Sabtu menjadi hari paling padat di GBK dan Senayan
Acara besar GBK adalah agenda berskala besar yang berlangsung di kawasan Gelora Bung Karno dan Senayan, sehingga berpotensi menambah kepadatan jalan serta mengubah pola akses pengunjung. Pada Sabtu, 24 Oktober 2026, empat agenda dijadwalkan berlangsung: Jakarta Running Festival 2026, BSI International Expo 2026, konser YE Live in Jakarta, dan temu penggemar Kim Bum. Bagi warga yang melintas maupun pengunjung yang datang ke acara, merencanakan perjalanan lebih awal adalah pilihan yang masuk akal, bukan sekadar langkah berjaga-jaga. Sejumlah kegiatan juga berlangsung pada Minggu, 25 Oktober, dengan jadwal gate dan lokasi parkir yang berbeda menurut acara. Karena itu, jangan mengandalkan satu rencana untuk kedua hari. Periksa informasi akses terbaru sebelum berangkat dan ikuti arahan petugas, sebab rekayasa lalu lintas dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Cocokkan gate dan parkir dengan acara
Untuk peserta Jakarta Running Festival, akses Sabtu dibuka melalui Gate 5 dan Gate 6 pada pukul 00.00–05.00 WIB. Parkir yang disediakan mencakup Parkir Selatan, Parkir Timur Selatan, serta Elevated Parking A dan B. Pengunjung wisuda Universitas Nasional pada Sabtu dapat masuk melalui Gate 2 dan Gate 6 pukul 06.00–12.00 WIB; lokasi parkirnya di Blok 15 dan bekas Hotel Sultan. BSI Expo dan Agrinex Expo pada Sabtu juga menggunakan Gate 2 dengan jam akses 06.00–12.00 WIB, serta lokasi parkir di Blok 15 dan bekas Hotel Sultan. Rincian ini membuat parkir kawasan GBK lebih mudah direncanakan, tetapi jangan menganggap semua acara memakai titik yang sama. Pastikan acara tujuan dan jam kedatangan sesuai dengan akses yang ditetapkan.
Pada Minggu, 25 Oktober, akses BSI Expo dan Agrinex Expo tersedia melalui Gate 2, 5, 6, 7, dan 10 pukul 10.00–22.00 WIB. Pilihan parkirnya meliputi Parkir Selatan, Parkir Timur Utara, Parkir Timur Selatan, serta Elevated Parking A dan B. Peserta Jakarta Running Festival pada Minggu dapat masuk lewat Gate 6 dan Gate 10 pukul 00.00–04.00 WIB, dengan lokasi parkir yang mencakup Parkir Selatan, Parkir Timur Selatan, serta Elevated Parking A dan B. Perbedaan waktu akses yang cukup jelas ini berarti datang terlalu awal atau menuju gate yang keliru bisa mengganggu rencana. Periksa kembali informasi penyelenggara sebelum perjalanan; jangan menganggap ketentuan Sabtu berlaku pada Minggu.
Pertimbangkan rute alternatif dan Transjakarta
Jika tidak perlu menuju GBK, menghindari sejumlah ruas di sekitar Senayan pada Sabtu adalah pilihan bijak. Pengendara dari Pancoran atau Cawang menuju Blok M dapat mempertimbangkan Jalan HR Rasuna Said, Jalan Kapten Tendean, Jalan Wolter Monginsidi, lalu Jalan Trunojoyo. Untuk perjalanan dari Pancoran menuju Slipi, rute alternatif Senayan yang disarankan melewati Jalan HR Rasuna Said, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan KH Mas Mansyur, hingga Jalan Pejompongan. Rute tersebut merupakan opsi, bukan jaminan perjalanan bebas hambatan. Pantau kondisi jalan dan patuhi arahan petugas karena penerapan rekayasa lalu lintas bisa berubah mengikuti situasi. Bila tujuan perjalanan adalah acara, pastikan rute yang dipilih tetap mengarah ke gate yang sesuai.
Transjakarta ke GBK juga patut dipertimbangkan untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. Namun, jangan berasumsi semua layanan beroperasi seperti biasa: sejumlah rute dan jam operasional Transjakarta mengalami penyesuaian pada 24–25 Oktober 2026. Periksa informasi layanan sebelum berangkat dan sisakan waktu untuk kemungkinan perubahan perjalanan. Bagi pengunjung yang tetap membawa kendaraan, tentukan lokasi parkir berdasarkan acara dan hari kedatangan, bukan hanya berdasarkan perkiraan jarak. Kombinasi pengecekan akses, pemilihan moda, dan rencana cadangan lebih berguna daripada berangkat tanpa persiapan saat beberapa acara berlangsung bersamaan.
Kesimpulan: rencanakan perjalanan sebelum berangkat
Kepadatan GBK dan Senayan pada 24 Oktober bukan alasan untuk mengandalkan perkiraan di menit terakhir. Tentukan dahulu apakah perjalanan perlu melewati kawasan acara atau memang menuju salah satu agenda, lalu cocokkan hari, jam akses, gate, dan lokasi parkir. Pengguna jalan yang tidak menuju acara sebaiknya mempertimbangkan jalur alternatif, sementara pengunjung dapat mengecek penyesuaian Transjakarta dan memilih transportasi umum bila sesuai. Informasi akses untuk beberapa acara tidak sama, dan jadwal Minggu pun berbeda dari Sabtu. Kesimpulannya, perjalanan paling tertata dimulai dengan memeriksa informasi terbaru dan menyiapkan rencana cadangan—bukan dengan berharap jalan dan parkir akan lengang.






