Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Dua Cara Mengubah Kehilangan Menjadi Harapan

Dua Cara Mengubah Kehilangan Menjadi Harapan
Minat|Menyanyi

Kehilangan yang diberi ruang untuk dimaknai

Lagu tentang kehilangan adalah karya yang memberi bentuk pada duka sekaligus membuka ruang bagi pendengar untuk menafsirkan perpisahan melalui pengalaman mereka sendiri. Dua rilisan baru, Pertemuan Berikutnya dan Abadi Denganmu, menunjukkan bahwa mengenang tidak harus berhenti pada ratapan: kenangan dapat menumbuhkan harapan, atau membantu seseorang melanjutkan hidup.

Sanjie, mantan vokalis The Dramma, merilis single solo keenamnya, Pertemuan Berikutnya, dengan menggandeng Amri Weda. Lagu ini merangkum perpisahan, kehilangan, dan kemungkinan untuk bertemu kembali dalam aransemen sederhana serta lirik lugas. Pilihan itu terasa tepat: alih-alih mendikte bagaimana pendengar seharusnya berduka, lagu ini menyediakan ruang agar tiap orang dapat membawa kisahnya sendiri.

Dua Cara Mengubah Kehilangan Menjadi Harapan

Pertemuan Berikutnya: berpisah tanpa menutup kemungkinan

Kekuatan Pertemuan Berikutnya terletak pada cara lagu ini memandang perpisahan sebagai bagian dari perjalanan, bukan selalu tanda bahwa ikatan telah berakhir. Sanjie menggambarkannya sebagai proses menerima kehilangan sekaligus bertumbuh menuju kedewasaan. Harapan untuk kembali bertemu pun tidak disajikan sebagai janji, melainkan kemungkinan bahwa dua orang yang pernah berarti dapat berjumpa lagi setelah menjalani fase hidup yang berbeda.

Kolaborasi dengan Amri Weda memberi warna vokal lain untuk menguatkan sisi emosional lagu. Namun, kesederhanaan liriklah yang paling mengundang keterlibatan pendengar: kata-kata yang tidak terlalu spesifik bisa menampung perpisahan dari beragam hubungan. Sebagai lagu perpisahan, karya ini memilih nada yang lapang. Ia tidak menghapus rasa kehilangan, tetapi juga tidak mengurung pendengar di dalamnya.

Abadi Denganmu: mengenang, merayakan, lalu melanjutkan

Asvadial mengambil jalur berbeda lewat Abadi Denganmu. Band asal Yogyakarta yang mengusung Japan alternative pop ini mengenang kepergian vokalis utamanya, Hassel Has atau Hassena Deva Suhendra, tanpa menjadikan ratapan dan penyesalan sebagai pusat cerita. Dirilis pada Oktober 2026, lagu tersebut menandai tiga tahun sejak personel pertama kali bertemu dengan sang vokalis.

Lagu ini bergerak melalui tiga fase: pesan positif almarhum semasa hidup, perayaan kebersamaan, lalu keberanian untuk meneruskan hidup. Struktur itu memberi pendengar cara yang berbeda untuk memaknai kehilangan: duka tetap ada, tetapi hubungan juga dikenang lewat hal-hal yang pernah dibagikan. Penulisan lagunya rampung dalam beberapa hari, sementara proses rekaman berlangsung lebih dari satu tahun karena para personel perlu menjalani pelepasan itu sebagai manusia, bukan hanya sebagai bahan lagu.

Dua bentuk harapan setelah perpisahan

Perbedaan kedua lagu bukan soal mana yang lebih mampu mengatasi duka, melainkan tentang arah yang mereka tawarkan. Pertemuan Berikutnya menoleh ke masa depan dengan kemungkinan perjumpaan kembali; Abadi Denganmu menjaga kenangan sambil mengarahkan langkah ke kehidupan setelah kehilangan. Keduanya menolak anggapan bahwa lagu perpisahan harus berakhir dalam keputusasaan.

Bagi pendengar, perbedaan itu penting. Ada yang membutuhkan harapan bahwa jarak dan waktu belum tentu menghapus ikatan, ada pula yang lebih terbantu dengan mengenang kebersamaan dan menerima bahwa hidup harus terus berjalan. Kedua lagu menyediakan bahasa untuk pengalaman tersebut tanpa menyamakan proses berduka setiap orang. Pada akhirnya, kehilangan tidak punya satu penutup yang berlaku bagi semua; musik dapat menemani seseorang menemukan maknanya sendiri.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!