KuybeliKuybeli

Kosmetik Berbahaya di Marketplace: Panduan Belanja Aman

Kosmetik Berbahaya di Marketplace: Panduan Belanja Aman
Minat|Makeup

Lonjakan Kosmetik Ilegal: Alarm Serius bagi Pengguna Online

Kosmetik ilegal berbahaya adalah produk perawatan dan kecantikan yang dipasarkan tanpa izin edar resmi, tidak memenuhi ketentuan keamanan, dan kerap mengandung bahan terlarang seperti merkuri atau hidrokuinon yang dapat merusak kesehatan kulit, organ tubuh, bahkan membahayakan ibu hamil ketika dibeli melalui marketplace dan media sosial tanpa pengecekan terlebih dahulu. Nilai ekonomi temuan kosmetik yang tidak memenuhi ketentuan mencapai Rp 35,8 miliar dan meningkat hingga 10 kali lipat dalam enam bulan pertama 2026 dibanding periode yang sama tahun lalu. Ini bukan sekadar angka; ini bukti bahwa ancaman terhadap konsumen sangat nyata dan aktif terjadi. Badan pengawas mengungkap sedikitnya 9.042 tautan penjualan kosmetik ilegal di platform digital pada semester pertama 2026, menunjukkan betapa masifnya penyebaran produk yang seharusnya tidak sampai ke tangan kita.

Kosmetik Berbahaya di Marketplace: Panduan Belanja Aman

Mengapa Kosmetik Berbahaya Begitu Mudah Masuk ke Keranjang Belanja?

Pasar kecantikan online sedang booming, dan di situlah masalahnya. Transaksi produk perawatan, kecantikan, dan skincare di e-commerce mencapai puluhan triliun rupiah dengan pertumbuhan tajam, sehingga platform digital jadi lahan empuk bagi pelaku nakal. Tingginya transaksi menciptakan celah bagi peredaran kosmetik yang tidak memenuhi ketentuan, baik tanpa izin edar maupun mengandung bahan berbahaya. Sebagian besar pelanggaran di platform digital berupa penjualan kosmetik tanpa izin edar, yang mengandung bahan berbahaya, atau digunakan tidak sesuai definisi kosmetik. Pelaku terus mencari cara untuk memuluskan penjualan kosmetik ilegal berbahaya: mengganti nama produk dan ejaan, mengubah foto dan kemasan, membuat akun penjual baru agar produk yang sudah di-take down bisa kembali beredar, bahkan berpindah-pindah ke marketplace lain, media sosial, aplikasi percakapan, atau kanal penjualan lain.

Bahaya Merkuri dan Bahan Terlarang Lain dalam Kosmetik

Saat kita tergoda klaim ‘putih instan’ atau ‘bebas jerawat dalam semalam’, sering kali kita sedang mendekatkan diri pada merkuri dalam kosmetik dan bahan terlarang lain. Badan pengawas menemukan sedikitnya 14 produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya dan/atau dilarang digunakan, antara lain merkuri, hidrokuinon, asam retinoat, klobetasol propionat, mometason furoat, dan pewarna merah K10. Merkuri dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan memunculkan bintik-bintik hitam serta iritasi pada kulit. Hidrokuinon bisa memicu perubahan warna kulit permanen, sementara asam retinoat berpotensi mengganggu perkembangan janin bila digunakan ibu hamil. Fakta bahwa kosmetik ilegal dan berbahaya semakin banyak ditemukan, termasuk dari penjualan di lokapasar dan media sosial, menunjukkan bahwa ancaman ini aktif dieksploitasi, bukan sekadar risiko teoritis.

Taktik Penjual Nakal di TikTok dan Media Sosial Lain

Penjualan kosmetik ilegal dan tidak memenuhi ketentuan paling banyak ditemukan dari penjualan daring, terutama di satu platform live shopping yang menyumbang lebih dari 50 persen pelanggaran. Format belanja langsung dengan penyiar yang agresif, klaim berlebihan, dan demo instan membuat banyak orang lengah. Di sesi live shopping inilah sering terjadi overclaim dan promosi produk yang tidak jelas asal-usulnya. Pelaku memanfaatkan algoritma dan fitur promosi untuk menembus audiens luas, sementara di belakang layar mereka mengakali sistem dengan mengganti nama, ejaan, foto, dan kemasan produk, serta membuat akun penjual baru agar lolos dari pengawasan. Mereka bahkan berpindah kanal, dari marketplace ke media sosial, lalu ke aplikasi percakapan, agar jejak penjualan kosmetik ilegal berbahaya makin sulit diikuti. Jika kita tidak kritis, strategi ini akan menempatkan kesehatan kita sebagai collateral damage.

Cara Belanja Kosmetik Aman Online: Jadikan ‘Cek Klik’ Kebiasaan

Di tengah gempuran iklan dan live shopping, sikap teliti sebelum membeli adalah benteng utama. Masyarakat diminta lebih cerdas memilih produk yang akan dibeli dan digunakan, dan tidak menjadi korban iklan produk berbahaya. Untuk belanja kosmetik aman online, jadikan rekomendasi ‘cek klik’ dari badan pengawas sebagai ritual wajib: cek kemasan, cek label, cek izin edar, dan cek tanggal kedaluwarsa. Pilih produk kosmetik BPOM dengan merek yang sudah beredar luas dan punya nomor izin edar yang jelas. Pembelian secara daring sebaiknya dilakukan di toko resmi (official store), dan utamakan produk dalam negeri karena sebagian besar pelanggaran berasal dari produk impor. Selain itu, jangan mudah percaya kosmetik ilegal berbahaya dengan klaim berlebihan dan hasil instan. Jika penjual menjanjikan perubahan drastis dalam waktu sangat singkat, anggap itu lampu merah, bukan keajaiban.

Kuybeli Take

Lonjakan Kosmetik Ilegal: Alarm Serius bagi Pengguna OnlineKosmetik ilegal berbahaya adalah produk perawatan dan kecantikan yang dipasarkan tanpa izin edar resm...

, Kuybeli editorial

Kuybeli earns a commission when you shop through our links, at no extra cost to you. Editorial content is independently selected by our team.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!