Teknologi kabin harus tunduk pada keselamatan
Layar sentuh mobil adalah antarmuka digital di kabin yang menggabungkan kendali berbagai fitur kendaraan dalam satu permukaan, tetapi penggunaannya berisiko bila fungsi penting sulit dijangkau tanpa mengalihkan pandangan dari jalan. Pemerintah China kini mengkaji pengetatan aturan keselamatan mobil untuk memastikan teknologi kendaraan modern tidak mengganggu pengemudi. Ini langkah yang patut didukung: inovasi interior tak seharusnya membuat pengoperasian fungsi dasar lebih rumit saat mobil melaju. Regulator mempertimbangkan pembatasan layar besar dan fitur interior tertentu, sekaligus penilaian keselamatan bagi layar hiburan, sistem informasi, head-up display, dan layar lain di kabin. Fitur yang dinilai berisiko terhadap konsentrasi atau keselamatan saat kecelakaan dapat dibatasi atau dilarang. Kajian ini mengikuti pengetatan sebelumnya terhadap gagang pintu elektronik tersembunyi yang keluar otomatis. Pesannya jelas: teknologi baru perlu diuji berdasarkan dampaknya di jalan, bukan hanya daya tarik desainnya.
Penilaian Euro NCAP memperlihatkan jurang
Sorotan terhadap layar bukan semata perdebatan selera. Euro NCAP menemukan perbedaan besar dalam kemudahan penggunaan kontrol berkendara antara sejumlah merek China dan produsen Eropa. Dalam penilaian yang dilaporkan, XPeng X9 meraih 20 persen untuk kemudahan penggunaan kontrol, sementara Audi Q7 memperoleh 90 persen. Leapmotor B05 bahkan mendapat skor nol persen untuk kategori kontrol berkendara. Hasil itu menunjukkan bahwa dasbor modern bisa gagal pada tugas paling mendasar: memungkinkan pengemudi mengoperasikan mobil tanpa mencari-cari menu. Euro NCAP menerapkan kriteria baru pada 2026 yang memperhitungkan tombol fisik untuk fungsi penting. BMW iX3 mendapat 100 persen dan Cupra Raval 80 persen, menegaskan bahwa mobil berteknologi maju tetap dapat mempertahankan kendali yang mudah digunakan. Angka-angka ini bukan vonis terhadap seluruh mobil dari satu negara, tetapi peringatan tegas tentang konsekuensi desain yang terlalu mengutamakan layar.
Tombol yang terasa tanpa melihat punya fungsi keselamatan
Tren memindahkan tombol konvensional ke layar digital membuat pengaturan suhu, hiburan, dan fungsi lain harus dicari melalui menu. Bagi pengemudi, pencarian itu berarti perhatian terpecah: mata dan pikiran sejenak meninggalkan jalan, padahal kondisi lalu lintas dapat berubah dalam hitungan detik. Kontrol fisik mobil untuk fungsi yang sering digunakan memberi umpan balik yang mudah dikenali dan dapat dioperasikan tanpa menatap dasbor terlalu lama. Karena itu, layar bukan masalah dengan sendirinya; masalahnya adalah ketika layar menjadi satu-satunya jalan untuk menjalankan fungsi penting. Tombol dan sakelar tak harus memenuhi seluruh kabin, tetapi fungsi yang perlu diakses cepat sebaiknya tetap punya kendali langsung. Regulator China juga mempertimbangkan pembatasan perintah suara untuk fungsi keselamatan seperti menyalakan lampu utama, membuka pintu, dan membuka kap mesin. Batas yang tepat akan menjaga pilihan teknologi tanpa mengorbankan kendali pengemudi.
Aturan berikutnya perlu berpihak pada penggunaan nyata
Jika usulan disetujui, kendaraan yang diproduksi mulai 1 Januari 2027 harus memenuhi ketentuan baru, sedangkan kendaraan yang sudah beredar diberi waktu hingga 1 Juli 2027 untuk menyesuaikan diri. Regulator juga mengusulkan penarikan kembali atau penghentian produksi kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan. Dampak praktisnya akan dirasakan pengguna lewat desain kabin yang mungkin mempertahankan lebih banyak tombol serta pembatasan fitur yang dianggap mengganggu. Namun, keberhasilan aturan tidak cukup diukur dari jumlah tombol atau ukuran layar. Penilaian perlu berfokus pada apakah pengemudi bisa mengaktifkan fungsi penting secara intuitif, termasuk dalam kondisi jalan dan situasi darurat. Produsen masih punya ruang untuk berinovasi, tetapi keselamatan harus menjadi batas desain yang tidak bisa ditawar. Layar sentuh boleh mempercantik kabin dan menyederhanakan tampilan; ia tidak boleh menambah beban perhatian saat kendaraan bergerak.






