Pemanasan Menuju Ultra: Jakarta Resmi Start
Di Graha BNI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, suasana Minggu pagi berubah jadi ajang pemanasan besar-besaran untuk para pecinta lari.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi membuka Pre-Event utama Road to wondr ITB Ultra Marathon ketiga yang jadi pintu gerbang menuju gelaran ultra marathon bergengsi di tahun 2025.
Dalam sambutannya, Pramono menegaskan kedekatannya dengan ajang ini. Ia mengaku sudah lama mengikuti perkembangan kolaborasi antara ITB dan BNI yang kemudian berkembang menjadi event lari ultra yang menghubungkan para alumni dan pelari dari berbagai komunitas.
Ia juga mengajak peserta untuk menikmati rangkaian fun run sebagai pemanasan menuju event puncak, sembari berharap pelaksanaan Ultra Marathon nantinya berjalan lancar dan tetap menjadi wadah kebersamaan alumni ITB.
Fun Run CFD: Ribuan Langkah di Jantung Kota
Pre-Event kali ini bukan sekadar lari pemanasan biasa.
Sebanyak 560 peserta ikut terlibat, dengan komposisi istimewa: 54 sahabat difabel berlari didampingi lebih dari 100 anggota komunitas lari. Ini bukan hanya soal pace, tapi juga soal inklusivitas di lintasan.
Peserta difabel menempuh jarak 2 km
Pelari lainnya menjajal rute 7 km
Semua aksi berlangsung di koridor Car Free Day (CFD) dengan start dan finish di Graha BNI. Suasana pagi yang biasanya penuh warga berolahraga, kali ini semakin hidup dengan gerombolan pelari berbalut jersey event.
Pre-Event di Jakarta ini melengkapi rangkaian kegiatan serupa yang sebelumnya sudah digelar di Bandung pada 3 Agustus dan di Jakarta pada 10 Agustus 2025.
Ini bukan hanya satu event, tapi rangkaian pemanasan serius menuju ultra 180 km.
Waktu, Jarak, Strategi: Detail wondr ITB Ultra Marathon 2025
Event utama wondr ITB Ultra Marathon 2025 akan digelar mulai:
Jumat, 26 September 2025 pukul 21.00 WIB
Hingga Minggu, 28 September 2025 pukul 11.00 WIB
Total durasi: 38 jam non-stop
Kategori lomba yang bisa dipilih peserta sangat variatif, dari solo fighter hingga tim besar:
Individu: 180 km
Relay 2: 90 km
Relay 4: 45 km
Relay 8: 22 km
Relay 16: 11 km
Dengan opsi sejauh itu, pelari bisa menyesuaikan tantangan dengan kemampuan dan strategi tim. Mau uji limit pribadi atau bangun kekompakan bareng komunitas, semua ada jalurnya.
Rute Legendaris Jakarta–Bandung: Bukan Sekadar Lari
Memasuki tahun ke-7, wondr ITB Ultra Marathon kembali menghadirkan rute ikonik Jakarta–Bandung sejauh 180 km.
Lintasan ini bukan jalan lurus membosankan, tapi rute penuh karakter yang membawa pelari melintasi:
Jakarta
Bogor
Puncak
Cianjur
Padalarang
Hingga Cimahi sebelum menuju Bandung
Di satu sisi, pelari diajak merasakan hiruk pikuk kota besar.
Di sisi lain, jalur ini menawarkan panorama khas Jawa Barat: udara pegunungan, jalan menanjak, turunan panjang, dan suasana alam yang memadukan keindahan dengan tantangan fisik.
Ini bukan cuma lomba lari, tapi perjalanan emosional 180 km yang menguji daya tahan tubuh, mental, dan semangat kebersamaan.
Dukungan Penuh Jakarta: Lari Sehat, Kota Kuat
Gubernur Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan penuh terhadap gelaran ini.
Bagi Jakarta, event seperti wondr ITB Ultra Marathon bukan hanya soal olahraga, tapi juga:
Menghidupkan kembali semangat hidup sehat di tengah masyarakat
Menjadi ruang persatuan antara alumni, komunitas, dan warga
Menguatkan citra Jakarta sebagai titik awal perjalanan bersejarah menuju Bandung
Dengan start di Jakarta, setiap langkah pelari membawa pesan: kota ini bukan hanya pusat pemerintahan dan ekonomi, tapi juga rumah besar bagi gerakan hidup aktif dan kolaborasi komunitas.
Buat Pecinta Lari: Siap Naik Level?
Bagi kamu yang hobi lari, rangkaian Road to wondr ITB Ultra Marathon ini adalah kesempatan untuk naik kelas.
Dari fun run CFD ke long run lintas kota
Dari sekadar kumpul komunitas ke ajang ultra marathon bernuansa emosional
Dari lari untuk diri sendiri ke lari yang menyatukan banyak cerita dan latar belakang
Entah kamu pelari 11 km, relay 16 orang, atau individu 180 km, lintasan ini menunggu cerita versimu sendiri.
Jakarta sudah menyalakan lampu start.
Pertanyaannya: kamu siap ambil bagian di perjalanan 180 km menuju Bandung?






