Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Parents Day di Labschool Jakarta: Dari Kisah Mereka Menuju Mimpi Siswa

Parents Day di Labschool Jakarta: Dari Kisah Mereka Menuju Mimpi Siswa
Minat|Pendidikan Orang Tua dan Anak

Parents Day sekolah: ketika cerita orang tua menyalakan mimpi anak

Parents Day sekolah adalah event sekolah keluarga yang sengaja dirancang untuk mempertemukan siswa, orang tua, dan pihak sekolah dalam ruang dialog tentang profesi, nilai hidup, serta masa depan, sehingga aspirasi anak dan orang tua dapat saling dipahami dan diarahkan melalui cerita, pengalaman, dan pendampingan yang terstruktur. Parents Day 2026 di SMP Labschool Kebayoran, Jakarta Selatan, yang digelar Kamis (10/09/2026), persis menghadirkan atmosfer tersebut. Mengusung tema “From Their Stories to Our Dreams” atau “Dari Kisah Mereka Menuju Mimpi Kita”, kegiatan tahunan ini bukan sekadar seremonial, melainkan ruang belajar emosional di mana cerita perjalanan karier orang tua disulap menjadi bahan bakar mimpi anak. Di sinilah keterlibatan orang tua pendidikan tampak nyata: hadir, bercerita, dan membuka kemungkinan baru, alih-alih hanya memantau nilai rapor dari kejauhan.

Pesan Pramono Anung: jangan sia-siakan sekolah berkualitas untuk meraih cita-cita

Kehadiran Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam Parents Day 2026 memberi bobot tersendiri pada acara ini. Di hadapan siswa kelas 7 dan 8, ia mengingatkan bahwa kesempatan belajar di sekolah dengan lingkungan dan fasilitas yang baik bukan sesuatu yang patut dianggap biasa. "Anak-anakku sekalian, jangan sia-siakan kesempatan ini untuk meraih cita-citamu," pesannya yang tegas sekaligus hangat. Bagi Pramono, pendidikan berkualitas tidak berhenti di nilai akademik. Disiplin, kerja keras, integritas, keberanian berinovasi, dan karakter adalah mata uang masa depan yang menentukan sejauh mana mimpi bisa diwujudkan. Dalam konteks aspirasi anak dan orang tua, pernyataan ini adalah pengingat: orang tua boleh bercerita, sekolah boleh memfasilitasi, tetapi ujungnya tetap pada kesediaan anak menggunakan kesempatan belajar yang ada.

Dari kisah hidup ke arah karier: anak menemukan gambaran masa depan

Suasana Parents Day 2026 menunjukkan satu hal penting: cita-cita sering kali tumbuh dari sebuah kisah. Ketika orang tua berbagi pengalaman profesi, perjalanan karier, hingga kisah sukses dan kegagalan, anak-anak menangkap gambaran masa depan yang lebih konkret dibanding sekadar daftar pekerjaan di atas kertas. Parents Day sekolah di Labschool Kebayoran memang dirancang sebagai sarana siswa mengenal beragam profesi melalui komunikasi langsung dengan orang tua. Interaksi ini membantu mereka mengenali minat, potensi diri, dan kemungkinan jalur karier yang cocok, bukan karena dipaksa, tetapi karena mereka bisa bertanya dan menguji rasa ingin tahu. Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan semakin mengenal potensi diri dan memiliki gambaran jelas mengenai cita-cita yang ingin diwujudkan di masa depan. Di sinilah event sekolah keluarga membuktikan fungsi terdalamnya: menjembatani mimpi yang masih kabur menjadi rencana yang mulai terarah.

Dialog, doa, dan birrul walidain: inti keterlibatan orang tua pendidikan

Momen dialog antara Pramono Anung dan para siswa menegaskan bahwa keterlibatan orang tua pendidikan bukan hanya soal hadir di kursi undangan. Ketika Muhammad Karel Cahyadi, siswa kelas 8B, menyampaikan keinginannya meneruskan kepemimpinan daerah sekaligus melestarikan budaya Betawi, ia bukan sekadar bermimpi; ia sedang menguji apakah mimpinya realistis dan bernilai bagi masyarakat. Pramono menjawab dengan memberi buku perjalanan hidupnya dan menekankan bahwa latar belakang bukan penghalang selama ada ketekunan, integritas, dan kerja keras. Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya doa dan restu orang tua sebagai bagian tak terpisahkan dari keberhasilan anak. Kepala BPS Labschool UNJ, Prof. Dr. Totok Bintoro, merangkum nilai tersebut dalam prinsip “Dis-Jur-Ker-Bir”: disiplin, jujur, kerja keras, dan birrul walidain atau memuliakan orang tua. Di sini terlihat jelas: aspirasi anak dan orang tua saling menguatkan ketika dialog bertemu dengan doa dan penghormatan.

Kolaborasi sekolah–orang tua–siswa: model pendampingan mimpi yang patut ditiru

Parents Day 2026 di Labschool Kebayoran memperlihatkan contoh konkret bagaimana school engagement events bisa menjadi motor kolaborasi sekolah, orang tua, dan siswa. Pendidikan di Labschool diposisikan bukan hanya sebagai transfer pengetahuan, tetapi perpaduan antara keunggulan akademik, pembentukan karakter, dan pengalaman belajar langsung bersama praktisi maupun orang tua. Para siswa belajar di kelas dengan guru, bersama anggota TNI, polisi, tokoh sukses, dan pada hari itu secara khusus bersama orang tua. Parents Day 2026 menjadi wadah berharga bagi siswa untuk mengenali minat dan bakat melalui interaksi langsung serta berbagi kisah sukses dari orang tua. Perjalanan SMP Labschool Kebayoran sejak 2001 hingga memasuki usia 25 tahun menunjukkan bahwa konsistensi model ini mampu melahirkan generasi berprestasi sekaligus berkarakter. Kesimpulannya, jika sekolah lain serius ingin mendukung pertumbuhan akademik dan personal siswa, menjadikan event sekolah keluarga seperti Parents Day sebagai tradisi bukan lagi opsi, melainkan kebutuhan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!