KuybeliKuybeli

Samsung Galaxy A37 5G: Mid-Range Tahan Lama dengan Exynos 1480

Samsung Galaxy A37 5G: Mid-Range Tahan Lama dengan Exynos 1480
Minat|Memilih dan Membeli Ponsel

Verdik Awal: Mid-Range Serius untuk Pemakai Jangka Panjang

Samsung Galaxy A37 5G adalah smartphone mid-range yang memadukan prosesor Exynos 1480, layar Super AMOLED 120Hz, dan janji pembaruan sistem operasi selama enam tahun, sehingga ditujukan bagi pengguna yang menginginkan ponsel 5G andal dengan dukungan software panjang tanpa membayar harga kelas flagship. Dari sudut pandang pengguna, ini bukan ponsel yang ingin tampil paling kencang di benchmark, melainkan yang terasa cukup cepat dipakai sehari-hari dan tetap relevan bertahun-tahun. Performa meningkat dibanding Galaxy A36 5G berkat chipset baru Exynos 1480 yang menggantikan Snapdragon 6 Gen 3, meski posisinya masih di kelas bawah-menengah. Dikombinasikan dengan layar AMOLED 6,7 inci Full HD+ dan refresh rate 120Hz, pengalaman visual terasa premium untuk segmen menengah. Di titik ini, Galaxy A37 5G tampak ditujukan bagi pembeli yang lebih peduli konsistensi dan umur pakai daripada sekadar angka kecepatan maksimal.

Kelebihan

  • Layar Super AMOLED 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz dan resolusi Full HD+ memberi pengalaman visual yang mulus di kelas menengah.
  • Janji update sistem operasi selama enam tahun membuatnya menarik untuk pemakai jangka panjang dan keamanan lebih terjaga.
  • Chipset Exynos 1480 menawarkan peningkatan performa dibanding pendahulunya Galaxy A36 5G.

Kekurangan

  • Tidak ada slot microSD, sehingga ruang penyimpanan hanya bergantung pada memori internal 128GB.
  • Proses memuat aplikasi kadang terasa lebih lama meski secara umum masih fungsional.
  • Kamera belakang menurun kualitasnya dalam kondisi minim cahaya dengan visual yang lebih lembut.
Samsung Galaxy A37 5G: Mid-Range Tahan Lama dengan Exynos 1480

Desain dan Kualitas Bodi: Tipis, Kokoh, tapi Lebar di Tangan

Secara desain, Samsung Galaxy A37 5G melanjutkan bahasa desain generasi sebelumnya dengan perubahan yang cukup minor. Bodi terasa tipis berkat ketebalan hanya 7,4 mm, dan bobot sekitar 196 gram masih tergolong ringan untuk layar 6,7 inci. Bagian belakang cukup kesat saat dipegang, dikombinasikan dengan rangka plastik yang membuat genggaman terasa mantap dan kokoh. Di sisi premium, bingkai aluminium di bagian luar, bagian depan Gorilla Glass, serta panel belakang yang terasa seperti kaca memberi kesan lebih mahal dari harga kelas menengah. Lapisan belakang disebut menggunakan Gorilla Glass Victus+ dengan tonjolan kamera yang sedikit lebih mencuat dibanding Galaxy A36 5G, sehingga modul kamera tampak lebih menonjol. Konsekuensinya, ponsel terasa cukup lebar dan cukup sulit digunakan dengan satu tangan, terutama bagi pengguna dengan telapak kecil. Bagi yang mengutamakan kenyamanan satu tangan, ini adalah trade-off yang perlu dipertimbangkan.

Aspek DesainGalaxy A37 5GCatatan Pengguna
Ketebalan7,4 mmTerasa tipis, membantu ponsel tetap nyaman di kantong
Bobot196 gramMasih ringan untuk layar besar, tapi lebar di tangan
Material rangkaAluminium + plastikKesan premium namun tetap terasa kokoh dan kesat
Pelindung kacaGorilla Glass + Victus+Perlindungan lebih baik terhadap goresan di depan dan belakang
Samsung Galaxy A37 5G: Mid-Range Tahan Lama dengan Exynos 1480

