Harga BBM stabil memasuki November
Harga bahan bakar minyak adalah tarif per liter yang dibayar pengendara saat mengisi kendaraan di stasiun pengisian, dan dapat berbeda menurut jenis produk serta penyedia. Per 1 November 2026, harga BBM subsidi maupun nonsubsidi terpantau tidak berubah, sehingga pengendara dapat menyusun anggaran perjalanan akhir pekan dengan lebih pasti. Pertamina dan Shell sama-sama mempertahankan harga jualnya dibandingkan periode sebelumnya. Namun, stabil bukan berarti semua produk mudah ditemukan: ketersediaan bensin di Shell masih menjadi batasan yang perlu diperhitungkan. Harga BBM terbaru berikut merangkum tarif yang tercatat per 31 Oktober dan berlaku memasuki awal November. Sebelum berangkat, cek kembali informasi di SPBU yang akan dikunjungi, terutama bila pilihan bahan bakar atau rute perjalanan bergantung pada produk tertentu.
Bagi pengguna Pertamina, harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter, Biosolar Rp6.800 per liter, dan Pertamax Rp15.950 per liter. Pertamax Green 95 tercatat Rp19.150 per liter, sedangkan Pertamax Turbo Rp19.600 per liter. Harga Pertamax bertahan pada level yang sama sejak Agustus, menurut informasi yang tersedia. Kepastian ini membantu pengendara memperkirakan kebutuhan isi ulang, tetapi tetap bijak menyesuaikan rencana dengan jarak dan kondisi kendaraan, bukan hanya memilih berdasarkan harga.
Daftar harga Pertamina, BP-AKR, dan Vivo
Selain bensin, harga produk diesel Pertamina juga tidak mengalami perubahan: Dexlite dipatok Rp23.700 per liter dan Pertamina Dex Rp25.200 per liter. Rangkuman lintas penyedia menunjukkan bahwa perbandingan harga BBM terbaru tidak cukup hanya melihat satu merek; jenis bahan bakar dan ketersediaannya ikut menentukan pilihan. Berikut daftar harga yang tercatat per 31 Oktober 2026.
| Penyedia | Produk | Harga per liter |
|---|---|---|
| Pertamina | Pertalite | Rp10.000 |
| Pertamina | Biosolar | Rp6.800 |
| Pertamina | Pertamax | Rp15.950 |
| Pertamina | Pertamax Green 95 | Rp19.150 |
| Pertamina | Pertamax Turbo | Rp19.600 |
| Pertamina | Dexlite | Rp23.700 |
| Pertamina | Pertamina Dex | Rp25.200 |
| BP-AKR | BP 92 | Rp16.130 |
| BP-AKR | BP Ultimate | Rp19.330 |
| BP-AKR | BP Ultimate Diesel | Rp25.420 |
| Vivo | Revvo 92 | Rp16.130 |
| Vivo | Revvo 95 | Rp19.330 |
| Vivo | Diesel Primus | Rp25.420 |
Harga yang sama pada sejumlah produk BP-AKR dan Vivo dapat menjadi bahan pembanding, tetapi lokasi SPBU dan ketersediaan tetap perlu diperiksa. Untuk pengendara yang mengandalkan Pertalite atau Biosolar, tarifnya juga tetap sama memasuki November.
Harga BBM Shell dan catatan ketersediaan
Untuk harga BBM Shell, produk yang tercatat tersedia adalah Shell V-Power Diesel dengan tarif Rp25.420 per liter. Produk diesel tersebut dilaporkan tersedia di wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, hingga Jawa Timur. Sebaliknya, Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ belum tersedia; daftar harga per 31 Oktober mencantumkan Shell Super dan Shell V-Power tanpa stok. Karena itu, kestabilan harga bukan jaminan semua pilihan bahan bakar bisa dibeli. Pengendara yang hendak mengisi di Shell sebaiknya memastikan ketersediaan produk terlebih dahulu, khususnya jika membutuhkan bensin dan bukan diesel.
Kesimpulannya, harga BBM per 1 November memberi kepastian anggaran untuk perjalanan akhir pekan, terutama bagi pengguna Pertamina, tetapi kondisi stok Shell membatasi pilihan bensin di jaringan tersebut. Jadikan daftar ini sebagai panduan awal, lalu periksa informasi SPBU tujuan sebelum berangkat agar rencana perjalanan tidak bergantung pada produk yang sedang tidak tersedia.











