Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Skala Skor TKA 200–800: Cara Membaca Hasilnya

Skala Skor TKA 200–800: Cara Membaca Hasilnya
Minat|Pendidikan Usia Sekolah

Apa arti rentang skor 200–800?

Skala skor TKA adalah cara melaporkan hasil asesmen kemampuan akademik pada rentang 200–800 dengan mempertimbangkan karakteristik soal, bukan menghitung persentase jawaban benar. Kemendikdasmen menjelaskan bahwa skala tersebut digunakan untuk menyajikan pengukuran kemampuan murid secara lebih informatif.

Artinya, angka pada laporan perlu dibaca sebagai hasil pengukuran, bukan sebagai jumlah soal yang dijawab dengan benar dalam bentuk persen. Rentang 200–800 juga tidak boleh langsung disamakan dengan nilai sekolah: keterangan resmi yang tersedia menjelaskan fungsi skala sebagai pelaporan kemampuan, bukan sebagai konversi ke rapor atau nilai kelas. Sikap paling tepat adalah menafsirkan skor sesuai tujuan asesmen dan keterangan pada laporan masing-masing.

Pemahaman ini penting saat siswa menerima nilai TKA 2026. Angka yang terlihat tinggi atau rendah tidak cukup untuk menyimpulkan penguasaan materi tanpa memahami cara pengukurannya. Baca skor sebagai informasi tentang capaian akademik yang dihasilkan melalui sistem asesmen, bukan sebagai persentase atau pengganti nilai sekolah.

Skala Skor TKA 200–800: Cara Membaca Hasilnya

Mengapa jawaban benar saja tidak cukup?

Dalam tes, jumlah jawaban benar bisa memberi gambaran sederhana, tetapi belum tentu membandingkan kemampuan peserta secara adil apabila paket soalnya berbeda tingkat kesulitan. Toni Toharudin menjelaskan bahwa delapan jawaban benar dari sepuluh soal berbobot sama menghasilkan nilai 80; namun, jumlah benar yang sama pada paket dengan karakteristik berbeda belum tentu menunjukkan kemampuan yang sebanding.

Karena itu, TKA menggunakan teori respons butir atau Item Response Theory (IRT). Model dua parameter yang dijelaskan Kemendikdasmen mempertimbangkan tingkat kesukaran dan daya pembeda soal untuk memperkirakan kemampuan akademik murid. Hasil pengukuran tersebut kemudian disajikan pada skala 200–800.

Contoh salah tafsir yang perlu dihindari: skor 600 bukan berarti siswa menjawab benar 60 persen soal. Angka itu merupakan hasil pengukuran kemampuan, bukan persentase jawaban benar. Jadi, jangan membandingkan skor dengan hitungan sederhana seolah setiap poin mencerminkan sejumlah soal yang tepat.

Hal yang perlu dicermati saat membaca hasil

Saat hasil Tes Kemampuan Akademik diterima, siswa sebaiknya memeriksa apa yang dilaporkan, memahami bahwa skor bukan persentase, lalu menggunakan hasilnya sebagai bahan untuk mengenali capaian belajar. Orang tua juga perlu berhati-hati agar angka pada laporan tidak ditafsirkan sebagai nilai sekolah atau ukuran tunggal kemampuan anak.

Kegunaan hasilnya bersifat praktis: murid dapat memahami capaian akademik, sekolah dapat merancang pendampingan dan mengevaluasi pembelajaran, sedangkan perguruan tinggi dapat memperoleh informasi tambahan dalam seleksi jalur prestasi sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, hasil TKA bukan satu-satunya dasar yang disebutkan untuk keputusan tersebut.

Kesimpulannya, skala 200–800 memberi bentuk pelaporan yang lebih informatif karena memperhitungkan karakteristik soal. Nilai TKA akan lebih berguna bila dibaca sesuai fungsi itu: sebagai informasi capaian akademik untuk refleksi dan tindak lanjut, bukan sebagai persentase jawaban benar maupun pengganti nilai sekolah.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!