Website: Wajah Resmi Undana di Mata Dunia
KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) tengah melakukan evaluasi besar-besaran terhadap pengelolaan aset digitalnya.
Dalam rapat daring yang dipimpin oleh Plt. Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. drh. Annytha Ina Rohi Detha, M.Si., ditegaskan bahwa website resmi adalah cerminan langsung kinerja dan mutu akreditasi Undana di mata dunia.
Rapat evaluasi ini diikuti oleh seluruh admin web dari berbagai unit di Undana. Di era digital saat ini, Prof. Annytha menekankan bahwa lembaga akreditasi dan pemeringkatan internasional tidak lagi menjadikan media sosial seperti Instagram atau TikTok sebagai rujukan utama, melainkan kualitas data dan informasi yang disajikan di website resmi.
Ia mengingatkan bahwa website adalah jendela resmi Undana. Lembaga pemeringkatan perguruan tinggi menjadikan website sebagai sumber utama penilaian. Karena itu, para admin website memegang peran strategis dalam menyajikan informasi Tridarma secara optimal, akurat, dan berkelanjutan.
Penguatan Regulasi: Website Jadi Rujukan Utama Informasi
Untuk menindaklanjuti komitmen ini, Undana akan segera menerbitkan surat edaran terkait pengelolaan website yang ditujukan kepada seluruh pimpinan unit.
Kebijakan ini dirancang untuk:
Menjadikan website sebagai rujukan informasi utama bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.
Mendorong setiap unit lebih aktif mengelola dan memperbarui konten.
Ke depan, pengelolaan aset digital ini tidak lagi dipandang sebagai tugas sampingan.
Undana berencana mengintegrasikan kinerja website ke dalam sistem penilaian kinerja dan remunerasi bagi para pengelolanya.
Selain itu, evaluasi rutin akan masuk sebagai agenda tetap dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM), terutama untuk mendukung upaya peningkatan peringkat Webometrics Undana.
Artinya, performa website bukan hanya soal tampilan — tetapi juga akan berdampak pada penilaian kinerja SDM yang mengelolanya.
Menata Ulang Domain: Dari Bertebaran ke Lebih Efisien
Dalam rapat yang sama, Tim TIK Undana memaparkan kondisi terkini tata kelola domain universitas.
Beberapa poin penting yang disorot:
Terdapat 93 website aktif yang dikelola Undana.
Ada 165 domain yang saat ini terindeks di Google.
Sekitar 40-an domain sudah tidak aktif dan akan segera ditata ulang.
Penataan ulang ini akan diarahkan melalui sistem multisite di tingkat fakultas agar pengelolaan menjadi lebih efisien, terstruktur, dan mudah dipantau.

Dengan penataan ini, Undana ingin memastikan bahwa setiap domain yang muncul di mesin pencari memang aktif, terkelola dengan baik, dan menyajikan konten yang relevan.
Standar Baru: Minimal 4 Publikasi per Unit Setiap Bulan
Perwakilan Tim ICT Undana, Yosua Albert Sir, S.T., M.Cs., menjelaskan bahwa universitas kini menetapkan target minimal empat publikasi konten per bulan untuk setiap unit.
Target ini bertujuan untuk:
Menjaga ritme pembaruan informasi di website.
Menunjukkan bahwa aktivitas Tridarma di Undana berjalan dinamis.
Meningkatkan kepercayaan publik dan mitra terhadap institusi.
Untuk mendukung tercapainya standar ini, universitas siap memfasilitasi kebutuhan perangkat keras bagi unit yang masih memiliki keterbatasan, termasuk pemanfaatan PC mini sesuai standar teknis yang ditetapkan.
Dengan dukungan perangkat yang memadai, pengelolaan konten diharapkan menjadi lebih cepat, stabil, dan nyaman bagi admin.
Website Bukan Sekadar Publikasi, Tapi Soal Reputasi
Pada penutup rapat, Prof. Annytha kembali menekankan bahwa partisipasi seluruh sivitas akademika sangat krusial.
Kontribusi konten yang konsisten dan berkualitas bukan hanya menyangkut kewajiban publikasi, tetapi juga berkaitan dengan:
Penguatan citra Undana sebagai perguruan tinggi berstandar nasional dan internasional.
Peningkatan kepercayaan publik, calon mahasiswa, mitra kerja sama, dan lembaga pemeringkatan.
Penegasan bahwa Undana serius mengelola jejak digitalnya secara profesional.
Dengan penguatan regulasi, penataan domain, standar konten yang jelas, serta dukungan perangkat seperti PC mini, Undana menegaskan langkahnya: website resmi adalah panggung utama untuk menunjukkan kinerja nyata institusi ke seluruh dunia.






