ANECMA, Kolaborasi Cerdas untuk Ibu Hamil Lebih Sehat
Program Studi Kesehatan Masyarakat (KESMAS) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalin kolaborasi dengan Puskesmas Gilingan untuk memperkuat pencegahan anemia pada ibu hamil.
Kolaborasi ini diwujudkan lewat pemanfaatan aplikasi kesehatan digital ANECMA sebagai media edukasi sekaligus alat pemantau kesehatan ibu hamil secara berkelanjutan.
Cara ANECMA Membantu Ibu Hamil
Program pengabdian masyarakat yang dipimpin oleh Izzatul Arifah, S.KM., M.P.H. ini mengembangkan ANECMA sebagai aplikasi pendamping ibu hamil dalam menjaga kesehatannya.
Melalui ANECMA, ibu hamil dibantu untuk:
Mengingat konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) setiap hari
Memahami risiko anemia dan dampaknya
Mengetahui kebutuhan gizi selama kehamilan
Mengikuti langkah-langkah pencegahan anemia yang tepat
Aplikasi ini juga dirancang sebagai dukungan tambahan bagi tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi, melakukan pemantauan, dan memastikan intervensi kesehatan dilakukan secara berkesinambungan.
Integrasi ke Layanan ANC di Puskesmas Gilingan
Rangkaian kolaborasi antara tim pengabdian KESMAS UMS dan Puskesmas Gilingan diawali dengan sosialisasi penggunaan ANECMA kepada tenaga kesehatan.
Kegiatan dilakukan melalui lokakarya di Puskesmas Gilingan dengan sasaran utama:
Petugas gizi
Bidan
Dalam layanan Antenatal Care (ANC), ANECMA kemudian diintegrasikan sebagai bagian dari alur pelayanan. Bidan mengarahkan ibu hamil, terutama yang mengalami anemia atau berisiko tinggi, untuk menggunakan aplikasi ini sebagai pendamping pemantauan kesehatan sehari-hari.
Edukasi Ibu Hamil dan Peran Suami
Pengabdian tidak berhenti di level tenaga kesehatan saja.
Tim juga mengadakan kegiatan sosialisasi dan edukasi penggunaan ANECMA kepada ibu hamil dan suami di Aula Kelurahan Gilingan.
Materi yang dibahas meliputi:
Penjelasan tentang anemia dalam kehamilan
Upaya pencegahan anemia sedini mungkin
Bentuk dukungan nyata yang dapat diberikan suami
Pelatihan penggunaan aplikasi ANECMA bagi ibu hamil dan pendamping
Tantangan Utama: Konsistensi Minum TTD
Salah satu hambatan terbesar dalam pencegahan anemia adalah kepatuhan ibu hamil untuk mengonsumsi TTD secara rutin setiap hari.
Di sinilah ANECMA hadir sebagai solusi digital yang dinilai efektif, karena dilengkapi fitur:
Pengingat konsumsi TTD harian (reminder TTD)
Dengan fitur ini, ibu hamil tidak hanya diingatkan secara berkala, tetapi juga terdorong untuk membangun kebiasaan sehat yang lebih konsisten.
Selain itu, ANECMA membantu tenaga kesehatan dalam:
Memberikan edukasi yang lebih terstruktur
Melakukan intervensi dini ketika ditemukan risiko anemia
Memantau kondisi ibu hamil yang berisiko secara lebih sistematis
Masuk Agenda Inovasi: BUNDA MILA
Puskesmas Gilingan menyambut baik pemanfaatan ANECMA dan mengintegrasikannya ke dalam program inovasi puskesmas yang didaftarkan pada Lomba Gelar Inovasi Perangkat Daerah Kota Surakarta 2025 melalui inovasi BUNDA MILA (Ibu Hamil Aman, Sehat, dan Bahagia).
Dalam inovasi BUNDA MILA, terdapat rangkaian upaya terintegrasi, antara lain:
Pemantauan intensif ibu hamil dengan risiko tinggi
Kunjungan kader secara berkala ke rumah warga
Kunjungan bidan wilayah untuk pemantauan langsung
Pemantauan lewat kantong persalinan daring
Optimalisasi kelas ibu hamil, termasuk kegiatan yoga kehamilan
Pemanfaatan ANECMA sebagai alat pemantau pencegahan anemia
Berbagai langkah ini berhasil mengantarkan Puskesmas Gilingan masuk nominasi 10 inovasi terbaik dalam ajang tersebut.
Lebih dari Sekadar Pantau Anemia
Menurut salah satu bidan Puskesmas Gilingan, kolaborasi dengan Prodi KESMAS UMS dalam pemanfaatan ANECMA tidak hanya fokus pada anemia.
Aplikasi ini juga memiliki beberapa keunggulan:
Memantau status gizi ibu hamil
Menyediakan panduan terkait kesehatan kehamilan
Menyuguhkan materi edukasi tentang anemia kehamilan berbasis konten digital
Dengan demikian, ANECMA menjadi paket lengkap: edukasi, pemantauan, sekaligus pengingat yang praktis bagi ibu hamil.
PR Berikutnya: Rutin Isi Data Digital
Tantangan lain yang muncul dalam implementasi ANECMA adalah memastikan ibu hamil aktif dan rutin mengisi data harian di aplikasi.
Untuk menjawab tantangan ini, Puskesmas Gilingan bersama KESMAS UMS berupaya memperkuat peran tenaga kesehatan di lapangan melalui:
Pemantauan berkala terhadap penggunaan aplikasi
Verifikasi data digital dengan kondisi nyata pasien
Dengan kombinasi teknologi digital dan pendampingan langsung tenaga kesehatan, ANECMA diharapkan menjadi alat strategis dalam menekan angka anemia pada ibu hamil, sekaligus mendorong budaya hidup sehat berbasis data di masyarakat.






