Makassar menjadi gerbang ekspansi
Ekspansi pasar NEV Makassar adalah upaya merek kendaraan elektrifikasi memperluas akses konsumen melalui jaringan penjualan, layanan purnajual, dan pengenalan model yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas setempat. Pembukaan dealer Geely dan partisipasi Chery di pameran menunjukkan dua jalur berbeda untuk mengejar tujuan itu. Makassar bukan sekadar lokasi singgah bagi merek otomotif. Kota ini dipandang sebagai barometer pengembangan industri otomotif di Sulawesi Selatan, dengan penjualan kendaraan provinsi mencapai 20.061 unit hingga Juli 2026 atau sekitar 4 persen dari pasar nasional. Angka tersebut menjelaskan mengapa ekspansi otomotif timur semakin menarik: merek yang ingin tumbuh di luar Jawa perlu membangun pijakan di pusat mobilitas dan perdagangan regional.
Geely memilih investasi layanan jangka panjang
Geely Ricklean Makassar resmi dibuka sebagai dealer pertama Geely di kota itu, sekaligus langkah awal ekspansi jaringan perusahaan ke Indonesia Timur. Berkolaborasi dengan PT Ricklean Budi Guna Sejahtera, dealer ke-52 Geely ini berdiri di lahan seluas 1.430 meter persegi dan menyediakan layanan 3S: penjualan, servis, serta suku cadang. Bagi pengguna, nilai strategisnya bukan hanya pilihan mobil yang lebih dekat, melainkan dukungan setelah pembelian. Dealer ini memiliki tiga area servis, ruang tunggu, satu pengisi daya DC, dan dua pengisi daya AC untuk kendaraan elektrifikasi. Geely juga menyatakan Makassar akan menjadi awal pengembangan jaringan di Manado dan kota-kota besar lainnya, dengan target 80 dealer di seluruh Indonesia pada akhir 2026. Pendekatan ini lebih meyakinkan daripada sekadar membangun kesadaran merek: layanan lokal dapat membantu mengurangi kekhawatiran soal perawatan dan pengisian daya.
Chery memakai pameran untuk memperkenalkan pilihan
Berbeda dari langkah Geely yang berfokus pada jaringan permanen, Chery menggunakan GIIAS Makassar sebagai panggung untuk memperkenalkan ragam kendaraan. Dalam pameran pada 28 Oktober hingga 1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar, Chery memamerkan lima model elektrifikasi, dari mobil listrik kompak hingga SUV berteknologi hibrida. Strategi ini masuk akal untuk pasar yang kebutuhan perjalanannya beragam. Chery menyasar pemakaian harian di perkotaan sekaligus perjalanan antardaerah, dengan pilihan kendaraan listrik dan teknologi hibrida. Data BPS yang dirilis pada 2026 mencatat rata-rata komuter menempuh 11,3 kilometer dengan waktu perjalanan sekitar 31,7 menit. Pameran memberi calon pembeli kesempatan membandingkan pilihan dalam satu tempat, tetapi dampak jangka panjangnya akan bergantung pada layanan dan ketersediaan produk setelah acara berakhir.
Dua strategi, satu ujian regional
Perbandingan kedua merek memperlihatkan urutan prioritas yang berbeda. Geely membangun kehadiran melalui dealer, fasilitas servis, suku cadang, dan pengisian daya—fondasi untuk kepemilikan kendaraan sehari-hari. Chery, melalui Chery GIIAS Makassar, lebih dulu mengundang konsumen mengenal lima model dan membandingkan teknologi elektrifikasi yang tersedia. Keduanya saling melengkapi sebagai cara memasuki pasar, tetapi pameran saja tidak cukup untuk membentuk kepercayaan jangka panjang, sebagaimana dealer saja tidak otomatis menjamin permintaan. Keberhasilan pasar NEV Makassar akan ditentukan oleh kecocokan produk, kemudahan servis, dan dukungan pengisian daya yang benar-benar bisa diakses. Geely sudah menunjukkan komitmen jaringan dengan rencana ekspansi lanjutan, sedangkan Chery telah menampilkan ragam pilihan. Pada akhirnya, merek yang mampu menghubungkan daya tarik produk dengan dukungan lokal yang konsisten akan lebih siap mengubah perhatian menjadi penggunaan nyata.






