Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Dari Enggang hingga Ikan Toman, Batik Lamandau Bercerita

Dari Enggang hingga Ikan Toman, Batik Lamandau Bercerita
Minat|Gaya Dekorasi

Batik sebagai bahasa identitas lokal

Motif batik Lamandau adalah rancangan kain yang mengolah kekayaan alam dan simbol budaya setempat menjadi pola visual sekaligus pembawa pesan tentang hubungan manusia dengan lingkungannya. Dua karya terbaru memperlihatkan bahwa sumber gagasan lokal bisa hadir lewat pendekatan yang berlainan: komposisi ornamen budaya dan alam, atau satu spesies ikan yang lekat dengan perairan daerah. Perajin Tri Rejeki, dari Desa Sumber Mulya, memperkenalkan batik terbarunya pada Jumat (6/11), sementara Alcita Esti Haku, siswi SMAN 1 Nanga Bulik, merancang motif dengan ikan toman sebagai elemen utama. Keduanya bukan sekadar menghias kain. Mereka menunjukkan bahwa desain batik lokal akan lebih berkarakter ketika berangkat dari hal-hal yang dikenal dan bermakna bagi masyarakatnya, bukan dari ornamen yang bisa ditempelkan ke mana saja.

Dari Enggang hingga Ikan Toman, Batik Lamandau Bercerita

Tri Rejeki merangkai simbol dan alam

Karya Tri memilih komposisi yang kaya: burung enggang berpasangan menjadi objek utama, lalu ditemani sulur tanaman, dedaunan pakis, dan bunga tradisional. Perpaduan simbol budaya Lamandau dengan unsur alam itu disusun sebagai ornamen dekoratif yang harmonis. Secara filosofis, motifnya membawa pesan tentang kebesaran, kemuliaan, dan keseimbangan alam, termasuk harapan akan hubungan selaras antara manusia, lingkungan, dan Sang Pencipta. Pilihan ini kuat karena tidak menggantungkan identitas pada satu ikon saja. Ragam unsur memberi ruang bagi pembaca motif untuk melihat alam dan budaya sebagai bagian dari satu kesatuan. Karya terbaru Tri, yang diperkenalkan di Nanga Bulik, juga mendapat apresiasi dari pengamat budaya setempat karena dinilai memiliki karakter yang memperkuat identitas dan estetika khas Lamandau. Pendekatan ini membuat ornamen bukan sekadar hiasan, melainkan narasi visual.

Alcita menjadikan toman pusat cerita

Berbeda dari komposisi Tri yang memadukan banyak simbol, Alcita memusatkan desainnya pada ikan toman. Ikan ini dipilih sebagai lambang ketangguhan dan kemampuan beradaptasi di berbagai medan perairan. Daun keladi, sulur tumbuhan, dan bebatuan sungai melengkapi gambar: keladi menyimbolkan keindahan yang lahir dari kesulitan, sedangkan batu menggambarkan keteguhan prinsip. Warna biru gelap dan hijau merujuk pada ketenangan sungai serta kesuburan alam Lamandau. Hasilnya, batik ikan toman menyampaikan filosofi melalui satu tokoh utama yang mudah dikenali, tetapi tetap ditopang detail bermakna. Karya siswi SMAN 1 Nanga Bulik ini lahir sebagai apresiasi terhadap kekayaan alam dan warisan setempat. Sekolah menyambut positif kreativitasnya; bagi generasi muda, desain tersebut menjadi cara konkret merawat budaya sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga alam.

Dua pendekatan, satu identitas

Perbandingan kedua karya memperlihatkan bahwa motif lokal tidak harus mengikuti satu formula. Tri membangun makna melalui hubungan antara enggang, tumbuhan, dan bunga; Alcita mengembangkan cerita yang berpusat pada ikan toman, lalu menguatkannya dengan unsur sungai dan warna alam. Ragam pendekatan ini memperkaya khazanah batik Lamandau: satu menonjolkan keselarasan sejumlah simbol, satu lagi membuat ikon fauna tampil sebagai pusat pesan. Kepala pelaksana tugas SMAN 1 Nanga Bulik, Ujang Suryana, berharap karya Alcita dapat menjadi identitas baru yang mewakili karakter lingkungan dan budaya Lamandau serta diterima masyarakat luas. Pesan sang siswi pun jelas: generasi muda perlu menjaga alam dan merawat warisan budaya lokal. Pada akhirnya, kekuatan desain batik lokal terletak pada kejujuran sumber inspirasinya. Ketika alam dan budaya diterjemahkan dengan pemahaman, kain dapat menjadi penanda identitas yang hidup.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!