‘Tic Tac Toe’: Potret Hubungan Tanpa Status yang Penuh Tarik-Ulur
‘Tic Tac Toe’ adalah single kolaborasi Onew SHINee dan Zico yang memadukan R&B dan hip-hop untuk menggambarkan dinamika hubungan tanpa status, ketika dua orang saling tertarik namun ragu mendefinisikan arah kedekatan mereka, sehingga setiap gestur dan respons terasa seperti langkah strategis dalam permainan emosi yang belum tentu berakhir dengan komitmen jelas. Onew, vokalis grup K-pop SHINee, menggandeng rapper sekaligus produser musik Zico dalam single terbaru berjudul “Tic Tac Toe” yang dirilis pada 7 Oktober 2026 sebagai bagian dari rangkaian promosi single album Chakgak yang dijadwalkan meluncur pada 20 Oktober 2026. Di sini, tema hubungan tanpa kepastian bukan sekadar latar, melainkan inti narasi yang membuat lagu ini terasa relevan bagi generasi yang akrab dengan istilah “hubungan tanpa label”.

Perpaduan R&B Hip-Hop: Harmoni Dua Dunia Musik
Onew Zico Tic Tac Toe menunjukkan bagaimana kolaborasi R&B hip-hop dapat menghadirkan warna baru ketika dua musisi dengan latar belakang berbeda saling mengisi ruang. Vokal lembut dan emotif Onew memberi fondasi R&B yang hangat, sementara rap penuh dinamika dari Zico menambahkan tekstur hip-hop yang ritmis dan tegas. Aransemen energik dengan irama yang mudah diingat membuat lagu ini tidak tenggelam dalam eksperimen, tetapi tetap ramah telinga bagi pendengar yang mengikuti SHINee single terbaru maupun penggemar hip-hop yang mengikuti karya Zico. Perpaduan ini terasa seperti dialog musikal: Onew mengartikulasikan keraguan dan kepekaan emosional, Zico menegaskan sisi rasional dan impulsif dari hubungan. Hasilnya, “Tic Tac Toe” bukan hanya kolaborasi teknis, melainkan eksplorasi karakter dua dunia musik yang saling melengkapi.
Metafora Permainan dan Cermin Hubungan Modern
Judul “Tic Tac Toe” diambil dari permainan sederhana dengan simbol O dan X yang disusun bergantian untuk membentuk pola tertentu, dan di lagu ini permainan itu menjadi metafora hubungan abu-abu. Setiap langkah di papan permainan menyerupai pesan, tatapan, atau respon yang bisa mengubah arah kedekatan dua orang. Liriknya menggambarkan situasi yang kerap terjadi saat pendekatan: seseorang mencoba membaca perasaan orang lain tanpa kepastian apakah rasa suka tersebut berbalas. Dalam konteks hubungan modern, di mana banyak orang memilih kedekatan tanpa komitmen formal, metafora ini terasa tepat. Lagu ini seolah mengkritik sekaligus menerima realitas bahwa hubungan bisa berjalan intens namun tetap menggantung. Pendengar diajak menyadari bahwa permainan hati punya konsekuensi, bahkan ketika tidak ada kata “resmi” yang diucapkan.
Posisi ‘Tic Tac Toe’ dalam Proyek Solo Onew dan Jejak Kolaborasinya
Sebagai lagu utama kedua dalam proyek Chakgak, “Tic Tac Toe” menegaskan ambisi Onew untuk menjadikan comeback solonya sebagai ruang eksplorasi kolaboratif. Sebelumnya, ia telah memperkenalkan “Mind Games” bersama penyanyi Yuju, dan di single album yang disebut Delusion ini ia menggandeng dua idol sekaligus untuk berpartisipasi. Sejak debut, Onew memang kerap terlibat dalam Onew kolaborasi artis dengan banyak musisi serta idol, dan “Tic Tac Toe” bersama Zico menjadi tambahan penting dalam deretan tersebut. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa Onew tidak puas berada di zona nyaman ballad, melainkan ingin memperluas identitas musikalnya melalui pertemuan genre. Bagi penggemar, hal ini memberi harapan bahwa proyek-proyek solo Onew ke depan akan terus menawarkan kombinasi tak terduga, tanpa kehilangan ciri vokal khasnya.






