Kick-off Meriah di Usia ke-60
Universitas Lampung (Unila) menggelar turnamen sepak bola sebagai bagian dari perayaan dies natalis ke-60 yang berlangsung di lapangan kampus pada Jumat, 29 Agustus 2025.
Suasana kampus berubah bak arena festival. Sorak-sorai penonton, semangat para pemain, dan balutan nuansa ulang tahun ke-60 membuat pembukaan turnamen terasa istimewa.
All Stars 80-an Jadi Magnet Perhatian
Momen yang paling ditunggu hadir ketika All Stars angkatan 80-an turun ke lapangan sebagai penanda kick-off turnamen.
Kehadiran mereka bukan sekadar seremoni, tetapi menghadirkan gelombang nostalgia dan memori kejayaan sepak bola kampus di masa lalu.
Pertandingan pembuka ini seolah menjembatani masa lalu dan masa kini, mempersatukan berbagai generasi sivitas akademika dalam satu lapangan dan satu semangat yang sama.
Tokoh Kampus dan Legenda Lapangan Turut Hadir
Gelaran turnamen ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Habibullah Jimad, S.E., M.Si., yang hadir mewakili Rektor Unila.
Selain pimpinan, sejumlah tokoh penting kampus ikut memeriahkan acara, di antaranya:
Para dekan dari berbagai fakultas
Kepala biro di lingkungan Unila
Sosok legendaris sepak bola kampus, Ketua Unila Allstars, Dr. Zulkarnaen
Kehadiran para tokoh ini menegaskan bahwa ajang sepak bola ini bukan hanya sekadar hiburan, melainkan bagian dari budaya kampus yang dijaga bersama.
Sepuluh Tim, Satu Semangat
Turnamen tahun ini diikuti sepuluh tim yang mewakili beragam unsur di kampus:
Delapan fakultas di Unila
Kantor Pusat Administrasi (KPA) Unila
Pertemuan para pemain dari berbagai fakultas dan unit kerja ini menjadikan turnamen bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ajang memperluas relasi dan memperkuat jejaring antarsivitas akademika.
Tendangan Pertama: Simbol Kompak dan Kompetitif
Pembukaan turnamen ditandai dengan tendangan pertama yang dilakukan secara simbolis oleh Wakil Rektor.
Tendangan ini menjadi lambang semangat kompetitif yang sehat, sekaligus pesan kuat bahwa kekompakan dan sportivitas harus selalu mengiringi setiap langkah keluarga besar Unila.
Di balik satu sentuhan bola, tersimpan harapan agar nilai-nilai kebersamaan dan saling mendukung terus hidup di lingkungan kampus.
Sepak Bola sebagai Perekat Kebersamaan
Turnamen sepak bola ini dirancang sebagai bagian penting dari rangkaian perayaan dies natalis ke-60, dengan tujuan menghidupkan kembali jiwa olah raga dan rasa kebersamaan antarfakultas.
Lewat pertandingan yang penuh adrenalin namun tetap menjunjung sportivitas, civitas akademika diajak untuk tidak hanya bersaing, tetapi juga saling menyemangati.
Menyongsong Dekade Berikutnya dengan Solidaritas
Harapan besar disematkan pada ajang ini: melalui momen olah raga bersama, solidaritas dan integritas di lingkungan Unila dapat tumbuh semakin kuat.
Turnamen ini bukan hanya perayaan enam dekade perjalanan kampus, tetapi juga pijakan untuk memasuki dekade-dekade berikutnya dengan tekad yang lebih kokoh.
Pada akhirnya, tiap gol, tekel, dan sorakan di pinggir lapangan menjadi bagian dari cerita panjang Unila dalam membangun tradisi, prestasi, dan kebersamaan yang tak lekang oleh waktu.






