Kick-off: Kepercayaan Besar untuk Sepak Bola Marwiltim

Di Lapangan Sepak Bola Jala Krida Mandala AAL, Kompleks Kobangdikal, Surabaya, atmosfer terasa berbeda.
Komandan Batalyon Infanteri 3 Marinir, Letkol Marinir Iskandar Muda, dipercaya memegang peran penting sebagai Kepala Yanus (Kayanus) cabang sepak bola dalam ajang bergengsi Pekan Olahraga TNI Angkatan Laut Wilayah Timur (Poral Wiltim) 2025.
Tugasnya bukan sekadar mengawasi, tapi menjadi penggerak semangat dan arah permainan tim sepak bola Marinir Wilayah Timur (Marwiltim) di kompetisi tahun ini.
Laga Perdana: Marwiltim vs Kodiklatal

Pada pertandingan pembuka, tim sepak bola Marwiltim tampil dengan komando permainan di lapangan yang dipimpin oleh Serka Marinir Okho Yusfahmi dari Yonif 3 Marinir.
Mereka berhadapan dengan tim sepak bola dari Kodiklatal, yang dikenal memiliki materi pemain kuat dan persiapan matang.
Di atas kertas, duel ini terlihat seimbang, namun di lapangan cerita jadi berbeda.
Dominasi 3-0: Detail Gol yang Menentukan

Di bawah kendali permainan yang tenang dan terstruktur dari Serka Marinir Okho Yusfahmi, Marwiltim menunjukkan performa meyakinkan.
Mereka bukan hanya menang, tapi mendominasi penuh jalannya laga.
Skor akhir 3-0 jadi bukti konkret:
Gol pertama dicetak oleh Jefri Setyawan Budi, membuka keunggulan dan memecah kebuntuan.
Gol kedua lahir lewat aksi Alvin Julian Nur H., yang membuat keunggulan semakin nyaman.
Gol ketiga dipersembahkan oleh Ferdiansyah Avila P., mengunci kemenangan telak Marwiltim.
Dengan hasil ini, Marwiltim kokoh di puncak klasemen Group B yang berisikan tiga tim: Marwiltim, Kodiklatal, dan Puspenerbal.
Posisi puncak ini bukan hadiah, tapi hasil dari organisasi permainan yang rapi dan kerja keras kolektif.
Pesan Tegas dari Danyonif 3 Marinir
Usai laga, Letkol Marinir Iskandar Muda menegaskan bahwa kemenangan perdana ini hanyalah langkah awal.
Ia menyoroti bahwa keberhasilan Marwiltim adalah buah dari:
Kerja keras para pemain di setiap menit pertandingan.
Usaha tanpa henti dalam latihan dan persiapan.
Kerja sama tim yang solid, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Menurutnya, kemenangan pertama ini adalah awal dari perjuangan panjang, bukan garis akhir yang membuat tim boleh merasa puas.
Anti Jemawa: Mental Juara yang Dijaga
Dalam pesannya kepada para pemain, Danyonif 3 Marinir mengingatkan hal penting yang sering kali dilupakan setelah menang besar:
Jangan cepat berpuas diri.
Jangan sampai muncul rasa sombong.
Tetap tenang dan fokus menatap laga berikutnya.
Ia menekankan bahwa tim harus terus berusaha, berlatih, dan berdoa demi menjaga performa hingga akhir turnamen.
Targetnya jelas: Marwiltim diharapkan mampu menjadi juara cabang sepak bola di Poral Wiltim 2025.
Dengan modal kemenangan 3-0 di laga perdana dan mental yang tetap membumi, Marwiltim bukan sekadar peserta — mereka mulai menjelma jadi salah satu kandidat kuat juara di Wilayah Timur.






