Project Canis bisa mengubah strategi PlayStation
Handheld PlayStation adalah konsol genggam yang menjalankan gim secara langsung di perangkat, bukan sekadar menayangkan permainan dari konsol lain lewat streaming. Sony dikabarkan menyiapkan perangkat semacam ini dengan nama kode Project Canis, dan sejumlah laporan menyebut peluncurannya mungkin beriringan dengan generasi PS6. Jika kabar itu benar, langkah tersebut akan membawa ekosistem PlayStation ke bentuk portabel yang lebih mandiri daripada PlayStation Portal. Gagasan ini menarik karena pengalaman bermain native berpotensi membuat perangkat lebih berguna saat koneksi internet terbatas. Namun, daya tariknya akan bergantung pada dukungan gim, kenyamanan bermain, dan harga yang belum diumumkan. Sejauh ini, waktu produksi pada 2027 dan peluncuran sekitar masa hadirnya PlayStation rumahan generasi berikutnya pun masih sebatas perkiraan.

RDNA 5 dan memori 24 GB: menarik, belum pasti
Bocoran yang berulang menyebut Project Canis memakai grafis RDNA 5 buatan AMD dan memori terpadu LPDDR5X 24 GB. Satu laporan menguraikan konfigurasi 16 unit komputasi, prosesor enam inti dengan empat Zen 6c dan dua Zen 6 LP, serta daya 15–25 W. Namun, rincian lain berbeda: jumlah unit grafis disebut berkisar 12 hingga 20, sementara memori diklaim memakai bus 128-bit, bukan 192-bit. Perbedaan tersebut penting: nama arsitektur dan kapasitas memori muncul lintas laporan, tetapi angka teknis spesifik belum membentuk satu gambaran yang konsisten. Jadi, memori besar dan RDNA 5 layak dicermati sebagai petunjuk awal, bukan spesifikasi final. Sony belum mengumumkan perangkat ini ataupun mengonfirmasi spesifikasi, harga, dan jadwal penjualan.
Jika bocoran enam inti dan 16 unit komputasi terbukti, perangkat ini akan punya landasan perangkat keras yang menjanjikan untuk gim portabel. Namun, performa nyata tidak ditentukan oleh nama arsitektur saja: optimasi gim, batas daya, pendinginan, dan resolusi layar juga akan ikut menentukan. Karena itu, klaim bahwa Canis dapat menantang perangkat lain masih harus menunggu pengujian produk jadi.

Eksklusivitas chip dapat memberi Sony keunggulan sementara
Isu paling besar bukan semata RDNA 5, melainkan dugaan Sony memperoleh akses lebih awal ke konfigurasi mobile khusus AMD. Alasannya bisa berupa kesepakatan eksklusif, tetapi juga bisa sesederhana kemampuan Sony memesan volume chip besar. AMD dikabarkan makin selektif mengembangkan prosesor semi-kustom karena biaya produksi dan pengembangan membuat pesanan kecil kurang menarik. Jika Sony menjadi pelanggan yang memenuhi skala tersebut, Steam Deck 2, handheld Xbox, serta perangkat Asus dan Lenovo mungkin harus menunggu chip standar atau memakai arsitektur lain lebih dulu. Itu bisa menciptakan keunggulan waktu bagi Sony, bukan bukti bahwa para pesaing kehilangan akses permanen ke RDNA 5. Istilah “eksklusif” dalam rumor ini masih terlalu kabur untuk dianggap sebagai monopoli teknologi.
Klaim bahwa Microsoft diminta menjamin pembelian 10 juta chip untuk proyek Xbox genggam juga masih diperdebatkan; seorang jurnalis teknologi meragukan laporan tersebut. Bagi konsumen, akibatnya belum otomatis berupa Steam Deck 2 yang tertinggal. Jika Valve tak memperoleh chip RDNA 5, salah satu kandidat yang disebut untuk penerusnya adalah chipset kustom berkode Gainsborough, yang diperkirakan dapat menggandakan performa Steam Deck pertama pada tingkat daya yang sama. Itu tetap perkiraan, tetapi menunjukkan bahwa persaingan tidak hanya ditentukan generasi grafis.

Tunggu konfirmasi, bukan hanya angka bocoran
Sikap paling masuk akal saat ini adalah memisahkan pola laporan dari klaim yang belum teruji. Nama Project Canis, arah menuju konsol genggam native, RDNA 5, dan memori 24 GB muncul dalam beberapa pemberitaan. Sebaliknya, eksklusivitas penuh, rincian bus memori, jumlah unit komputasi, daya, serta dampaknya terhadap jadwal dan pesaing masih bersandar pada bocoran yang saling berbeda. Baik Sony maupun AMD belum memberi konfirmasi resmi. Tanpa kepastian tentang dukungan gim dan kinerja aktual, spesifikasi tinggi belum cukup untuk memastikan perangkat ini lebih menarik daripada Steam Deck 2 atau handheld Xbox.
Project Canis berpotensi menjadi langkah PlayStation yang berarti jika Sony mampu memadukan chip khusus, gim yang dioptimalkan, dan pengalaman portabel yang matang. Tetapi klaim grafis RDNA 5 dan memori 24 GB belum menjamin kemenangan atas handheld PC. Sampai pengumuman resmi dan spesifikasi final muncul, kesimpulan yang kuat bukan bahwa rival akan kalah, melainkan bahwa Sony mungkin sedang menyiapkan pesaing serius—dengan keunggulan yang masih harus dibuktikan.






