Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Troye Sivan, Tinashe dan Jessie Ware Pimpin Musim Rilis Pop-R&B Agustus

Troye Sivan, Tinashe dan Jessie Ware Pimpin Musim Rilis Pop-R&B Agustus
Minat|Menyanyi

Agustus: Bulan Ketika Video Musik Pop Terbaru Menjadi Ruang Cerita

Musik pop dan R&B yang dirilis pada bulan Agustus menunjukkan bagaimana video musik terbaru bukan sekadar pelengkap lagu, tetapi medium visual utama untuk bercerita, membangun identitas artis, dan menghubungkan pengalaman pendengar dengan dunia klub, ruang kerja, hingga kenangan masa kecil secara sinematik dan emosional. Dalam rilis musik internasional beberapa pekan terakhir, Troye Sivan, Tinashe, Jessie Ware, FLO, dan Elley Duhé tampak sepakat: visual yang kuat, konsep yang jelas, dan referensi budaya populer adalah senjata penting untuk memperebutkan perhatian audiens yang kelelahan oleh konten. Mereka tidak lagi puas dengan video performa standar; setiap klip datang dengan premis, karakter, dan atmosfer yang dirancang seperti episode pendek serial favorit.

Troye Sivan, Tinashe dan Jessie Ware Pimpin Musim Rilis Pop-R&B Agustus

Troye Sivan dan Jessie Ware: Klub, Lift, dan Fantasi Pop Bernuansa Pesta

Single Troye Sivan ‘She’s the Best’ menandai pembukaan era baru dengan video musik penuh kejutan yang menempatkan sang musisi di tengah suasana klub glamor bersama drag queen, dengan Nicole Kidman hadir sebagai sosok penonton sekaligus rekan adegan yang memperkuat aura camp dan sensualitas. Pilihan atmosfer klub jelas bukan kebetulan: Troye menjadikan ruang malam sebagai panggung eksplorasi sisi feminin dan fragmen hidup yang berayun antara euforia dan kesepian, sekaligus pengantar menuju album studio keempat bertajuk sama yang dijadwalkan rilis pada 9 Oktober dan ditulis bersama George Daniel, Jack Antonoff, Leland, dan Kaelyn Behr.

Di sisi lain, Jessie Ware memilih ruang yang jauh lebih sehari-hari: sebuah lift kantor. Dalam video musik ‘Sauna’, dirilis 8 Agustus dan disutradarai Jordan Rossi, lift tersebut berubah menjadi ruang dansa sementara yang basah oleh gerakan, tawa, dan kehangatan antar “rekan kantor” yang menari liar. ‘Sauna’ adalah salah satu momen paling lugas dari album keenamnya, “Superbloom”, dan terasa seperti manifesto kecil: jika musim panas harus jadi “Sauna summer”, maka tempat kerja yang paling kaku pun pantas disulap menjadi ruang pelarian dan koneksi. Secara konseptual, kedua video ini sepakat bahwa fantasi pop terbaik lahir ketika ruang biasa—klub yang klise, lift yang membosankan—dibengkokkan menjadi arena kebebasan.

Troye Sivan, Tinashe dan Jessie Ware Pimpin Musim Rilis Pop-R&B Agustus

Tinashe dan FLO: Popstar, Terapi di Klub, dan Narasi R&B Agustus

Musik R&B Agustus terasa seperti jantung dari lonjakan energi pop tahun ini, dan di garis depan ada Tinashe. ‘Melatonin’, dirilis 13 Agustus sebagai single ketiga dari album Tinashe “Popstar”, datang dengan nuansa pesta yang tidak meminta maaf dan produksi yang memelintir hook pop menjadi sesuatu yang agak gelap dan manik. Video musiknya digarap 91 Rules, sutradara yang juga mengerjakan ‘Crash Out’, menegaskan estetika dunia malam yang tersusun. Keputusan menyisipkan potongan suara dari video TikTok viral milik @kyaralechaee—“Why you crying? I never wanna stop partying, I love this shit”—adalah pengakuan terbuka bahwa status popstar di era ini dibangun bersama budaya internet, bukan di atasnya.

