Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Road to Give Marriott: Ketika Lari Amal Menjadi Gerakan Kemanusiaan

Road to Give Marriott: Ketika Lari Amal Menjadi Gerakan Kemanusiaan
Minat|Lari

Road to Give: Lari Amal Sebagai Wajah Baru Kepedulian Sosial

Road to Give Marriott adalah sebuah event lari amal berbasis komunitas yang dirancang untuk menggabungkan olahraga, penggalangan dana, dan misi sosial kemanusiaan, di mana setiap kilometer yang ditempuh pelari dikonversi menjadi dukungan nyata bagi berbagai isu publik seperti akses air bersih, fasilitas masyarakat, dan kampanye kesehatan, sehingga lari berubah dari rutinitas kebugaran menjadi gerakan kolektif yang berdampak bagi banyak orang. Secara sengaja, Road to Give mengambil posisi yang berbeda dari sekadar fun run. Lewat program Serve 360 – Doing Good in Every Direction, Marriott International menjadikan ajang ini sebagai platform lari sosial kemanusiaan yang berkelanjutan, bukan kegiatan seremonial musiman. Ini pilihan strategis: alih-alih menyebar donasi tanpa arah, mereka membangun komunitas pelari amal yang rutin berkumpul, berolahraga, dan menyumbang energi mereka untuk isu sosial yang jelas.

Makassar: Komunitas Pelari Amal dan Dua Misi, NTT Serta Maros

Di Makassar, Road to Give Marriott mengambil langkah agresif: menargetkan 1.000 pelari dalam satu event lari amal yang digelar pada 18 Oktober 2026. Target ambisius ini masuk akal bila melihat kultur lari di kota tersebut; aktivitas lari sudah menjadi kebiasaan harian, dari subuh hingga menjelang siang. Alih-alih hanya memanfaatkan tren, penyelenggara mengarahkan energi komunitas pelari ini ke dua misi sosial konkret. Bersama Solar Chapter, kontribusi dari lari sosial kemanusiaan ini dipakai mendukung akses air bersih di Nusa Tenggara Timur (NTT), wilayah yang masih berjuang menghadapi keterbatasan layanan dasar ini. Sementara itu, kerja sama dengan Sulawesi Community Foundation difokuskan ke Maros, mulai dari membaca kebutuhan warga hingga rencana dukungan penyediaan fasilitas komunal seperti aula yang bisa dipakai untuk kegiatan ekonomi dan sosial. Di sini, pelari tidak hanya mengejar pace, tetapi ikut membangun infrastruktur hidup orang lain.

Road to Give Marriott: Ketika Lari Amal Menjadi Gerakan Kemanusiaan

Manado: Tiga Hotel Bersatu, Lari Amal Jadi Simbol Kolaborasi

Manado menunjukkan sisi lain kekuatan Road to Give Marriott: kolaborasi lintas properti. Untuk pertama kalinya, tiga hotel—Four Points by Sheraton Manado, Courtyard by Marriott Manado, dan Manado Marriott Resort & Spa—bersatu menggelar Road to Give Manado 2026 sebagai event lari amal yang benar-benar berorientasi pada berbagi. Kegiatan yang digelar pada Sabtu, 10 Oktober 2026 ini menghadirkan kategori 5K dan 10K, namun yang lebih penting adalah kemana dana lari sosial kemanusiaan itu mengalir. Seluruh dana yang terkumpul didonasikan ke Panti Asuhan Terang Titipan Tuhan sebagai mitra lokal, dan ke Solar Chapter sebagai mitra nasional yang fokus pada akses air bersih di NTT. Di Manado, pesan yang muncul jelas: setiap hotel bukan lagi entitas yang saling bersaing, melainkan bagian dari komunitas pelari amal yang menyatukan tamu, karyawan, dan warga dalam satu garis tujuan—memberi dampak nyata, bukan sekadar medali finis.

Surabaya: Lari Amal Bertemu Kampanye Kanker Payudara

Surabaya menempatkan Road to Give Marriott dalam konteks yang lebih luas: kesehatan perempuan. Memperingati Bulan Kepedulian Kanker Payudara pada Oktober, Road to Give Surabaya digelar di Aloft by Marriott Surabaya Pakuwon City sebagai bagian dari kampanye Moving with Purpose, menyatukan olahraga, edukasi deteksi dini, dan dukungan pada penyintas, pejuang, serta keluarga. Sekitar 800 peserta dari karyawan, komunitas, dan masyarakat umum diperkirakan ikut ambil bagian. Menjelang event utama, 10 "Marriott Runners" menempuh 26 kilometer menghubungkan beragam properti Marriott di kota ini, dengan satu pesan simbolik: tujuan besar dimulai dari satu langkah. Yang menarik, kampanye ini tidak eksklusif hanya bagi yang mampu berlari; masyarakat yang tidak hadir secara fisik tetap bisa berpartisipasi melalui donasi tanpa batas minimum. Di Surabaya, komunitas pelari amal berkembang menjadi komunitas kepedulian kesehatan, menunjukkan bahwa lari bisa menjadi bahasa universal solidaritas.

Road to Give Marriott: Ketika Lari Amal Menjadi Gerakan Kemanusiaan

Dari Serve 360 ke Komunitas Pelari Amal: Model Gerakan Sosial Baru

Benang merah dari Makassar, Manado, dan Surabaya adalah jelas: Road to Give Marriott bukan program tunggal, melainkan wujud konkret Serve 360 – Doing Good in Every Direction yang menyatukan jaringan sekitar 300 hotel di 40 negara dalam satu pola aksi sosial. Kita bisa mengkritik bila kegiatan seperti ini berhenti di level citra merek, tetapi pola yang muncul menunjukkan hal lain—ada fokus pada isu lokal (Maros, panti asuhan Manado, kampanye kanker payudara di Surabaya) dan isu struktural seperti akses air bersih di NTT. Dengan membuka event lari amal untuk pelari rekreasional, pelari berpengalaman, karyawan, dan masyarakat umum, Road to Give membentuk komunitas pelari amal yang inklusif, bukan elitis. Konklusinya tegas: bila lebih banyak korporasi mengambil model serupa—mengikat olahraga, komunitas, dan isu sosial yang jelas—lari sosial kemanusiaan bisa menjadi salah satu gerakan paling efektif untuk menghubungkan orang kota dengan realitas mereka yang masih tertinggal.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!