Sidoarjo, Lumbung Bintang Voli Pantai Indonesia
Kabupaten Sidoarjo sekali lagi membuktikan diri sebagai gudang atlet dan pelatih voli pantai berprestasi.
Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP-PBVSI) kembali mengandalkan putra-putri terbaik Sidoarjo untuk tampil di ajang internasional.
Kali ini, atlet bola voli pantai Sidoarjo, Hafiyan Azam Nurudin, dan pelatih voli pantai Sidoarjo, Bambang Eko Suhartawan, resmi dipanggil memperkuat Timnas Bola Voli Pantai Indonesia di Asian Youth Games 2025 Bahrain.
Mereka akan menjadi bagian dari kontingen Merah Putih dalam ajang multievent tersebut yang digelar pada 19–31 Oktober 2025.
Lebih istimewa lagi, Hafiyan dan Bambang menjadi satu-satunya wakil dari Jawa Timur yang menembus Timnas Bola Voli Pantai Indonesia untuk Asian Youth Games 2025.
Pelatnas Super Padat di Sentul
Pelatih Timnas Bola Voli Pantai Indonesia, Bambang Eko Suhartawan, mengungkapkan bahwa saat ini Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) sedang berjalan intensif.
Seluruh atlet sudah sebulan lebih ditempa di Padepokan Voli Sentul, Bogor, dengan jadwal latihan yang padat.
Mereka berlatih pagi dan sore hari, dan dalam beberapa hari terakhir ditambah sesi latihan malam.

Menurut Bambang, penyesuaian ini dilakukan karena jadwal pertandingan di Bahrain banyak digelar malam hari, sehingga fisik dan fokus atlet benar-benar dibiasakan dengan kondisi yang akan dihadapi.
Ia menegaskan seluruh pemain dalam keadaan prima dan bugar menjelang keberangkatan.
Timnas dijadwalkan terbang ke Bahrain pada 17 Oktober 2025, dan rencananya akan dilepas langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir.
Bambang menyampaikan rasa syukurnya karena para atlet dalam kondisi sehat dan siap tempur.
Target: Medali Emas untuk Merah Putih
Cabor bola voli pantai di Asian Youth Games 2025 akan berlangsung pada 21–27 Oktober 2025.
Bambang mematok target tinggi: tim putra dan putri yang dibawanya diharapkan mampu meraih medali emas.
Ia sangat yakin dengan kualitas anak didiknya dan percaya mereka bisa tampil lepas dan maksimal.
Keyakinan itu bukan tanpa alasan.
Para atlet sudah menjalani program latihan intensif.
Kondisi fisik dan mental dipersiapkan untuk menghadapi tekanan pertandingan.
Pola latihan disesuaikan dengan kondisi pertandingan sebenarnya, termasuk jam bertanding.
“Kami yakin mereka mampu menunjukkan penampilan terbaik dan menghadiahkan medali emas untuk Indonesia,” tegas Bambang.
Rekam Jejak Gemilang di Panggung Dunia
Bambang bukan nama baru di dunia voli pantai Indonesia.
Sebagai mantan atlet, ia sudah merasakan kerasnya persaingan di level internasional.
Ia menegaskan bahwa kontingen voli pantai Indonesia selalu diperhitungkan di ajang-ajang dunia.
Cabor ini bahkan menjadi salah satu andalan Timnas Indonesia dalam berbagai kejuaraan internasional.

Bambang masih mengingat jelas keberhasilan timnya saat kualifikasi Youth Olympic Games Asia 2014, ketika:
Tim putra dan putri voli pantai Indonesia berhasil menembus Youth Olympic Games 2014 di China.
Prestasi itu berlanjut pada Youth Olympic Games 2018 di Argentina, di mana tim putra mampu menembus babak 16 besar.
Berbekal pengalaman tersebut, Bambang menatap Asian Youth Games 2025 dengan optimisme tinggi.
Ia melihat ajang ini bukan sekadar pertandingan, tetapi juga batu loncatan menuju panggung yang lebih besar.
Menurutnya, Asian Youth Games 2025 menjadi salah satu jalur kualifikasi menuju Youth Olympic Games 2026 di Dakar, Senegal.
Karena itu, target mereka bukan hanya tampil baik di Bahrain, tetapi juga mengamankan tiket ke Youth Olympic Games 2026.
Kebanggaan Sidoarjo dan Jawa Timur
Dari sisi daerah, prestasi ini menjadi cermin keberhasilan pembinaan voli pantai di Kabupaten Sidoarjo.
Ketua Harian PBVSI Sidoarjo, Djoko Supriadi, menilai terpilihnya atlet dan pelatih asal Sidoarjo ke Timnas adalah bukti bahwa pembinaan di tingkat kabupaten berjalan serius dan terarah.
Ia mengingatkan bahwa ini bukan pertama kalinya pengurus pusat PBVSI memanggil atlet dan pelatih Sidoarjo untuk tampil di ajang internasional.
Sebelumnya, empat atlet dan dua pelatih bola voli Sidoarjo juga sudah memperkuat Timnas Bola Voli Indonesia di SEA Games 2025 Thailand.
Djoko menegaskan bahwa dukungan dan rasa bangga dari masyarakat Sidoarjo dan Jawa Timur sangat layak diberikan kepada para atlet dan pelatih ini.
Baginya, prestasi mereka telah mengangkat nama Jawa Timur dan Indonesia, membuat posisi Indonesia setara dengan negara-negara kuat dunia di cabang voli pantai.
Penutup: Misi Besar Generasi Muda Voli Pantai
Perjalanan Hafiyan Azam Nurudin dan Bambang Eko Suhartawan dari Sidoarjo menuju Asian Youth Games 2025 di Bahrain bukan sekadar cerita keberangkatan ke luar negeri.
Ini adalah cerita tentang mimpi, kerja keras, dan pembuktian generasi muda voli pantai Indonesia di level Asia dan dunia.
Dari lapangan pasir Sidoarjo menuju Padepokan Voli Sentul.
Dari latihan pagi, sore, hingga malam demi adaptasi dengan jadwal pertandingan.
Dari Asian Youth Games 2025, mereka membidik panggung Youth Olympic Games 2026 di Senegal.
Jika semua berjalan sesuai harapan, bukan tidak mungkin bendera Merah Putih akan berkibar lebih tinggi di Bahrain, dan nama Sidoarjo kembali tercatat sebagai daerah penyumbang bintang besar voli pantai Indonesia.
Kini, sorotan tertuju pada mereka. Tinggal menunggu, bagaimana anak-anak muda ini menjawab kepercayaan dengan prestasi di lapangan pasir Bahrain.






