Berlari dengan tujuan yang lebih besar
Run For Humanity 2026 adalah acara lari amal yang mengajak peserta menggabungkan olahraga dengan dukungan nyata bagi kebutuhan kemanusiaan, sehingga setiap langkah menjadi bagian dari kepedulian bersama. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 13 Desember 2026 di Sunburst, BSD, Tangerang Selatan, dengan target 4.200 peserta. Daya tariknya bukan hanya kesempatan berlari bersama, melainkan gagasan bahwa kebiasaan sehat dapat membawa manfaat bagi orang lain. Edisi Tangerang Selatan ini merupakan penyelenggaraan ke-10 sejak 2023 dan yang keempat di kota tersebut. Angka itu memberi acara ini kesinambungan, bukan sekadar kemeriahan satu hari. Dimas Seto, salah satu penggagasnya, menyebut Run For Humanity sebagai ruang kolaborasi yang menghubungkan gaya hidup sehat dengan aksi sosial nyata. Itulah alasan format ini terasa lebih bermakna daripada lomba lari biasa.

Dimas Seto dan Chand Kelvin mengajak ikut bergerak
Keterlibatan Dimas Seto dan Chand Kelvin memberi wajah yang akrab pada ajakan untuk berlari sambil berbagi. Dimas, sebagai salah satu penggagas, mengundang masyarakat menjadikan olahraga sebagai kesempatan untuk membantu sesama. Chand membawa cerita yang dekat dengan banyak pelari: ia mulai berlari karena hobi, sementara olahraga ini kini terasa semakin populer. Namun, pesan mereka tidak berhenti pada tren. Chand menilai daya tarik acara ini terletak pada kesempatan berlari sekaligus mendukung kebaikan, dan ia menyebutnya sebagai pengalaman yang menyenangkan. Kehadiran tokoh publik dapat menjadi pemantik untuk membuat ajakan terasa lebih dekat, tetapi nilai acara tetap bertumpu pada partisipasi warga. Dimas Seto mengajak orang datang bukan hanya untuk mengejar jarak, melainkan juga membawa pulang gagasan bahwa berbagi bisa dimulai dari aktivitas yang disukai.
Komunitas lari sosial dengan dampak nyata
Run For Humanity menunjukkan bagaimana komunitas lari sosial dapat menyatukan hobi dan kepedulian dalam satu kegiatan. Dukungan yang dihimpun diar






