Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Asesmen Tertib di Sekolah Formal dan Nonformal

Asesmen Tertib di Sekolah Formal dan Nonformal
Minat|Pendidikan Usia Sekolah

Asesmen sebagai cermin pembelajaran

Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah evaluasi untuk mengukur capaian akademik peserta didik, sementara Asesmen Nasional memetakan mutu pendidikan melalui penilaian yang terstandar. Pelaksanaan keduanya di sekolah formal dan TKA di jalur nonformal memperlihatkan bahwa evaluasi dapat berlangsung tertib sekaligus menjangkau peserta dengan latar pendidikan berbeda. Di SMA Negeri 4 Palembang, 360 murid mengikuti TKA dan Asesmen Nasional 2026 dalam dua gelombang: 216 peserta pada gelombang pertama dan 144 pada gelombang kedua. Di PKBM Budi Utomo Sluke, 92 peserta didik kesetaraan mengikuti TKA. Angka-angka ini penting bukan semata karena besarnya peserta, melainkan karena kesempatan untuk menunjukkan hasil belajar tidak berhenti pada jalur sekolah reguler. Mutu asesmen semestinya dinilai pula dari keteraturan pelaksanaan dan terjaminnya akses bagi setiap peserta.

Asesmen Tertib di Sekolah Formal dan Nonformal

Dua jalur, satu kebutuhan akan evaluasi

Pelaksanaan TKA 2026 di Palembang dan Rembang menunjukkan dua cara penyelenggaraan yang sama-sama menuntut kesiapan, ketertiban, dan kesempatan yang setara. Di SMAN 4 Palembang, sekolah membagi ujian menjadi dua gelombang untuk menjaga suasana tetap kondusif. Secara umum kegiatan berjalan tertib dan lancar, meski gangguan teknis pada hari kedua, 27 Oktober 2026, berdampak pada ujian Bahasa Inggris dan Survei Lingkungan Belajar. Sekolah kemudian mengadakan ujian susulan pada 30 Oktober bagi peserta terdampak agar mereka dapat menuntaskan seluruh tahapan. Sementara itu, TKA pendidikan nonformal di PKBM Budi Utomo Sluke berlangsung secara daring dengan komputer selama dua hari, 31 Oktober hingga 1 November 2026, dalam sesi pukul 07.00–08.45 WIB. Respons tertib di sekolah dan antusiasme peserta PKBM mengingatkan bahwa penyelenggaraan yang terencana adalah bagian penting dari keadilan evaluasi.

TKA perlu bermakna setelah ujian

Nilai asesmen baru berguna jika hasilnya membantu peserta didik dan lembaga memahami langkah berikutnya. Kepala PKBM Budi Utomo Sluke, Sutrisno, menyebut TKA sebagai tolok ukur serapan dan pencapaian akademik peserta pendidikan kesetaraan. Bagi peserta Paket C setara SMA dan Paket B setara SMP, hasil yang memenuhi kriteria kelulusan menjadi harapan nyata, bukan sekadar angka. Pada jalur formal, capaian TKA siswa SMA di Palembang diharapkan menjadi bekal lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri, sekaligus memberi masukan bagi peningkatan mutu sekolah dan Rapor Pendidikan. Namun, asesmen tidak seharusnya diperlakukan sebagai tujuan akhir atau ukuran tunggal kualitas belajar. Nilainya terletak pada tindak lanjut: sekolah dan penyelenggara perlu menggunakan hasil untuk mengenali kebutuhan pembelajaran, sementara peserta tetap memperoleh dukungan dan kesempatan yang adil.

Kelancaran adalah awal, bukan akhir

Dua laporan ini memberi gambaran positif: 360 murid di Palembang menuntaskan rangkaian TKA dan Asesmen Nasional dengan penanganan susulan bagi peserta terdampak, sedangkan 92 peserta PKBM mengikuti TKA dengan antusias. Perbedaan jalur pendidikan tidak mengurangi pentingnya evaluasi yang tertib dan dapat diakses. Justru, pelaksanaan yang mencakup sekolah formal serta pendidikan kesetaraan memperluas gambaran capaian belajar. Tantangan berikutnya adalah memastikan hasil asesmen diterjemahkan menjadi perbaikan pembelajaran, bukan hanya laporan pelaksanaan atau target kelulusan. Kedisiplinan peserta dan pengaturan ujian yang baik patut diapresiasi, tetapi kualitas pendidikan akan terlihat dari dukungan yang diberikan setelah nilai diperoleh. Kesimpulannya, kelancaran asesmen merupakan fondasi yang perlu disertai tindak lanjut nyata agar setiap peserta memperoleh manfaat dan kesempatan berkembang.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!