Gambaran Umum: Dua Ponsel Rp2 Jutaan yang Mengincar Momen Gajian
Honor X6c vs X5c Plus adalah perbandingan dua ponsel Rp2 jutaan yang sama‑sama menawarkan baterai besar, kamera berbasis AI, dan kapasitas penyimpanan lega, namun dengan pendekatan fitur berbeda untuk pengguna entry-level hingga menengah yang ingin memaksimalkan momen gajian untuk upgrade smartphone harian mereka. Dalam segmen budget phone, keduanya jelas tidak sekadar adu murah; Honor mencoba menjual kombinasi baterai besar budget phone dan fitur cerdas sebagai pembeda utama. Pertanyaannya: mana yang paling masuk akal untuk dompet dan kebutuhan harian, terutama buat pekerja atau pelajar yang baru terima gaji dan butuh ponsel andalan tanpa bikin keuangan berantakan? Di sini, harga bukan satu‑satunya penentu; cara Anda memakai ponsel sehari‑hari jauh lebih penting.
Perbandingan Spesifikasi Honor: Layar, Performa, dan Daya Tahan
Kalau fokus pada perbandingan spesifikasi Honor, X6c tampak jelas diposisikan satu tingkat di atas X5c Plus meski sama‑sama di kelas ponsel terjangkau. Honor X6c membawa layar 6,61 inci dengan refresh rate 120Hz dan kecerahan hingga 1.010 nits, yang membuat scrolling dan pemakaian di bawah matahari jauh lebih nyaman. X5c Plus mengandalkan layar FullView 6,74 inci 90Hz dengan teknologi Dynamic Dimming Eye Comfort, lebih besar tapi refresh rate standar dan menonjol di aspek kenyamanan mata. Di dapur pacu, X6c memakai MediaTek Helio G81 Ultra dengan RAM Turbo hingga 12GB dan memori internal 256GB, sedangkan X5c Plus menggunakan Helio G81 dengan RAM 4GB yang bisa diperluas menjadi 8GB dan memori 128GB. Pernyataan tegasnya: "Honor X6c menawarkan RAM hingga 12 GB dan penyimpanan 256 GB, sementara Honor X5c Plus dibekali RAM hingga 8 GB dan memori 128 GB." Dari sisi ketahanan, X6c juga unggul berkat SGS 5-Star Drop Protection dan sertifikasi IP64 tahan debu dan percikan air, sedangkan X5c Plus bertahan di level standar.
| Spec | Honor X6c | Honor X5c Plus |
|---|---|---|
| Layar | 6,61 inci, 120Hz, 1.010 nits | FullView 6,74 inci, 90Hz, Dynamic Dimming Eye Comfort |
| Chipset | MediaTek Helio G81 Ultra | MediaTek Helio G81 |
| RAM | Hingga 12GB (6GB + RAM Turbo 6GB) | 4GB + RAM Expansion hingga 8GB |
| Memori Internal | 256GB | 128GB |
| Kamera Utama | 50MP AI Camera | 50MP AI Camera dengan AI Object Recognition & Photo Sharpness Enhancement |
| Kamera Depan | 5MP | Tidak dirinci di sumber |
| Baterai | 5.300 mAh + 35W Honor SuperCharge | 5.260 mAh, fast charging lebih rendah |
| Ketahanan | SGS 5-Star Drop Protection + IP64 Water Resistance | Standar, tanpa sertifikasi khusus disebutkan |

Fitur AI dan Pengalaman Harian: Siapa yang Paling Cerdas?
