Tenis, Silaturahmi, dan Euforia Usai Mubes
DENPASAR — Usai sukses menggelar Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Minang Saiyo (IKMS) Bali, suasana meriah berlanjut ke Lapangan Tenis IKMS di Jalan Gunung Lebah, Denpasar.
Untuk merayakan keberhasilan Mubes sekaligus mempererat kebersamaan, digelar laga persahabatan tenis lapangan pada Minggu, 25 Januari 2026.
Dua klub tenis elit Denpasar saling berhadapan dalam ajang penuh keakraban ini: Club Tenis Bimo Seno dan Club Tenis IKMS Bali.
Pertandingan Pembuka: Start Panas dari IKMS Bali
Sejak partai pertama dimulai, tensi pertandingan langsung memanas namun tetap dalam koridor sportivitas.
Di partai pembuka, pasangan IKMS Bali yang menurunkan Letkol Inf Armen, Wakil Kepala Jasdam IX/Udayana, berduet dengan Noviardi Koto tampil kompak.
Mereka berhasil mengatasi tekanan dari pasangan Club Tenis Bimo Seno, Amir Mahmud dan Mawan Wahyudi.
Skor akhir partai pembuka: 7–3 untuk IKMS Bali
IKMS Bali unggul lebih dulu dan memberi warna tersendiri di awal laga
Duet Armen–Noviardi menunjukkan koordinasi solid dan permainan efektif yang membuat mereka sulit dikejar.
Kebangkitan Bimo Seno di Partai Berikutnya
Memasuki partai selanjutnya, giliran Club Tenis Bimo Seno yang mengambil alih momentum.
Pasangan petenis nasional Imanuel Prakoso yang berpasangan dengan Yudho Purnomo tampil agresif sejak awal.
Mereka berhadapan dengan ganda IKMS Bali, Defri Latif yang berduet dengan Roy Hidiya.
Hasil partai kedua: Bimo Seno menang 7–4
Kedudukan keseluruhan kembali imbang, membuat laga semakin menarik
Perubahan pola serangan dan konsistensi Bimo Seno di poin-poin krusial menjadi kunci kebangkitan mereka.
Skor Akhir: Bimo Seno Unggul, Kebersamaan Tetap Nomor Satu
Secara total, pertandingan persahabatan ini berakhir dengan kemenangan Club Tenis Bimo Seno.
Skor akhir: 8–1 untuk Club Tenis Bimo Seno atas tim IKMS Bali
Meski hasil cukup telak, suasana di lapangan tetap hangat dan penuh canda.
Poin utama dari kegiatan ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi kebersamaan dan silaturahmi yang terjalin di antara para peserta.
Semangat sportivitas dan kekeluargaan menjadi sorotan utama sepanjang pertandingan.
Pesan dari Pengurus IKMS Bali
Wakil Ketua IKMS Bali, Apriansyah, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya pertandingan tenis ini.
Ia menekankan bahwa olahraga seperti tenis tidak sekadar soal kompetisi, tetapi juga tentang gaya hidup sehat dan hubungan antaranggota.
Tenis menjadi sarana untuk menjaga kebugaran fisik
Sekaligus memperkuat tali silaturahmi dan rasa kebersamaan di lingkungan IKMS Bali
Menurutnya, melalui momen seperti ini, anggota bisa saling mendukung, berinteraksi lebih dekat, dan membangun rasa persaudaraan yang lebih kuat.
"Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan kebersamaan," ujarnya.
Harapan Jadi Agenda Tahunan
Ketua Panitia Turnamen, Efendi, mengungkapkan rasa bangga dan puas atas lancarnya seluruh rangkaian pertandingan.
Ia melihat antusiasme peserta sebagai sinyal positif bahwa tenis bisa menjadi wadah rutin untuk mempertemukan para anggota dan komunitas.
Ia berharap turnamen serupa terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya
Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan IKMS Bali
Dengan format pertandingan persahabatan seperti ini, olahraga, hiburan, dan kebersamaan berpadu menjadi satu.
Penutup: Tenis sebagai Jembatan Komunitas
Dari awal hingga akhir, pertandingan di Lapangan Tenis IKMS bukan sekadar adu pukulan, serve, dan skor.
Lebih dari itu, tenis menjadi jembatan yang menyatukan berbagai kalangan dalam suasana santai namun tetap prestisius.
Jika kegiatan seperti ini terus dijaga dan dikembangkan, bukan tidak mungkin IKMS Bali akan dikenal bukan hanya aktif di bidang sosial dan organisasi, tetapi juga sebagai komunitas yang kuat di dunia olahraga, khususnya tenis lapangan.






