Renovasi Rumah yang Menggerakkan Banyak Hati
Di Desa Panglegur, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, sebuah rumah milik Saripah di Dusun Pandan menjadi pusat perhatian.
Rumah yang sebelumnya dinilai tidak layak huni itu kini tengah direnovasi berkat bantuan pemerintah dan dukungan banyak pihak.
Renovasi ini bukan sekadar proyek bangunan, tapi wujud nyata kepedulian sosial terhadap warga yang membutuhkan.
Babinsa Turun Langsung ke Lapangan
Babinsa Desa Panglegur, Sertu Achmad Supriyadi, ikut terjun langsung bergotong royong membantu proses renovasi rumah Saripah.
Ia hadir bukan hanya sebagai aparat, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang siap membantu ketika ada warganya yang kesulitan.
Menurutnya, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan seperti ini adalah bagian dari tugas untuk mendampingi dan meringankan beban warga di wilayah binaan.
Ia menegaskan bahwa kehadiran aparat teritorial di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi dorongan moral agar budaya saling peduli tetap hidup.
Kolaborasi Mahasiswa, Santri, dan Warga
Renovasi rumah Saripah melibatkan berbagai unsur masyarakat yang datang dengan semangat yang sama.
Mahasiswa UIN Madura yang sedang menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN)
Mahasiswa IAIN Pamekasan
Para siswa dan santri dari Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar
Warga sekitar Dusun Pandan dan Desa Panglegur
Mereka bahu-membahu mengangkat bahan bangunan, membersihkan area, hingga membantu proses perbaikan rumah.
Semua bergerak tanpa sekat, menunjukkan bahwa kepedulian sosial tidak mengenal profesi maupun status.
Gotong Royong yang Masih Hidup di Pamekasan
Sertu Achmad memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat kebersamaan yang ditunjukkan para mahasiswa, pelajar, dan warga.
Menurutnya, kegiatan renovasi ini tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antarwarga.
Ikatan antar elemen masyarakat semakin erat
Mahasiswa dan pelajar belajar langsung makna pengabdian
Warga merasakan manfaat gotong royong secara nyata
Ia menilai bahwa apa yang terjadi di Panglegur ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih kuat mengakar di masyarakat Pamekasan.
Lebih dari Sekadar Renovasi
Renovasi rumah Saripah menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara aparat, pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat bisa menghadirkan perubahan nyata.
Rumah yang tadinya tak layak huni kini perlahan bertransformasi menjadi tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman.
Di balik tumpukan bata, semen, dan genteng, ada nilai-nilai penting yang ikut dibangun:
Kepedulian terhadap sesama
Rasa tanggung jawab sosial
Kebersamaan lintas generasi dan latar belakang
Inilah potret sederhana, tetapi kuat, tentang bagaimana sebuah desa membuktikan bahwa ketika semua bahu-membahu, tak ada masalah yang terlalu berat untuk dihadapi bersama.