Di segmen ini, Honor X6c terasa lebih "serius" menggarap fitur AI sebagai nilai jual, sedangkan X5c Plus fokus pada membuat kamera dan penggunaan sehari‑hari lebih ramah pemula. X6c punya AI Button untuk mengakses beragam fitur AI dengan satu sentuhan serta AI Eraser untuk menghapus objek pengganggu di foto. Fitur seperti ini menyasar pengguna yang gemar mengedit konten media sosial tanpa repot memakai aplikasi tambahan. Sementara itu, Honor X5c Plus mengandalkan kamera AI 50MP yang dilengkapi AI Object Recognition dan AI Photo Sharpness Enhancement untuk membuat foto terlihat lebih tajam. Digabung dengan Magic Capsule, sensor sidik jari di samping, dan Face Unlock, X5c Plus jelas diarahkan menjadi smartphone pertama yang "lengkap tapi jinak" bagi pelajar dan mahasiswa. Kutipan yang pantas dicatat: "Honor X5c Plus cocok dijadikan smartphone pertama bagi pelajar, mahasiswa, maupun pengguna yang menginginkan perangkat terjangkau tanpa mengorbankan fitur penting."
Baterai Besar Budget Phone dan Pertimbangan Harga
Keduanya sama‑sama mengandalkan baterai besar budget phone sebagai fondasi, tapi detailnya patut diperhatikan oleh pembeli hemat. Honor X6c membawa baterai 5.300 mAh dengan dukungan 35W Honor SuperCharge; kombinasi ini ideal bagi pekerja mobile yang sering harus isi daya cepat di sela aktivitas. Honor X5c Plus punya baterai 5.260 mAh yang diklaim mampu menemani belajar, bekerja, hiburan, dan game ringan seharian, dengan kesehatan baterai tetap lebih dari 80% setelah 1.000 siklus pengisian. Dari sisi harga, X6c dibanderol Rp2.999.000, sementara X5c Plus berada di Rp2.299.000. Selisih sekitar tujuh ratus ribu rupiah membuat X5c Plus jauh lebih menarik bagi pembeli yang sensitif terhadap budget dan hanya butuh ponsel andalan untuk komunikasi dan media sosial, bukan untuk mengejar fitur kelas menengah.
Kesimpulan: Pilih Sesuai Profil Pengguna, Bukan Sekadar Spek
Pada akhirnya, memilih antara Honor X6c vs X5c Plus bukan soal mana yang lebih "kencang" di kertas, tetapi mana yang paling pas dengan cara Anda memakai ponsel setiap hari. Honor X6c jelas lebih layak untuk pengguna yang mengutamakan fitur AI lengkap, layar 120Hz yang halus, pengisian cepat 35W, memori besar, dan perlindungan fisik berkat IP64 serta SGS 5-Star Drop Protection. Mengeluarkan ekstra uang untuk X6c masuk akal kalau ponsel adalah alat utama kerja dan hiburan Anda. Di sisi lain, Honor X5c Plus tepat sebagai opsi terjangkau bagi pelajar, mahasiswa, atau pengguna kasual yang butuh smartphone pertama dengan spesifikasi lengkap di kelas entry-level, baterai besar, dan fitur kamera AI yang memadai. Untuk pembeli saat momen gajian, strategi paling bijak adalah menilai apakah kelebihan X6c memang akan dipakai setiap hari; kalau tidak, X5c Plus sudah lebih dari cukup.
- Honor X6c – Buy if: Anda ingin layar 120Hz, AI Button, AI Eraser, RAM hingga 12GB, memori 256GB, fast charging 35W, dan perlindungan IP64 + SGS 5-Star.
- Honor X6c – Skip if: Budget sangat terbatas dan Anda tidak butuh fitur AI tambahan atau ketahanan bersertifikasi.
- Honor X5c Plus – Buy if: Anda mencari ponsel Rp2 jutaan lebih murah untuk komunikasi, media sosial, dan hiburan ringan dengan baterai 5.260 mAh dan kamera AI 50MP.
- Honor X5c Plus – Skip if: Anda membutuhkan performa lebih lega (RAM dan memori besar), fast charging lebih cepat, serta perlindungan fisik ekstra ala IP64 dan SGS 5-Star.








