Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Alumni MAN-PK Satukan Komitmen Pengabdian dalam Musyawarah Nasional

Alumni MAN-PK Satukan Komitmen Pengabdian dalam Musyawarah Nasional
Minat|Pendidikan Usia Sekolah

Pertemuan nasional untuk menguatkan pengabdian

Musyawarah nasional alumni MAN-PK adalah forum lintas daerah yang mempertemukan para lulusan untuk merawat persaudaraan, menyusun arah organisasi, dan meneguhkan peran mereka dalam pengabdian kepada agama dan bangsa. Pada 28–29 Oktober 2026, alumni Madrasah Aliyah Negeri Program Khusus dari berbagai daerah berkumpul di Surabaya untuk menjalankan agenda tersebut. Pertemuan ini penting bukan semata karena mempertemukan banyak angkatan dan kampus, melainkan karena jejaring alumni hanya bernilai jika mendorong tindakan bersama. Semangat yang dibawa dari masa sekolah dapat menjadi landasan untuk berkontribusi di ruang publik, pendidikan, dan kehidupan sosial. Karena itu, komitmen pengabdian alumni sepatutnya menjadi hasil nyata musyawarah, bukan sekadar tema yang terdengar baik.

Silaturahmi sebagai dasar konsolidasi

Silaturahmi nasional dan Musyawarah Nasional I Mahasiswa Alumni MAN-PK berlangsung di Amphitheater Gedung Twin Towers, Kampus A. Yani, UIN Sunan Ampel Surabaya. Agenda dua hari itu mempertemukan mahasiswa alumni dari berbagai perguruan tinggi untuk mempererat hubungan, membangun jejaring, dan merumuskan arah organisasi di tingkat nasional. Fokus pada silaturahmi alumni bukan pelengkap acara: rasa saling terhubung diperlukan agar gagasan dan kerja lintas daerah dapat berlanjut setelah pertemuan usai. Namun, ikatan saja tidak cukup. Musyawarah memberi ruang bagi peserta untuk menyepakati bentuk organisasi dan gerakan bersama, sehingga pertemuan ini menggabungkan kedekatan ant alumni dengan upaya konsolidasi yang lebih terarah.

Dari sejarah sekolah menuju langkah bersama

Tema “39 Tahun MAN-PK, Berkhidmat dan Berdampak” menghubungkan perjalanan lembaga dengan tuntutan agar alumni menghadirkan manfaat di berbagai bidang. Ketua Umum Ikatan Alumni MAPK, Masnun Tahir, mengingatkan bahwa nilai kebersamaan yang dipelajari di sekolah tetap relevan dan perlu diteruskan menjadi khidmat bagi agama serta bangsa. Rangkaian acara mencakup kilas balik perjalanan MAN-PK, silaturahmi nasional, dan gelar wicara bersama tokoh alumni. Pilihan untuk menautkan refleksi sejarah dengan percakapan antargenerasi terasa tepat: kebanggaan pada masa lalu baru bermakna jika menjadi bekal menghadapi kebutuhan masyarakat hari ini. Alumni tersebar di banyak bidang profesi; menghubungkan pengalaman mereka dapat membuka jalan bagi pengabdian yang lebih terkoordinasi.

Musyawarah harus berujung pada kerja nyata

Agenda organisasi menjadi ujian utama bagi konsolidasi tersebut. Peserta membahas pembentukan kepengurusan, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, rancangan pengembangan organisasi, serta pengesahan arah kelembagaan mahasiswa alumni MAN-PK. Rektor UIN Sunan Ampel, Masdar Hilmy, menekankan bahwa gagasan generasi muda perlu diwujudkan melalui tindakan konkret yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa. Pesan itu memberi ukuran yang jelas bagi hasil musyawarah: keputusan seharusnya memudahkan alumni bekerja bersama, menjaga tradisi keilmuan, dan memperluas kontribusi sosial. Konsolidasi tidak selesai saat kepengurusan terbentuk; ia baru berarti ketika jaringan yang dibangun mampu menjaga komitmen dan menghasilkan manfaat. Dengan demikian, pertemuan Surabaya patut dinilai dari kesinambungan langkah para alumninya.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!