Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Pasar Senggol Pesiapan Hampir Rampung, Terminal Bersiap Jadi Pusat Ekonomi

Pasar Senggol Pesiapan Hampir Rampung, Terminal Bersiap Jadi Pusat Ekonomi
Minat|Amfibi

Pasar mendekati garis akhir

Pasar Senggol Pesiapan adalah pasar rakyat yang sedang dibangun di kawasan Terminal Pesiapan Tabanan sebagai bagian dari rencana mengubah terminal menjadi ruang perdagangan dan aktivitas warga yang lebih tertata. Pada 27 Oktober 2026, progres pembangunannya mencapai 88,50 persen, melampaui target rencana 88,16 persen dengan deviasi positif 0,34 persen. Capaian ini menunjukkan pekerjaan berjalan sedikit lebih cepat daripada jadwal, tetapi belum menjadi alasan untuk menganggap tugas sudah selesai. Pengerjaan masih berfokus pada penyelesaian fisik dan pemasangan ornamen. Keberhasilan proyek akan ditentukan bukan hanya oleh rampungnya bangunan, melainkan juga oleh kemampuan pengelolaannya menghadirkan pasar yang mudah diakses, nyaman, dan berguna bagi pedagang maupun pengunjung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tabanan, I Gde Made Partana, menyatakan progres 88,50 persen itu melampaui rencana sebesar 88,16 persen. Angka tersebut memberi tanda positif, namun ukuran yang lebih penting akan terlihat setelah kawasan mulai beroperasi: apakah ruang usaha terisi, kegiatan pasar teratur, dan arus transportasi tetap lancar.

Terminal tetap berfungsi, kawasan diperluas

Rencana Pemkab Tabanan menempatkan Terminal Pesiapan Tabanan sebagai lebih dari sekadar simpul transportasi. Di lahan sekitar 1,5 hektare, kawasan ini akan menampung Pasar Senggol, pasar mobil atau warmob, pasar hobi, dan pasar kios. Fungsi terminal tetap berada di bagian depan, sementara area belakang ditata untuk pasar menurut peruntukannya. Pembagian ini merupakan pilihan yang masuk akal: kegiatan berdagang dapat berkembang tanpa menghapus fungsi transportasi yang sudah ada. Namun, keberhasilannya akan bergantung pada pengaturan akses dan batas ruang yang jelas agar aktivitas pasar tidak mengganggu penumpang dan operasional terminal.

Bagi warga dan pedagang, nilai praktis proyek ini terletak pada peluang mendapatkan area usaha yang lebih tertata sekaligus tetap berada di kawasan yang melayani mobilitas. Pemkab berharap penataan tersebut membuat terminal mendukung transportasi sekaligus menjadi pusat perdagangan baru dengan ruang usaha yang lebih rapi. Harapan itu perlu dibuktikan melalui pengelolaan sehari-hari, bukan hanya desain bangunan.

Identitas lokal harus menjadi bagian dari pengalaman

Ornamen yang dipasang diarahkan untuk menegaskan identitas Tabanan sebagai daerah pertanian dan lumbung pangan Bali. Rencana elemen bangunan mencakup patung sapi bersama petani, lumbung, kayon, ukiran, serta tulisan Latin dan aksara Bali. Pekerjaan fisik juga meliputi dinding batu bulat berpola acak, bata pres, serta cawan polos dan bermotif. Sentuhan lokal dapat membuat kawasan ini terasa berbeda dari pasar generik, tetapi nilai utamanya tetap harus berpijak pada fungsi: ruang yang nyaman, tertata, dan mendukung aktivitas jual beli.

Anggaran penataan lahan ditetapkan sebesar Rp 15 miliar, pembangunan Pasar Rakyat Senggol Pesiapan Rp 11,784 miliar, dan kantor terminal Rp 3,215 miliar. Karena skala investasi publik ini besar, ukuran keberhasilannya semestinya mencakup manfaat nyata bagi pedagang dan pengguna terminal, bukan sekadar penyelesaian ornamen atau bangunan.

Target Desember menuntut kesiapan operasional

Penataan kawasan ditargetkan rampung pada Desember 2026, dengan pagu keseluruhan Rp 29,999 miliar untuk proyek seluas 1,5 hektare. Tenggat itu memberi pemerintah waktu untuk menuntaskan pekerjaan fisik sekaligus memikirkan bagaimana pasar akan dijalankan. Bangunan yang selesai tanpa aturan penggunaan, pengelolaan kebersihan, dan pengaturan arus pengunjung berisiko gagal memenuhi janji sebagai pusat ekonomi Tabanan.

Karena itu, tahap setelah konstruksi perlu mendapat perhatian setara dengan pembangunan. Penentuan pembagian area, akses pedagang, dan kelancaran fungsi terminal akan menentukan apakah pasar senggol, warmob, pasar hobi, serta kios dapat saling mendukung. Proyek ini berpeluang menghidupkan kawasan, tetapi peluang tersebut hanya akan bertahan jika kepentingan pedagang, pengunjung, dan pengguna transportasi diatur dengan baik.

Dengan progres 88,50 persen, Pasar Senggol Pesiapan sudah dekat dengan tahap akhir pembangunan. Namun, ukuran keberhasilan sebenarnya bukan tanggal peresmian, melainkan apakah kawasan itu menjadi tempat usaha yang tertata dan tetap nyaman digunakan sebagai terminal. Jika Pemkab Tabanan mampu menjaga keseimbangan tersebut, Terminal Pesiapan dapat berkembang menjadi pusat ekonomi baru yang memberi manfaat nyata bagi warga.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!