Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

CFN dan CFD Palembang Kembali, Pengunjung Diimbau Bermasker

CFN dan CFD Palembang Kembali, Pengunjung Diimbau Bermasker
Minat|Asia Tenggara

Kegiatan akhir pekan kembali hadir

Car Free Night (CFN) dan Car Free Day (CFD) Palembang adalah kegiatan rutin akhir pekan yang memberi warga ruang untuk berolahraga, berekreasi, dan menikmati kawasan kota tanpa aktivitas kendaraan seperti biasa. Setelah ditutup selama dua setengah bulan akibat kabut asap dari karhutla Palembang, keduanya kembali digelar pada akhir pekan ini. Keputusan membuka kembali kegiatan tersebut patut disambut, tetapi keselamatan pengunjung tetap harus menjadi perhatian, bukan urusan tambahan. CFN berlangsung di Jalan Kolonel Atmo pada Sabtu, 7 November 2026, pukul 17.30 hingga 23.00 WIB. Sementara itu, CFD kembali digelar pada Minggu, 8 November 2026 pagi, di kawasan Jembatan Ampera, Sudirman, dan Mayjen HM Ryacudu. Bagi warga yang ingin kembali menikmati ruang publik ini, masker menjadi bagian penting dari persiapan.

Penundaan didorong risiko kualitas udara

Pembukaan kembali ini mengikuti masa ketika Pemkot Palembang menahan CFN Kol Atmo dan CFD Jembatan Ampera karena kualitas udara Palembang belum dinilai aman untuk kegiatan luar ruangan. Meski cuaca mulai membaik, kadar ISPU saat itu masih disebut berbahaya dan belum mencapai kategori sedang. Pada Sabtu, 31 Oktober 2026, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyatakan kegiatan belum direncanakan buka keesokan harinya. Sikap hati-hati itu masuk akal: kegiatan yang mengundang banyak orang di ruang terbuka tidak seharusnya berjalan hanya karena langit tampak lebih cerah. Pemkot juga menunggu pencabutan surat edaran pembatasan aktivitas luar ruangan yang diterbitkan BPBD. Penundaan memang membatasi pilihan olahraga dan rekreasi warga, tetapi keputusan tersebut menunjukkan bahwa kondisi udara—bukan kalender rutin—harus menjadi dasar penyelenggaraan.

ISPU membaik, kewaspadaan tetap perlu

Keputusan membuka kembali CFN dan CFD diambil setelah rapat lintas instansi pada Kamis, 5 November 2026. Pertimbangan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, BMKG, kepolisian, unsur lalu lintas, dan Polrestabes Palembang. Hasil rapat mencatat angka ISPU kota Palembang sudah di bawah 100 sehingga kondisi udara dianggap aman. Namun, aman untuk dibuka bukan berarti pengunjung perlu mengabaikan perlindungan diri. Untuk CFN, pengunjung, pedagang, dan pengisi atraksi diwajibkan memakai masker. Pada CFD, Pemkot tetap mengimbau pengunjung mengenakannya meskipun udara pagi relatif lebih baik. Perbedaan antara kewajiban di CFN dan imbauan di CFD perlu dipahami, tetapi pilihan paling bijak bagi warga adalah membawa dan menggunakan masker selama beraktivitas, terutama jika kondisi udara berubah.

Pembukaan kembali harus diiringi tanggung jawab

Kembalinya dua agenda ini memberi warga Palembang kesempatan menikmati lagi ruang olahraga dan rekreasi yang sempat hilang selama dua setengah bulan. Namun, pembukaan bukan alasan untuk menganggap dampak karhutla telah lenyap. Pengunjung sebaiknya mengikuti arahan petugas, memakai masker, dan memperhatikan informasi kualitas udara sebelum berangkat. Pemerintah pun perlu terus menimbang kondisi lapangan saat menggelar kegiatan berikutnya, sebab keputusan yang aman hari ini harus tetap sejalan dengan perubahan kualitas udara. CFN Palembang dan CFD Palembang akan lebih bermanfaat jika keramaian berjalan bersama kehati-hatian. Kesimpulannya, warga boleh menyambut kembalinya kegiatan akhir pekan ini, tetapi jangan melepas kewaspadaan: masker dan perhatian pada kondisi udara tetap menjadi bekal penting.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!