Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Pameran yang Mengubah Potensi Lokal Menjadi Peluang Ekspor

Pameran yang Mengubah Potensi Lokal Menjadi Peluang Ekspor
Minat|Asia Tenggara

Panggung dagang harus berujung pada transaksi

Trade Expo Indonesia (TEI) adalah pameran dagang internasional yang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan calon pembeli dan mitra bisnis dari berbagai negara untuk memperluas akses pasar. TEI ke-41 berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, pada 14–18 Oktober 2026, dengan perhatian pada ekspor, ketahanan energi, dan ketahanan pangan. Ajang ini diikuti 1.873 perusahaan dan menarik buyer dari 134 negara. Skala tersebut memberi produk daerah kesempatan tampil di hadapan pasar yang sulit dijangkau melalui promosi biasa. Namun, jumlah pengunjung dan luasnya paviliun bukan ukuran akhir keberhasilan. Yang lebih menentukan ialah apakah pertemuan di pameran berubah menjadi pesanan berulang, kemitraan yang adil, dan kemampuan produsen memenuhi standar pasar. Karena itu, nilai TEI bagi UMKM bukan sekadar sorotan beberapa hari, melainkan akses untuk menguji produk, memahami permintaan, dan membangun jalur penjualan yang lebih mandiri.

Produk Kalimantan mulai menembus jejaring global

Peluang itu terlihat pada dua UMKM binaan PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dari Kutai Kartanegara. KTH Sinar Nilam membawa lidi nipah dan media tanam nipah, sedangkan BUMDes Karya Prima menawarkan arang kayu halaban. Keduanya sudah memasok pasar ekspor—lidi nipah ke India dan arang kayu halaban ke Kanada—tetapi selama ini masih mengandalkan agen eksportir atau trader. Di TEI, arang kayu halaban mengikuti penjodohan bisnis, sementara KTH Sinar Nilam dijadwalkan berkonsultasi dengan Atase Perdagangan di New Delhi dan Ankara untuk memahami kebutuhan pasar serta kemungkinan kemitraan. Ketertarikan pengunjung dari Amerika Serikat, Serbia, Nigeria, India, dan Pakistan memperlihatkan adanya peluang pasar ekspor, tetapi minat belum sama dengan kontrak. Tantangan berikutnya ialah menjaga mutu, memperluas kapasitas, dan membangun hubungan langsung agar produk lokal Kalimantan dapat dijual lebih mandiri.

Penghargaan stan menjadi sinyal keseriusan daerah

Kabupaten Tanah Bumbu meraih penghargaan 3rd Winner Medium Booth Category dalam TEI 2026. Penghargaan itu penting bukan karena tampilan stan otomatis menjamin ekspor, melainkan karena promosi daerah membutuhkan identitas yang kuat dan dukungan pemerintah yang terlihat. Bupati Andi Rudi Latif menyebut keikutsertaan tersebut sebagai langkah untuk memperkenalkan potensi daerah dan memperluas jaringan bisnis. Stan Tanah Bumbu melibatkan Dekranasda, Dinas PMTSP, PT Nusantara Batulicin, dan PT Jhonlin Agro Raya, dengan produk dari berbagai sektor. Pemerintah daerah berharap kehadiran di pameran dapat menarik investor, mendorong pertumbuhan usaha, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bagi warga, dampak yang paling berarti bukan piala, melainkan peluang kerja dan pasar yang lebih luas bagi produsen setempat. Penghargaan itu menjadi modal promosi; tindak lanjut bisnis akan menentukan hasil ekonominya.

Pameran yang Mengubah Potensi Lokal Menjadi Peluang Ekspor

Diversifikasi memperkuat ketahanan ekonomi daerah

TEI akan lebih bernilai bagi daerah jika ekspor tidak bertumpu pada sedikit komoditas atau bergantung pada satu jalur penjualan. Kehadiran UMKM berbasis nipah dan arang kayu halaban memperluas sumber pendapatan di luar sektor migas dan batu bara, sejalan dengan upaya Kalimantan Timur mempromosikan ekspor nonmigas dan non-batu bara. Agenda TEI juga menghubungkan perdagangan dengan ketahanan energi dan pangan, termasuk pengembangan produk pertanian serta hilirisasi komoditas perkebunan. Perluasan pasar dan diversifikasi produk berpotensi menambah pendapatan petani sekaligus memperkuat rantai nilai pangan. Agar peluang itu menjadi ketahanan ekonomi daerah, pameran mesti diikuti peningkatan kualitas, pengolahan bernilai tambah, akses informasi pasar, dan pendampingan penjualan langsung. PHM berharap mitra binaannya meningkatkan mutu, memperluas jejaring, dan membangun hubungan dengan calon pembeli. Ukuran sukses TEI pada akhirnya ialah manfaat yang bertahan bagi usaha dan masyarakat setelah stan dibongkar.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

Related Products

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!