Layar AMOLED 120Hz: Pengalaman Premium di Segmen Menengah

Pada sisi layar, Galaxy A37 5G memanfaatkan display Super AMOLED berukuran 6,7 inci dengan resolusi 1080 x 2340 (Full HD+). Untuk kelas mid-range, kombinasi ukuran lapang dan panel AMOLED menjadikannya salah satu poin jual utama. Tingkat kecerahan puncak mencapai sekitar 1.900 nits, membuat visibilitas di bawah sinar matahari langsung cukup baik meski refleksi di layar masih terasa. Refresh rate 120Hz menghadirkan scrolling media sosial dan browsing yang mulus, dengan dua opsi pengaturan: ‘Standard’ pada 60Hz dan ‘Adaptive’ yang bisa naik hingga 120Hz. Menurut salah satu sumber, "Refresh rate layarnya mencapai 120Hz yang menjamin pengalaman scrolling media sosial dan browsing yang mulus." Meski begitu, kejernihan panel disebut belum menyamai layar terbaik Samsung lain di kelas lebih tinggi, sehingga detail halus tidak seimpresif lini premium. Pengguna akan merasakan layar yang sangat menyenangkan untuk nonton dan gaming kasual, tanpa kualitas visual ekstrem seperti flagship.

Performa Exynos 1480 dan Kamera: Naik Kelas, tapi Bukan Pembunuh Flagship

Jantung Galaxy A37 5G adalah prosesor Exynos 1480 buatan Samsung yang dipadukan RAM 6GB dan penyimpanan 128GB. Chipset ini menggantikan Snapdragon 6 Gen 3 di Galaxy A36 5G dan menjadi perubahan paling signifikan generasi terbaru. Di pengujian benchmark, Galaxy A37 5G berada di posisi kelas bawah hingga menengah dengan skor single core 1159 dan multi-core 3475, lebih tinggi dibanding Motorola Razr 60 dengan Dimensity 7300 yang mencatat single core 1047 dan multi-core 2866. Artinya, Exynos 1480 performa menawarkan peningkatan yang terasa untuk multitasking dan penggunaan harian dibanding beberapa pesaing langsung. Saat membuka aplikasi, ponsel berfungsi dengan baik, walau proses memuat kadang memakan waktu lebih lama sehingga terasa ada jeda sesekali. Di sisi kamera, konfigurasi tiga kamera belakang mencakup kamera wide 50MP F1.8, ultra-wide 8MP F2.2, dan makro 5MP F2.4, plus kamera selfie 12MP dengan dukungan video 4K. Hasil foto siang hari baik, tetapi kualitas menurun di kondisi minim cahaya dengan visual yang lebih lembut, meski flash membantu.

Software, Update 6 Tahun, dan Kompromi Tanpa microSD

Salah satu alasan utama memilih Samsung Galaxy A37 5G adalah komitmen software. Ponsel ini menjalankan Android 16 dengan antarmuka One UI yang terasa halus dan cukup mendekati visi Google. Lebih penting lagi, ia dijanjikan menerima pembaruan sistem operasi selama enam tahun, menjadikannya salah satu mid-range dengan dukungan terpanjang di kelasnya. Bagi pengguna yang tidak sering ganti ponsel, ini adalah jaminan keamanan dan fitur baru yang bertahan lama. Fitur software seperti Samsung Pass dan Samsung Wallet hadir, namun pengguna dapat beralih ke pengelola kata sandi Google dan Google Pay bila lebih nyaman. Trade-off terbesar adalah tidak adanya slot microSD, sehingga seluruh kebutuhan penyimpanan bergantung pada internal 128GB. Untuk pengguna yang banyak menyimpan video 4K dan game besar, ini bisa terasa sempit, sementara bagi mayoritas pengguna harian, kapasitas tersebut mungkin masih memadai beberapa tahun ke depan.

  • Buy the Samsung Galaxy A37 5G if Anda mengutamakan update OS dan keamanan jangka panjang hingga enam tahun.
  • Skip the Samsung Galaxy A37 5G if Anda butuh penyimpanan besar dengan fleksibilitas microSD untuk foto, video, dan game.
  • Buy the Samsung Galaxy A37 5G if Anda mencari layar AMOLED 120Hz lapang untuk nonton dan media sosial di kelas menengah.
  • Skip the Samsung Galaxy A37 5G if Anda sering memotret di malam hari dan menginginkan kualitas kamera low-light mendekati flagship.
  • Buy the Samsung Galaxy A37 5G if Anda puas dengan performa yang kencang untuk kelas bawah-menengah tanpa menuntut kecepatan flagship.

Kuybeli earns a commission when you shop through our links, at no extra cost to you. Editorial content is independently selected by our team.

Related Products

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!