Satu rangkaian untuk kebutuhan rumah yang berbeda
Perangkat smart home adalah alat terhubung yang membantu mengerjakan tugas rumah tangga, mulai dari membersihkan permukaan hingga menjaga udara dan mengawasi keamanan, agar rutinitas sehari-hari lebih praktis. Pada 5 November 2026, Xiaomi meluncurkan enam perangkat baru untuk memperluas ekosistem rumah pintar dengan pilihan yang mencakup tiga penyedot debu kering, satu pembersih basah-kering, satu pemurni udara, dan satu kamera pengawas. Ragam ini lebih berguna daripada sekadar menambah daftar produk: kebutuhan rumah tidak seragam, dan satu alat tidak dapat menggantikan fungsi perangkat lainnya. Penyedot debu menangani kotoran kering, sedangkan perangkat basah-kering ditujukan untuk pekerjaan lantai yang berbeda. Air purifier Xiaomi berfokus pada kualitas udara, sementara kamera berperan dalam pemantauan rumah. Peluncuran ini memperluas pilihan berdasarkan pekerjaan yang ingin diselesaikan, bukan menuntut setiap rumah membeli seluruh lini.

Tiga tingkat vacuum cleaner Xiaomi
Perbedaan paling jelas terlihat pada lini vacuum cleaner Xiaomi: daya hisap dan kelengkapan meningkat dari model dasar ke model tertinggi. Mijia Vacuum Cleaner 4 C menawarkan daya hisap 170 AW, dua kepala sikat, sikat anti-tangle untuk mengurangi lilitan rambut, lampu LED pada nozzle, dan baterai hingga 75 menit. Ia paling masuk akal untuk pembersihan rutin. Mijia Vacuum Cleaner 4 menaikkan daya hisap menjadi 230 AW dan menyediakan tiga kepala sikat, sistem dual anti-tangle, tabung fleksibel untuk menjangkau kolong furnitur, serta waktu operasi hingga 90 menit. Model Pro mencapai 280 AW, membawa tujuh aksesori untuk berbagai permukaan, deteksi debu dengan cahaya biru sudut lebar 180 derajat, deteksi kotoran pintar, pipa fleksibel, dan baterai hingga 90 menit. Angka lebih tinggi berarti kapasitas dan pilihan perlengkapan lebih besar, tetapi kebutuhan harian sederhana tidak otomatis memerlukan model tertinggi.
Melampaui penyedotan debu
Nilai rangkaian ini tidak berhenti pada tiga vacuum cleaner. Xiaomi juga memasukkan satu pembersih lantai basah-kering, satu pemurni udara, dan satu kamera pengawas, sehingga pengguna dapat memilih alat menurut masalah rumah yang ingin ditangani. Pembersih basah-kering melengkapi penyedot debu kering untuk kebutuhan lantai yang memerlukan penanganan berbeda; sementara itu, air purifier Xiaomi ditujukan untuk menjaga kualitas udara, dan kamera membantu pemantauan keamanan. Informasi yang tersedia tidak merinci model maupun spesifikasi ketiga perangkat tersebut, jadi tidak tepat menyamakan kemampuan atau menobatkan salah satunya sebagai yang terbaik. Namun, pembagian fungsi ini membuat strategi produknya terbaca: rumah pintar bukan hanya soal otomatisasi, melainkan juga memilih perangkat yang mengurangi pekerjaan tertentu. Dampak praktisnya bergantung pada kebutuhan penghuni, bukan banyaknya perangkat yang dikumpulkan.
Pilihan lebih luas, bukan kewajiban membeli semuanya
Peluncuran enam perangkat ini memperluas pilihan rumah tangga dari membersihkan lantai dan karpet sampai menjaga udara serta memantau rumah. Arah tersebut sejalan dengan alasan yang disampaikan Country Director Xiaomi Indonesia, Michael Feng: teknologi rumah pintar dirancang memberi manfaat langsung, termasuk efisiensi pembersihan, kualitas udara, dan keamanan. Meski begitu, banyaknya kategori tidak berarti setiap rumah memerlukan keenamnya. Rumah dengan banyak karpet mungkin lebih terbantu oleh vacuum berdaya hisap dan aksesori lebih lengkap; untuk rutinitas ringan, model 4 C menawarkan fitur yang lebih terarah. Sementara kebutuhan udara dan pemantauan keamanan berada pada kategori tersendiri. Kesimpulannya, kekuatan peluncuran ini adalah keluasan fungsi dan tingkatan pilihan, bukan satu perangkat ajaib untuk semua pekerjaan. Konsumen sebaiknya memilih berdasarkan tugas rumah yang paling sering menyita waktu.







