Dari robot industri ke pendamping di rumah
Robot humanoid Mobo adalah robot konsumen berbentuk manusia yang dirancang AiMOGA Robotics untuk berinteraksi dalam kehidupan keluarga, bukan untuk menjalankan tugas di pabrik. Angka minat awalnya memberi sinyal bahwa gagasan ini menarik perhatian, tetapi belum membuktikan bahwa rumah tangga siap mengadopsi robot sebagai bagian dari keseharian.
AiMOGA menyebut sekitar 10 ribu calon pengguna dari berbagai negara tertarik pada Mobo setelah robot ini diperkenalkan di World Robot Conference pada Agustus 2026. Perusahaan kemudian membuka pre-order global dalam ajang AiMOGA Robotics Global Launch 2026 di Wuhu, Provinsi Anhui, Tiongkok. Ini adalah langkah penting: Mobo menandai ekspansi perusahaan ke segmen robot humanoid konsumen, dengan pengalaman yang lebih dekat pada interaksi sehari-hari dibanding robot khusus industri. Namun, peminat awal tetap berbeda dari pembeli yang sudah menerima dan menggunakan produk. Tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa daya tarik demonstrasi dapat berubah menjadi manfaat nyata di rumah.

Pemesanan awal disertai ruang bagi pengguna
Pembukaan pre-order robot Mobo bukan satu-satunya cara AiMOGA menguji pasar. Perusahaan menunjuk 35 pengguna dari berbagai negara sebagai Global User Experience Officers pertama, termasuk seorang perwakilan dari Indonesia. Mereka dilibatkan dalam pengembangan dan penyempurnaan produk, pendekatan yang lebih menjanjikan daripada sekadar mengandalkan demonstrasi peluncuran untuk menentukan kebutuhan konsumen.
Dalam acara peluncuran, Mobo diperagakan menjawab pertanyaan berbasis visual dan berinteraksi melalui gerakan tarian. Aksi tersebut membuat kemampuan robot mudah dipahami, tetapi belum menjawab pertanyaan yang lebih penting bagi keluarga: seberapa berguna dan konsisten interaksinya dalam rutinitas sehari-hari? Pelibatan pengguna dapat membantu AiMOGA menemukan jawabannya sebelum produk meluas. Perusahaan juga menyebut telah menjual lebih dari 3.000 unit produk robot secara global, dengan penerapan di lebih dari 100 skenario dan jangkauan lebih dari 60 negara serta wilayah. Rekam jejak itu memberi konteks bagi ambisinya, meski angka tersebut mencakup portofolio perusahaan, bukan penjualan Mobo.

Modal Chery untuk mengejar produksi massal
Ambisi menjual robot ke konsumen akan sulit bertahan bila produksi tidak mampu mengejar minat. Di sinilah pengalaman otomotif Chery menjadi bagian penting dari strategi AiMOGA: kemampuan manufaktur, pengadaan komponen, pengendalian kualitas, dan pengelolaan rantai pasok disebut sebagai fondasi untuk meningkatkan efisiensi produksi robot. Keterampilan industri otomotif bukan jaminan otomatis bahwa robot rumah tangga akan terjangkau atau matang, tetapi dapat membantu mengatasi hambatan produksi ketika skala perlu diperbesar.
AiMOGA menyatakan sinergi otomotif dan robotika ditujukan untuk memperkuat fondasi produksi massal serta memperluas penerapan robot. Perusahaan menyiapkan riset dan validasi, optimalisasi komponen dan biaya, pengembangan saluran penjualan serta penyewaan, dan penguatan sumber daya manusia. Ini menunjukkan bahwa Mobo bukan hanya soal perangkat, melainkan juga tentang membangun jalur dari pengembangan hingga pemakaian. Ukuran keberhasilannya nanti bukan sekadar kemampuan bergerak atau merespons, melainkan apakah perusahaan dapat membuat robot secara konsisten dan memberi dukungan yang dibutuhkan pengguna.

Jangkauan pasar akan diuji lewat layanan
Rencana AiMOGA menunjukkan bahwa perusahaan ingin membangun akses pasar lebih luas daripada penjualan langsung. Perusahaan menargetkan 300 pusat pengalaman global dan berencana mengembangkan Jia Tian Xia, platform penyewaan robot yang akan dimulai di Wuhu sebelum diperluas ke pasar internasional. Model sewa berpotensi memberi pengguna dan pelaku industri akses yang lebih fleksibel tanpa harus membeli perangkat, sementara target penerapannya mencakup kesehatan, transportasi, pendidikan, dan keamanan.
AiMOGA juga mengembangkan fasilitas validasi dan modul produksi percontohan untuk robot berkaki dua, berkaki empat, serta beroda sebagai persiapan menuju produksi massal. Rangkaian rencana ini menguatkan argumen bahwa perusahaan sedang membangun ekosistem, bukan hanya meluncurkan satu robot. Namun, target pusat pengalaman, penyewaan, dan produksi belum sama dengan hasil yang sudah tercapai. Kesimpulannya, sekitar 10 ribu peminat memberi Mobo awal yang menjanjikan, tetapi masa depannya ditentukan oleh manfaat sehari-hari, mutu produksi, dan kemampuan AiMOGA memenuhi ekspektasi setelah pre-order dibuka.







