Mengapa Saatnya Beralih ke Destinasi Tersembunyi Nusantara
Destinasi tersembunyi Indonesia adalah kawasan wisata yang masih relatif sepi, berada di luar arus utama turisme seperti Bali dan Jakarta, dan menawarkan perpaduan keindahan alam, kekayaan budaya lokal, serta ritme kehidupan yang lebih pelan sehingga memberi ruang bagi traveler untuk mengalami perjalanan yang lebih intim, reflektif, dan autentik. Dalam beberapa tahun terakhir, kebanyakan wisatawan global terjebak dalam pola yang sama: Bali untuk pantai, Jakarta untuk kota. Padahal pesona Nusantara sesungguhnya terletak pada keragamannya, bukan pada dua nama besar itu saja. Kampanye "There’s More to Indonesia" dari Marriott Bonvoy secara terang-terangan mengajak traveler yang gemar mencari pengalaman baru dan bermakna untuk menjelajahi hidden gems Nusantara, bukan sekadar mengulang destinasi mainstream. Penawaran potongan 10% untuk member Marriott Bonvoy di hotel dan resor partisipan hingga 31 Oktober 2026 dengan masa menginap sampai 31 Maret 2027 memperlihatkan keseriusan menggiring orang ke rute baru.
Lombok dan Belitung: Wajah Lain dari Destinasi Alternatif Bali
Jika Bali mulai terasa penuh dan kehilangan rasa intim, Lombok dan Belitung layak dilihat sebagai destinasi alternatif Bali yang lebih tenang. Hanya berjarak perjalanan singkat dari Bali, Lombok digambarkan sebagai salah satu destinasi yang masih alami dan belum banyak tersentuh, dengan pantai berpasir putih, lautan toska, gunung berapi yang megah, serta air terjun tersembunyi yang menunggu untuk ditemukan. Di pesisir utara Lombok, The Sira, a Luxury Collection Resort & Spa, menjadi gerbang untuk menyelami budaya Sasak, kuliner beragam, dan aktivitas bahari seperti paddleboard di perairan tenang dan menyelam di terumbu karang sekitar Kepulauan Gili. Sementara itu, Belitung menawarkan batuan granit ikonik dan perairan sebening kristal; resor tepi UNESCO Global Geopark di sana diposisikan sebagai eco-luxury hideaway yang cocok bagi mindful traveler pencari ketenangan mutlak. Inilah wajah destinasi tersembunyi Indonesia yang menantang dominasi Bali tanpa meniru keramaiannya.
Bandung dan Manado: Kota Kecil, Pesona Besar
Tidak semua pelarian harus berupa pulau sunyi; beberapa kota menawarkan pesona urban yang lebih manusiawi dibanding ibu kota. Bandung, misalnya, dikenal sebagai kawasan kreatif dengan udara sejuk, fashion lokal yang kuat, dan jejak sejarah seperti Gedung Sate dan Braga; hotel berkonsep stylish di area Dago di sana menempatkan traveler di tengah kombinasi pegunungan dan kuliner otentik Indonesia. Di sisi lain, Manado layak dilihat sebagai destinasi alternatif bagi pencinta wisata kota dan gastronomi. Kota ini memikat traveler urban dengan warisan kuliner pedas yang ikonik dan gaya hidup lokal yang khas. Akomodasi kontemporer di dalam kompleks lapangan golf premium, hanya sekitar 10 menit dari bandara, memberi kenyamanan untuk menjelajahi cita rasa berempah khas Manado sebelum bersantai di tepi kolam renang. Kota-kota seperti Bandung dan Manado membuktikan bahwa pengalaman urban tidak harus berarti kemacetan dan kepadatan ala Jakarta; ia bisa ramah kaki, ramah selera, dan tetap terasa dekat.
Wisata Sulawesi Utara: Laut, Likupang, dan Manado Marriott Resort
Sulawesi Utara adalah contoh sempurna bagaimana destinasi tersembunyi bisa meninggalkan kesan lebih dalam daripada sekadar panorama foto. Laut memang menjadi alasan utama orang datang, tetapi kawasan ini menunjukkan bahwa daya tariknya tidak berhenti di garis pantai. Sebagai bagian dari Coral Triangle, Sulawesi Utara memiliki ekosistem laut sangat kaya yang dapat dinikmati lewat dinding terumbu karang, penyu hijau, dan ikan tropis di Taman Nasional Bunaken, serta aktivitas berlayar, menyelam, dan snorkeling di perairan jernih Likupang. Berjarak sekitar satu jam dan kurang lebih 50 km dari Kota Manado, Manado Marriott Resort & Spa akan hadir di Paputungan, Likupang sebagai titik singgah baru yang strategis. Resor tepi pantai internasional pertama dari Marriott Hotels di Sulawesi Utara ini direncanakan memiliki 344 kamar, suite, dan vila pribadi, lengkap dengan restoran, ruang pertemuan, fasilitas wellness, dan akses langsung ke pesisir. Rencana pembukaan pada kuartal keempat 2026 jelas akan membuka pintu lebih lebar bagi wisata Sulawesi Utara dan memudahkan traveler menjangkau destinasi tersembunyi yang selama ini terasa “jauh”.

Budaya Minahasa: Jiwa di Balik Wisata Bahari Sulawesi Utara
Kekuatan destinasi tersembunyi Indonesia tidak hanya pada alamnya, tetapi pada kedekatan dengan budaya setempat. Sulawesi Utara memberi contoh lewat budaya Minahasa yang menampilkan sisi daerah ini yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat. Setelah meninggalkan laut, wisatawan masih bisa menyerap karakter lokal melalui Tari Kabasaran, kerajinan tradisional, pasar lokal, dan kuliner khas, yang semuanya menjadi bagian dari warisan hidup dan cara lain untuk mengenal daerah ini dari dekat. Di Likupang, alam, budaya, dan kehidupan masyarakat berpadu alami sehingga perjalanan berlangsung tanpa terburu-buru dan terasa lebih tenang. Di sinilah Manado Marriott Resort & Spa berpotensi memainkan peran penting: dengan akses yang nyaman untuk menjangkau pesisir dan komunitas sekitar, resor ini bisa menjadi jembatan antara kenyamanan world-class dan kedekatan dengan budaya Minahasa. Bagi traveler yang bosan dengan paket seragam ala destinasi mainstream, wisata budaya Minahasa menawarkan pengalaman yang bukan hanya dilihat, tapi dirasakan. Pada akhirnya, memilih destinasi alternatif Bali seperti Sulawesi Utara bukan sekadar soal menghindari keramaian, melainkan keputusan sadar untuk menghargai perjalanan yang lebih berakar pada alam dan manusia.






