Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Maybank Buka Akses Pasar ASEAN bagi Industri Halal

Maybank Buka Akses Pasar ASEAN bagi Industri Halal
Minat|Asia Tenggara

Industri Halal Naik Kelas Lewat Ekosistem Pembiayaan Terintegrasi

Ekspansi industri halal ke pasar ASEAN adalah proses memperluas produksi, distribusi, dan perdagangan produk halal ke berbagai negara di kawasan melalui ekosistem terintegrasi yang mencakup pembiayaan syariah, sertifikasi, rantai pasok, kawasan industri, dan konektivitas perbankan lintas batas agar pelaku usaha dapat bersaing dan tumbuh di tingkat regional secara berkelanjutan. Pendekatan ini menuntut integrasi, bukan langkah sporadis. Ketika Kementerian Perindustrian menekankan bahwa pengembangan industri halal tidak bisa dilakukan secara parsial, sebenarnya yang disorot adalah kegagalan model lama yang memisahkan pembiayaan industri halal dari sertifikasi, logistik, dan akses pasar. Tanpa ekosistem utuh, pembiayaan industri halal akan berhenti pada tambahan modal, bukan perubahan daya saing. Di sinilah peran Maybank menjadi menarik: bank tidak lagi bertindak sebagai pemberi kredit, tetapi sebagai arsitek ekosistem halal regional.

Dua Penandatanganan Kunci: Mengikat Manufaktur, Pembiayaan, dan Pasar

Momentum besar datang dalam rangkaian Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) di ICE BSD City, ketika dua kesepakatan strategis diteken pada 25 September: Memorandum of Understanding antara Gallant Venture Ltd dan Maybank Singapore untuk promosi Bintan Inti Halal Hub dan layanan perbankan syariah, serta Letter of Intent antara Pusat Industri Halal Kemenperin dan PT Maybank Indonesia Tbk untuk sinergitas pengembangan industri halal. Ini bukan sekadar seremoni; kedua dokumen mengikat sisi manufaktur di kawasan industri halal Bintan dengan akses ke jaringan perbankan syariah lintas batas. Bintan, yang sudah ditetapkan sebagai Kawasan Industri Halal, disiapkan menjadi wadah produksi dan distribusi produk halal berdaya saing global. Dengan skema Singapore-Bintan twinning, basis produksi dihubungkan ke simpul keuangan dan perdagangan regional, mengubah Bintan dari kawasan pinggiran menjadi penghubung ekosistem halal regional.

Maybank Buka Akses Pasar ASEAN bagi Industri Halal

Kerangka Sinergi Maybank–Kemenperin: Dari Sertifikasi ke Pasar Lintas Negara

Inti strategi pembiayaan industri halal dalam kerja sama Maybank dan Kemenperin adalah memposisikan pembiayaan syariah sebagai bagian dari rantai ekosistem yang lebih luas, bukan layanan tunggal. Kerja sama ini mencakup promosi industri halal, fasilitasi sertifikasi dan penguatan kapasitas usaha, akses terhadap pembiayaan syariah, edukasi industri, serta pembukaan akses pasar dan jejaring bisnis. Menteri Perindustrian menegaskan bahwa pengembangan industri halal membutuhkan keterhubungan antara industri, kawasan, pembiayaan, rantai pasok, teknologi, dan akses pasar. Artinya, pelaku usaha tidak cukup diberi dana; mereka perlu diberi jalan untuk mendapatkan sertifikat halal, menguatkan rantai pasok halal dan logistik, lalu disambungkan ke jaringan distribusi baru. Ketika pembiayaan syariah Indonesia tumbuh—total pembiayaan syariah Maybank Indonesia tercatat Rp32,23 triliun dengan pertumbuhan 10,4 persen secara tahunan—pertanyaan utamanya bukan lagi soal ketersediaan modal, melainkan seberapa efektif modal itu diubah menjadi penetrasi pasar lintas negara.

Ekosistem Halal Regional: Bintan Sebagai Titik Sambung Rantai Pasok

Di tingkat regional, Maybank memperluas ekosistem halal melalui pembiayaan syariah, sertifikasi, optimalisasi rantai pasok halal, dan akses pasar lintas negara. Maybank Singapore dan Gallant Venture Ltd mengembangkan Bintan Inti Halal Hub sebagai penghubung tiga pasar utama melalui promosi investasi, solusi perbankan syariah, pengembangan kapasitas ekosistem halal, serta dukungan terhadap logistik, rantai pasok dan sertifikasi halal. Selain memanfaatkan fasilitas Free Trade Zone, ekosistem ini mengintegrasikan transaksi perbankan lintas batas dan akses pemasaran melalui platform B2B halal Salaam Marketplace. Bila dijalankan konsisten, Bintan dapat menjadi basis produksi dan ekspor, sementara Singapura berperan sebagai simpul bisnis dan finansial. Di sini terlihat bahwa rantai pasok halal tidak lagi berhenti di batas nasional; ia dirancang untuk mengalir mengikuti jaringan perbankan dan marketplace regional, sehingga standar halal menyatu dengan efisiensi logistik.

Daya Saing Regional: Pembiayaan Syariah Sebagai Senjata, Bukan Sekadar Fasilitas

Program sinergi ini jelas diarahkan untuk meningkatkan daya saing industri halal di tingkat regional melalui pemaduan pembiayaan, sertifikasi, dan akses pasar. Romy Buchari menyebut potensi luar biasa sebagai pusat manufaktur dan perdagangan halal regional, dan komitmen Maybank untuk mendampingi pelaku usaha naik kelas melalui kemudahan akses pembiayaan, sertifikasi, hingga penetrasi pasar global. Penghargaan Indonesia Halal Industry Awards untuk kategori bank terbaik dalam dukungan program halal menegaskan bahwa peran perbankan syariah sudah bergeser menjadi katalis ekosistem. Namun tantangan ke depan adalah memastikan sinergi ini tidak berhenti pada proyek simbolik di Bintan. Daya saing tidak dibangun oleh MoU dan LoI semata, tetapi oleh keberhasilan pelaku usaha memanfaatkan ekosistem halal regional: mengakses pembiayaan industri halal, menata rantai pasok halal lintas negeri, dan menembus ekspansi pasar ASEAN secara nyata.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!