Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Wisatawan Asing Pilih Kereta Api, Sinyal Baru Transportasi Pariwisata

Wisatawan Asing Pilih Kereta Api, Sinyal Baru Transportasi Pariwisata
Minat|Destinasi Luar Negeri

Kereta Api Jadi Wajah Baru Transportasi Pariwisata

Kereta api wisatawan asing adalah tren perjalanan ketika pelancong mancanegara menjadikan layanan kereta sebagai moda utama untuk berpindah kota, sekaligus bagian dari pengalaman menikmati lanskap, budaya, dan destinasi yang tersebar di berbagai wilayah, bukan sekadar sarana transportasi penghubung antara bandara, hotel, dan objek wisata utama saja. Di Jawa Timur, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat 182.155 penumpang warga negara asing menggunakan layanan kereta api pada periode Januari–September 2026, naik 8,6 persen dibanding 167.736 penumpang pada periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan sinyal bahwa transportasi pariwisata Indonesia mulai bergeser: wisatawan asing tidak puas hanya dengan rute udara–hotel–pantai, mereka ingin perjalanan yang aman, nyaman, efisien, dan punya cerita.

Surabaya–Malang: Koridor Kereta yang Naik Kelas Jadi Destinasi

Lonjakan wisatawan asing di Jawa Timur memperlihatkan bagaimana koridor Surabaya Malang kereta naik kelas dari sekadar jalur logistik menjadi jalur wisata. Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Malang kini menjadi dua simpul utama mobilitas wisatawan mancanegara di wilayah Daop 8 Surabaya. Dari total penumpang asing, 71.107 orang tercatat berangkat dari berbagai stasiun di wilayah ini, naik 9,9 persen dibanding periode sebelumnya. Kutipan yang layak dicatat datang dari Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono: peningkatan penumpang asing menunjukkan kereta api tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman wisata. Ini berarti rute Surabaya–Malang bukan cuma jalur penghubung, melainkan “panggung” yang memperkenalkan kota-kota kecil, sawah, pegunungan, dan stasiun-stasiun menengah yang selama ini luput dari brosur pariwisata.

Bandung: Kereta sebagai Gerbang Wisatawan Mancanegara

Jika Jawa Timur menunjukkan lonjakan, Bandung wisatawan mancanegara memberi bukti bahwa kereta api sudah menjadi gerbang utama kedatangan. Di wilayah Daop 2 Bandung, sebanyak 56.608 wisatawan mancanegara menggunakan layanan kereta api dari berbagai stasiun pada periode Januari hingga Agustus 2026. Dari jumlah tersebut, 43.706 pelanggan berangkat dari Stasiun Bandung, menegaskan peran stasiun ini sebagai titik keberangkatan penting bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam dan budaya Bumi Parahyangan. Menurut Kuswardojo, Manager Humas Daop 2 Bandung, perjalanan menggunakan kereta menawarkan pengalaman tersendiri karena sepanjang rute, pelanggan dapat menyaksikan beragam keindahan alam Jawa Barat. Ini memperlihatkan bahwa transportasi pariwisata Indonesia melalui kereta api bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga soal narasi visual: lembah, jembatan, dan persawahan menjadi bagian dari paket wisata.

Wisatawan Asing Pilih Kereta Api, Sinyal Baru Transportasi Pariwisata

Dampak bagi Wisatawan dan Pelaku Pariwisata

Bagi wisatawan asing, kereta api wisatawan asing menawarkan kombinasi yang sulit ditandingi: perjalanan aman, nyaman, dan efisien untuk berpindah dari satu kota ke kota lain, sekaligus akses langsung ke pusat aktivitas masyarakat dan destinasi yang tersebar. Bagi pelaku pariwisata, ini membuka peluang baru: hotel, kafe, dan tur lokal di sekitar stasiun bisa memposisikan diri sebagai “pemberhentian wajib” di rute kereta. KAI sendiri mendorong perjalanan yang lebih terencana dengan imbauan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi booking.kai.id, atau kanal mitra penjualan resmi. Langkah ini penting karena wisatawan mancanegara cenderung mengandalkan pemesanan digital sebelum berangkat. Ketika tiket, jadwal, dan koneksi antarkota jelas, mereka lebih berani memasukkan kota-kota non-ikonik ke dalam rencana perjalanan.

Agenda Berikutnya: Kereta sebagai Tulang Punggung Wisata

Pertanyaannya sekarang bukan lagi apakah wisatawan asing akan memakai kereta, tetapi apakah ekosistem pariwisata siap menjadikan kereta sebagai tulang punggung. KAI Daop 2 Bandung menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, mengoptimalkan fasilitas di stasiun maupun di dalam kereta, serta menjaga keselamatan perjalanan. Mereka juga menyatakan akan terus menghadirkan layanan yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan. Namun, agar transportasi pariwisata Indonesia benar-benar naik kelas, upaya ini perlu disambut oleh pemerintah daerah dan pelaku usaha: integrasi jadwal kereta dengan tur lokal, informasi wisata di stasiun, hingga paket “Surabaya Malang kereta” atau lintas Bandung yang menggabungkan tiket kereta dan aktivitas. Kesimpulannya, lonjakan 8,6 persen di Jawa Timur dan puluhan ribu penumpang di Bandung bukan puncak, melainkan titik awal redefinisi cara berwisata dengan kereta.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!