola perusahaan yang tinggi. Di sinilah Rita memainkan peran penting, memastikan bahwa nilai-nilai tata kelola dan kepatuhan berjalan seiring dengan pertumbuhan bisnis.

Kunci Percaya Diri: Berani Gagal, Berani Berkembang

Di balik kesuksesan profesionalnya, Rita memegang satu prinsip penting: percaya pada diri sendiri.

Baginya, membangun kepercayaan diri dimulai dari keberanian untuk menggali potensi dan tidak ragu mengembangkannya.

Ia menegaskan bahwa kegagalan bukan sesuatu yang perlu ditakuti. Justru dari kegagalan, seseorang bisa belajar, mengasah ketahanan mental, dan menjadi pribadi yang lebih kuat.

Prinsip ini menjadi pegangan Rita dalam menapaki perjalanan karier panjang di dunia perbankan yang dinamis dan sarat tantangan.

Selalu Upgrade Diri: Jangan Berhenti Belajar

Selain fokus pada performa kerja, Rita juga menaruh perhatian besar pada pengembangan diri berkelanjutan.

Ia aktif membangun koneksi dengan para mentor, sahabat, dan kolega yang bisa saling bertukar ilmu dan pengalaman. Bagi Rita, lingkungan yang suportif dan kaya wawasan adalah salah satu sumber belajar terbaik.

Beberapa prinsip pengembangan diri yang ia pegang antara lain:

  • Terus mempelajari hal-hal baru di sekitar

  • Tidak berhenti meng-upgrade pengetahuan dan keterampilan

  • Bersikap tegas terhadap hal-hal yang tidak sejalan dengan nilai maupun kesejahteraan diri

  • Menyusun skala prioritas yang jelas dalam setiap aktivitas

Dengan cara ini, Rita tidak hanya tumbuh sebagai profesional, tetapi juga sebagai individu yang lebih matang dalam mengelola waktu, energi, dan fokus.

Feminin, Stylish, dan Sang Pecinta Jogging & Marathon

Dalam keseharian profesionalnya, penampilan Rita tampak feminin dan stylish. Namun di balik gaya anggun tersebut, ia adalah sosok yang sangat mencintai olahraga, terutama jogging dan lari marathon.

Selain berlari, Rita juga menyukai travelling dan dansa. Baginya, hidup yang seimbang tidak hanya bicara soal karier dan pencapaian, tapi juga bagaimana menjaga kesehatan fisik dan mental.

Ia meyakini beberapa hal berikut sebagai bagian dari gaya hidup seimbang:

  • Rutin berolahraga

  • Aktif dalam kegiatan sosial

  • Menyisihkan waktu untuk me time sebagai momen refleksi terhadap pencapaian diri

Sebagai seorang ibu dari seorang putra bernama Reza yang kini telah bekerja, Rita menunjukkan bahwa peran sebagai profesional, ibu, dan individu bisa berjalan beriringan jika dikelola dengan keseimbangan yang sehat.

Marathon: Latihan Mental, Bukan Cuma Fisik

Kecintaan Rita pada lari marathon bukan sekadar hobi musiman. Ia aktif mengikuti berbagai event lari baik di dalam maupun luar negeri.

Beberapa ajang marathon yang pernah ia ikuti antara lain:

  • Women Half Marathon

  • Borobudur Marathon

  • BTN Jakarta Run

  • Victoria Run

Tidak berhenti di event dalam negeri, Rita juga merambah ajang world major marathon.

Beberapa di antaranya:

  • Chicago Marathon

  • Berlin Marathon

Tahun ini, ia tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti Sydney Marathon.

Bagi Rita, lari marathon bukan hanya soal jarak tempuh, tapi tentang:

  • Melatih kesabaran

  • Mengasah koordinasi mental dan fisik

  • Menjaga fokus agar bisa finish strong dan tetap happy

Di lintasan lari, ia menemukan ruang untuk menguji batas diri, melatih disiplin, dan merayakan setiap garis finish sebagai simbol kemenangan atas diri sendiri.

Self-Development Ala Runner dan Banker

Kisah Rita Mirasari memperlihatkan bahwa pengembangan diri tidak harus terkotak dalam satu aspek saja.

Di kantor, ia memainkan peran penting dalam menjaga standar kepatuhan dan tata kelola perusahaan. Di luar kantor, ia berlari menembus batas fisik dan mental melalui marathon.

Beberapa pelajaran yang bisa dipetik dari perjalanannya:

  • Berani menggali dan mengembangkan potensi diri

  • Tidak takut gagal, karena kegagalan adalah bagian dari proses

  • Terus belajar, memperluas koneksi, dan terbuka pada ilmu baru

  • Menjaga keseimbangan antara karier, kesehatan fisik, dan kesehatan mental

  • Menjadikan aktivitas seperti berlari sebagai sarana melatih konsistensi dan daya juang

Pada akhirnya, self-development adalah marathon, bukan sprint. Butuh waktu, kesabaran, dan ketekunan—persis seperti perjalanan yang dijalani Rita, baik di dunia perbankan maupun di lintasan lari.

Kuybeli earns a commission when you shop through our links, at no extra cost to you. Editorial content is independently selected by our team.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!