Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Recall Masif Kendaraan Listrik: Apa yang Wajib Dilakukan Pemilik

Recall Masif Kendaraan Listrik: Apa yang Wajib Dilakukan Pemilik
Minat|Tips Kendaraan Energi Baru (Perawatan)

Recall kendaraan listrik: sinyal bahaya di balik teknologi canggih

Recall kendaraan listrik adalah tindakan resmi pabrikan untuk menarik dan memperbaiki kendaraan yang sudah dijual karena ditemukan cacat komponen atau perangkat lunak yang dapat mengganggu fungsi keselamatan, seperti sistem bantuan mengemudi, airbag, hingga perlindungan sekring elektronik, sehingga menimbulkan risiko nyata bagi pengemudi, penumpang, dan pengguna jalan lain. Hari ini, gelombang recall kendaraan listrik yang melibatkan Geely, Kia, dan Lucid menunjukkan satu hal: teknologi tidak otomatis berarti aman. Kerusakan LiDAR sistem bantuan, risiko airbag kendaraan listrik terhadap anak, hingga kebakaran sistem sekring elektronik memaksa pemilik keluar dari sikap pasif. Kalau dulu recall dipersepsikan sekadar urusan pabrikan, sekarang ia menjadi ujian kedewasaan pemilik: mau aktif memastikan mobilnya aman, atau menunggu hingga masalah berubah menjadi kecelakaan.

Geely, LiDAR RoboSense, dan kepercayaan yang retak pada fitur bantuan mengemudi

Zhejiang Geely Automobile menarik kembali 74.037 unit Lynk & Co yang diproduksi antara 8 Januari 2025 hingga 12 Desember 2025, mencakup Lynk & Co 900, 10 EM-P, 07, dan 08, serta total hampir 93.000 unit jika digabung dengan Galaxy M9 yang ikut terdampak. Akar masalahnya ada pada kerusakan power IC di unit LiDAR pemasok RoboSense yang membuat pengenalan dan penanganan objek saat fitur bantuan mengemudi gabungan aktif tidak memadai dan berpotensi membahayakan dalam kondisi ekstrem. Ini bukan sekadar kerusakan sensor; ini adalah kegagalan jantung sistem smart driving. Ketika pemilik mulai mendapat peringatan “kegagalan fungsi LiDAR depan” dan fitur bantuan tingkat tinggi terkunci, mereka kehilangan kepercayaan—bukan hanya pada komponen, tapi pada klaim keselamatan merek. Lynk & Co berkomitmen mengganti LiDAR terdampak secara gratis, namun kekhawatiran soal kualitas perbaikan dan penurunan nilai jual kembali memperlihatkan betapa mahal harga reputasi yang retak.

Recall Masif Kendaraan Listrik: Apa yang Wajib Dilakukan Pemilik

Kia EV9: sensornya salah, anak di kursi depan yang menanggung risiko

Kia EV9 menjadi contoh bahwa satu selang sensor yang dipasang tidak tepat bisa mengubah airbag dari pelindung menjadi ancaman. Sebanyak 21.290 unit model tahun 2025 dan 2026 ditarik karena masalah pada sistem pendeteksi penumpang yang berkaitan dengan airbag. Jalur pemasangan selang sensor yang keliru membuat selang dapat terjepit saat kursi penumpang depan dinaikkan ke posisi paling tinggi, sehingga sistem berpotensi gagal menonaktifkan airbag ketika mendeteksi anak di kursi tersebut. Airbag penumpang depan yang tetap aktif saat anak duduk di sana meningkatkan risiko cedera dan membuat kendaraan tidak memenuhi standar keselamatan federal. Pemilik tidak boleh menunggu: lampu peringatan airbag di panel instrumen atau peringatan sabuk pengaman untuk kursi depan meski kosong adalah tanda gangguan yang harus segera diperiksa. Dalam kasus ini, disiplin pemilik untuk membaca tanda dan bertindak cepat sama pentingnya dengan perbaikan teknis dari pabrikan.

Lucid Air dan bahaya kebakaran dari sistem sekring elektronik

Lucid Motors menarik 27.185 unit Lucid Air karena masalah pada sistem perlindungan sekring elektronik yang berpotensi memicu kebakaran. Recall ini mencakup model tahun 2022 hingga 2026 yang diproduksi antara Oktober 2021 hingga Juli 2026. Sumber masalahnya adalah perangkat lunak pengontrol sekring elektronik pada sirkuit lampu eksterior yang memungkinkan sirkuit tetap dialiri listrik saat terjadi lonjakan arus. Akibatnya, sirkuit bisa mengalami panas berlebih, muncul asap, kabel rusak, bahkan kebakaran pada kendaraan. Lebih buruk lagi, gangguan ini dapat mematikan lampu rem tengah dan lampu utama ketika mobil sedang dikendarai, mengurangi visibilitas pengemudi dan membuat kendaraan sulit dilihat pengguna jalan lain. Laporan tiga insiden kebakaran pada lampu utama dan empat kasus asap pada sirkuit lampu rem tengah seharusnya cukup untuk membuat pemilik menganggap recall ini sebagai prioritas keselamatan, bukan sekadar urusan bengkel.

Recall Masif Kendaraan Listrik: Apa yang Wajib Dilakukan Pemilik

Dari risiko ke tindakan: bagaimana pemilik harus menyikapi recall

Tiga kasus besar ini memperlihatkan pola yang sama: cacat kecil di sensor, LiDAR, atau perangkat lunak sekring elektronik dapat berujung pada skenario terburuk—dari smart driving yang buta, airbag yang salah sasaran, hingga kebakaran kendaraan. Recall kendaraan listrik bukan aib yang harus disembunyikan; ia adalah mekanisme koreksi yang melindungi nyawa. Namun manfaatnya bergantung pada kesediaan pemilik untuk bertindak. Pemilik Lynk & Co dan Galaxy M9 harus mengatur waktu penggantian LiDAR yang dijanjikan gratis. Pemilik Kia EV9 perlu waspada terhadap tanda gangguan airbag yang muncul di panel. Pemilik Lucid Air patut memprioritaskan pemeriksaan sistem sekring elektronik sebelum panas berlebih berubah menjadi asap atau api. Kesimpulannya tegas: di era kendaraan listrik yang sarat sensor, sikap aktif pemilik dalam memantau dan menindaklanjuti recall adalah bagian tak terpisahkan dari keselamatan berkendara.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

Related Products

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!