Menjadikan aktivitas fisik bagian dari rencana keuangan
Raya Active adalah fitur di Aplikasi Raya yang menghubungkan aktivitas fisik sehari-hari dengan target finansial, sehingga gerak rutin dapat menjadi pengingat untuk membangun kebiasaan menabung. Gagasan ini menarik karena tujuan finansial sering terasa terpisah dari rutinitas harian, sementara berjalan kaki atau berolahraga adalah kegiatan yang mudah dikenali dan diulang. Bank Raya memperkenalkan fitur Raya Active kepada awak media di Bandung melalui media gathering pada 2 November 2026, sekaligus mengajak peserta mengikuti pertandingan persahabatan padel dan mencoba fitur tersebut. Pilihan acara itu bukan sekadar perkenalan produk: pengalaman langsung memberi gambaran bahwa pengelolaan uang dapat ditempatkan dalam gaya hidup, bukan hanya dipikirkan saat memeriksa saldo. Namun, nilai fitur ini pada akhirnya bergantung pada apakah kaitan antara aktivitas dan target finansial cukup jelas untuk membantu pengguna konsisten.

Dari langkah dan kalori menuju kebiasaan menabung
Fitur Raya Active menghubungkan jumlah langkah, jarak tempuh, dan kalori yang terbakar dengan target finansial nasabah. Dengan begitu, kegiatan sederhana seperti berjalan kaki dapat menjadi bagian dari perjalanan menabung lewat aplikasi, bukan aktivitas yang berhenti pada pencatatan kebugaran. Bank Raya menyatakan fitur ini dikembangkan untuk mendorong nasabah lebih aktif sekaligus membangun kebiasaan menabung secara konsisten. Hubungan tersebut memberi pengguna pemicu yang konkret: gerak harian dapat mengingatkan mereka pada tujuan keuangan yang ingin dicapai. Meski demikian, fitur ini bukan pengganti perencanaan keuangan. Manfaatnya paling terasa bila target yang dipilih masuk akal dan pengguna tetap mengatur tabungan secara sadar. Sampai Semester I 2026, Raya Active telah digunakan oleh 11.500 pengguna. Angka itu menunjukkan jangkauan awal yang berarti, meski jumlah pengguna saja belum menjelaskan seberapa rutin fitur dipakai atau dampaknya pada tabungan.
Inovasi digital perlu disertai literasi
Sebagai bagian dari BRI Group, Bank Raya memperluas layanan perbankan digital dengan melibatkan komunitas dan pelaku usaha. Di Bandung, upaya memperkenalkan Raya Active juga berjalan berdampingan dengan edukasi keuangan digital di Universitas Padjadjaran. Mahasiswa mendapat materi tentang kebiasaan menabung sejak dini, perencanaan keuangan, serta penggunaan layanan digital secara aman dan bertanggung jawab. Pendekatan ini tepat: fitur yang menghubungkan olahraga dan tabungan akan lebih berguna bila pengguna memahami cara menetapkan tujuan dan menjaga keamanan akun. Aplikasi Raya juga menyediakan transaksi seperti transfer, pembelian pulsa, isi ulang dompet digital, dan QRIS. Ragam layanan dapat membuat Bank Raya digital lebih praktis untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi kemudahan transaksi tetap perlu diimbangi pengelolaan uang yang cermat. Bank Raya menyatakan akan terus memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan literasi keuangan digital melalui kolaborasi dengan komunitas, institusi pendidikan, pelaku usaha, dan media.
Nilai fitur ditentukan oleh konsistensi pengguna
Raya Active menawarkan cara yang mudah dipahami untuk mempertemukan dua kebiasaan baik: bergerak dan menyisihkan uang. Perkenalan kembali di Bandung pada 2 November 2026 serta penggunaan oleh 11.500 orang hingga Semester I 2026 memperlihatkan upaya Bank Raya membawa gagasan ini ke publik. Namun, keberhasilan jangka panjangnya tidak cukup diukur dari jumlah pengguna. Yang lebih penting ialah apakah fitur membantu nasabah menjaga rutinitas, memahami target finansial, dan menabung dengan konsisten. Bagi pengguna, fitur ini dapat menjadi pengingat yang berguna, bukan jalan pintas menuju kesehatan finansial. Bagi bank, tantangannya adalah memastikan hubungan antara aktivitas fisik dan tujuan menabung tetap jelas, praktis, serta didukung edukasi. Kesimpulannya, Raya Active merupakan pendekatan yang menjanjikan karena menautkan kebiasaan sehari-hari dengan tujuan keuangan; manfaat akhirnya tetap bergantung pada konsistensi pengguna dan kualitas pendampingan digital.






