KuybeliKuybeli

Kampung Pramuka Disulap Meriah: Kreativitas Dekorasi dari Daur Ulang di PWD DIY 2025

Kampung Pramuka Disulap Meriah: Kreativitas Dekorasi dari Daur Ulang di PWD DIY 2025
Minat|Penataan Dekorasi

Kampung Pramuka Disulap Jadi Panggung Kreativitas

Kampung Pramuka Disulap Meriah: Kreativitas Dekorasi dari Daur Ulang di PWD DIY 2025

Di tengah gelaran Perkemahan Wirakarya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2025, ada satu kegiatan yang langsung mencuri perhatian: dekorasi Kampung Pramuka Sokorojo.

Berlokasi di Sokorojo, Wijimulyo, Nanggulan, Kulon Progo, area ini bukan sekadar kampung biasa, tetapi disulap menjadi ruang ekspresi yang meriah, penuh warna, dan sarat makna.

Sabtu Kreatif di Sokorojo

Kegiatan dekorasi dilaksanakan pada Sabtu, 5 Juli 2025. Sejak awal, tujuannya jelas: menjadikan Kampung Pramuka Sokorojo lebih hidup, meriah, dan visualnya menarik untuk semua yang datang.

Namun bukan hanya soal estetika. Di balik hiasan dan warna-warni dekorasi, tersimpan misi lain yang tidak kalah penting: mendorong bakat dan kreativitas peserta Perkemahan Wirakarya DIY 2025.

Setiap sudut kampung diarahkan menjadi kanvas terbuka, tempat para peserta bebas berkarya dan mengeksplorasi ide.

Kampung Pramuka Disulap Meriah: Kreativitas Dekorasi dari Daur Ulang di PWD DIY 2025

Kolaborasi Antar Kontingen

Agenda dekorasi ini diikuti oleh perwakilan peserta dari tiap kontingen cabang, masing-masing mengirimkan orang ke-4 dan ke-6 sebagai delegasi.

Agar proses berjalan efektif, para peserta berinisiatif membagi diri ke dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok bertanggung jawab menggarap elemen dekorasi yang berbeda untuk kemudian dipasang di berbagai titik di Kampung Pramuka Sokorojo.

Dari pembagian tim hingga eksekusi di lapangan, semua dilakukan dengan semangat kolaborasi. Kampung Pramuka bukan sekadar dihias, tetapi dibangun bersama.

Daur Ulang Jadi Dekorasi Keren

Satu hal yang membuat kegiatan ini makin menarik adalah pemilihan bahan. Bukan material baru atau mahal, melainkan sampah daur ulang yang sebelumnya sudah dipilah dengan teliti oleh para peserta.

  • Botol dan plastik bekas diolah jadi hiasan yang unik

  • Barang yang tadinya tampak tak terpakai diberi fungsi baru

  • Semua dicat ulang untuk menghadirkan tampilan yang lebih segar dan estetis

Lewat proses ini, peserta belajar langsung bahwa sampah bisa berubah menjadi karya, selama disentuh dengan kreativitas dan kepedulian.

Wadah Ekspresi dan Kebebasan Berkreasi

Kegiatan mendekorasi Kampung Pramuka ini tidak hanya menghasilkan lingkungan yang lebih indah. Lebih dari itu, menjadi wadah nyata bagi peserta untuk mengekspresikan diri.

Mereka diberi ruang untuk berimajinasi, bereksperimen, dan mewujudkan ide masing-masing tanpa banyak batasan.

Pada akhirnya, para peserta menyadari bahwa kreativitas bukan sesuatu yang eksklusif atau mahal. Dengan bahan sederhana, kerja sama tim, dan kebebasan berekspresi, mereka tetap bisa mewujudkan karya yang membanggakan.

Kampung Pramuka Sokorojo pun berubah menjadi simbol bahwa kreativitas, kepedulian lingkungan, dan semangat gotong royong bisa berjalan seiring.

Kuybeli earns a commission when you shop through our links, at no extra cost to you. Editorial content is independently selected by our team.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!