Di medan R&B yang lebih kolektif, trio asal Inggris FLO mengangkat konsep klub ke level lain. Album studio kedua mereka, “Therapy At The Club”, berisi 16 lagu yang memposisikan klub sebagai tempat curhat, pelampiasan emosi, dan rekonstruksi kepercayaan diri, dengan tema cinta, patah hati, keinginan, hingga proses penyembuhan. Perilisannya disertai video musik ‘Cry Ugly’, disutradarai Jake Nava, Sienna Nava, dan Marlon Cang, yang pekat dengan narasi emosional di tengah lampu-lampu malam. Menurut mereka, klub bukan hanya tempat menikmati malam, tapi ruang terapi ketika orang-orang dengan luka serupa berbagi lantai dansa. Dengan tur “Therapy At The Club Tour” yang akan dibawa ke Jepang, Singapura, Thailand, dan Malaysia pada September, FLO menegaskan bahwa konsep R&B yang berpusat pada komunitas dan pengalaman malam memiliki daya tarik lintas benua.

Troye Sivan, Tinashe dan Jessie Ware Pimpin Musim Rilis Pop-R&B Agustus

Elley Duhé dan Gelombang Nuansa Musim Panas yang Mengimbangi Hiruk Pikuk Klub

Di tengah ledakan video musik pop terbaru yang berkutat di klub dan kantor, Elley Duhé datang sebagai penyeimbang dengan ‘Salt And Lime’, dirilis 7 Agustus sebagai single ketiga dari album keduanya, “Wounded Angel”. Alih-alih strobe light, Elley memilih matahari musim panas, kaki tanpa alas, air, dan minuman dingin sebagai palet emosional, terinspirasi dari kenangan masa kecilnya saat menghabiskan musim panas yang hangat. Lagu ini ia tulis bersama Joe Reeves, Maya Kurchner, Robert White, dan Nick Lopez, dengan produksi Joe Reeves dan Robby Whyte.

“Wounded Angel” sendiri berisi 14 lagu dengan jajaran produser Jesse Frasure, Joshua Murty, Joe Reeves, dan Robby Whyte, dan disebut Elley sebagai karya paling personal karena mengharuskannya berhadapan dengan bagian diri yang selama bertahun-tahun ia tekan. Jika rilisan klub-sentrik seperti milik Troye, Tinashe, dan FLO mengajak pendengar menari di ruang publik, Elley menawarkan sejenis terapi berbeda: perjalanan sunlit ke akar musikalnya dan sosok diri yang sudah tumbuh. Lanskap rilis musik internasional menjadi terasa lebih lengkap—ada ruang untuk pelarian malam hari, dan ada ruang untuk refleksi di bawah matahari.

Troye Sivan, Tinashe dan Jessie Ware Pimpin Musim Rilis Pop-R&B Agustus

Kesimpulan: Agustus Menegaskan Video Musik sebagai Pusat Semesta Pop-R&B

Jika ada satu takeaway dari rilis musik internasional Agustus, itu adalah bahwa video musik kembali mengambil posisi sebagai pusat semesta pop dan musik R&B. Troye Sivan memakai klub sebagai cermin identitas dan sisi feminin, Jessie Ware mengubah lift menjadi tempat bersenang-senang yang penuh kehangatan, Tinashe menjadikan album Tinashe “Popstar” semacam diorama perasaan tentang menjadi bintang pop sekaligus arsip budaya TikTok, FLO memformulasikan klub sebagai ruang terapi emosional kolektif, dan Elley Duhé mengingatkan bahwa musim panas dan memori masa kecil masih punya daya magis. Mereka tidak mengejar netralitas; setiap rilis memunculkan sikap terhadap dunia: apakah dunia itu lantai dansa, lorong kantor, atau pantai dalam ingatan. Dan bagi pendengar, Agustus adalah undangan terbuka untuk memilih ruang mana yang ingin dihuni.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!