Zankore: Lompatan Berani Menuju Infrastruktur AI Asia Tenggara
Zankore adalah sebuah inisiatif kolaboratif antara Indosat Ooredoo Hutchison, Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA untuk membangun platform infrastruktur kecerdasan buatan terintegrasi berbasis NVIDIA DSX dengan kapasitas hingga 1 gigawatt, yang ditujukan menjadi salah satu infrastruktur AI terbesar di Asia Tenggara dan dirancang sebagai fondasi baru bagi ekonomi digital regional di kawasan Asia-Pasifik. Peluncuran Zankore by Indosat pada Kamis 6 Agustus menandai ambisi jelas: bukan sekadar membangun pusat komputasi, tetapi menggeser pusat gravitasi inovasi AI ke Asia Tenggara. Alih-alih menunggu arus teknologi dari luar, para pemain ini memilih menjadi produsen kapasitas komputasi kelas dunia. Target AI Factory berbasis NVIDIA DSX dengan kapasitas hingga 1 GW menunjukkan bahwa proyek ini tidak diarahkan untuk kebutuhan lokal saja, tetapi untuk pasar global dengan kawasan Asia-Pasifik sebagai titik awal.
Kapasitas 1 GW: Mesin Baru Ekonomi Digital Regional
Inti daya saing Zankore adalah angka yang jarang terdengar di proyek AI: target kapasitas AI Factory hingga 1 gigawatt. Ini bukan sekadar besar; ini menempatkan infrastruktur AI Asia Tenggara pada liga yang selama ini didominasi pusat data di kawasan lain. Menurut pernyataan resmi, infrastruktur AI kini dianggap sebagai fondasi utama dalam ekonomi digital, dan investasi berskala besar yang dilakukan lebih awal dipandang sebagai cara terbaik menciptakan pertumbuhan jangka panjang. Strateginya bertahap namun agresif. Zankore menargetkan ketersediaan sekitar 200 megawatt kapasitas komputasi pada paruh pertama 2027, didukung superkomputer NVIDIA GB300 NVL72 dan teknologi DSX MaxLPS yang mampu meningkatkan kapasitas komputasi hingga 40 persen tanpa penambahan listrik. Pendekatan ini menunjukkan kesadaran bahwa daya komputasi adalah mata uang baru ekonomi digital regional; siapa yang punya kapasitas dan efisiensi, dia yang memimpin.
Kolaborasi Multinasional: Dari Eksperimen AI ke Implementasi Nyata
Kolaborasi Zankore Indosat Nokia bersama Ooredoo dan NVIDIA bukan hiasan nama besar; masing-masing membawa fungsi strategis yang saling melengkapi. Ooredoo Group bertindak sebagai sponsor utama dengan komitmen modal jangka panjang dan mandat regional. Indosat menyumbangkan penguasaan pasar lokal dan fondasi infrastruktur digital yang sudah teruji. NVIDIA menghadirkan accelerated computing, GPU generasi terbaru, perangkat lunak AI, dan ekosistem AI global. Nokia menyediakan jaringan AI-native agar komputasi, konektivitas, dan kontrol di seluruh AI factory menyatu secara andal dan aman. Sinergi ini lahir dari satu realitas: pemanfaatan AI telah bergerak dari tahap eksperimen menuju penerapan nyata di berbagai industri, sehingga kebutuhan daya komputasi melonjak dan menuntut ekosistem terintegrasi. Dengan model AI seperti Sahabat-AI, AI Grid, dan AI-RAN, Zankore diposisikan sebagai fondasi tepercaya untuk adopsi AI skala besar. Ini adalah taruhan bahwa masa depan ekonomi digital regional ditentukan oleh kemampuan membangun ekosistem AI lengkap, bukan sekadar aplikasi permukaan.
Menjadikan Kawasan Sebagai Hub AI: Dampak Strategis bagi Ekonomi Regional
Peluncuran Zankore secara terang benderang bertujuan memperkuat posisi kawasan sebagai hub inovasi teknologi dan pusat AI regional. Pemerintah melalui Menteri Komunikasi dan Digital menyatakan kesiapan mendukung pembangunan infrastruktur AI yang berdaulat, sambil memastikan manfaatnya dirasakan secara adil. Pernyataan ini penting: tanpa dukungan kebijakan, infrastruktur 1 GW hanya akan menjadi monumen teknologi, bukan mesin ekonomi. Di sisi lain, NVIDIA menilai AI factory seperti Zankore sebagai infrastruktur esensial bagi setiap negara dan industri, dan meyakini mega proyek ini akan mengubah konstelasi industri di Asia Tenggara. Harapannya, hadirnya platform Artificial Intelligence berskala masif ini mengakselerasi roda pertumbuhan ekonomi regional yang lebih inklusif, bukan hanya memperkuat pemain besar. Jika benar dijalankan sebagai fasilitas terbuka untuk agentic AI dan enterprise AI lintas sektor, Zankore berpotensi mengurangi ketimpangan akses komputasi antara pusat dan pinggiran, serta menjadikan kawasan bukan lagi pasar konsumsi teknologi, tetapi produsen nilai dalam rantai AI global.
Kesimpulan: Dari Infrastruktur ke Kedaulatan Digital Kawasan
Zankore menandai titik balik: infrastruktur AI Asia Tenggara berhenti menjadi catatan kaki dan mulai muncul sebagai salah satu aktor utama. Dengan target 1 GW dan langkah awal 200 MW pada 2027, kolaborasi Indosat, Ooredoo, Nokia, dan NVIDIA mengirim pesan bahwa transformasi digital kawasan tidak bisa lagi bergantung pada kapasitas komputasi di luar. Namun, skala saja tidak cukup. Tantangan berikut adalah memastikan infrastruktur ini benar-benar mendorong ekonomi digital regional yang inklusif, memperkuat talenta lokal, dan mendukung kedaulatan data. Jika ekosistem kebijakan, pendidikan, dan industri mampu mengikuti ritme investasi ini, Zankore berpeluang besar menjadi contoh bagaimana investasi infrastruktur AI skala besar dapat mengubah posisi tawar sebuah kawasan dalam ekonomi teknologi global.






