Motorola Razr Fold: Ponsel Lipat Premium yang Menyasar Pengguna Serius
Motorola Razr Fold adalah ponsel lipat premium bergaya book-style dengan layar foldable 8,1 inci LTPO 2K, layar luar 6,6 inci, engsel teardrop baja tahan karat, perlindungan Gorilla Glass Ceramic 3, kamera kelas flagship, baterai besar, audio Dolby Atmos, serta fitur kecerdasan buatan terintegrasi untuk produktivitas dan hiburan berbasis multitasking. Dari awal, Motorola Razr Fold Indonesia diposisikan bukan sebagai gimmick teknologi, melainkan alat kerja dan hiburan yang serius. Motorola Indonesia resmi menghadirkan Motorola Razr Fold pada 15 Juli 2026 sebagai smartphone foldable bergaya book-style pertama perusahaan di pasar nasional. Perangkat ini menyasar pengguna yang siap membayar mahal untuk layar besar, performa tinggi, dan AI canggih. Pertanyaannya: dengan harga promosi sekitar Rp25,499 juta selama pre-order, apakah ia layak menjadi alternatif Galaxy Z Fold?

Desain Book-Style, Layar 8,1 Inci, dan Kualitas Rangka: Kelebihan Nyata?
Motorola Razr Fold mengusung desain ramping dengan ketebalan 4,55 mm saat dibuka dan 9,89 mm ketika dilipat, bobot 243 gram, serta sertifikasi IP49. Layar cover OLED 6,6 inci beresolusi 2.520 x 1.080 piksel dengan refresh rate hingga 165Hz melengkapi layar utama LTPO 2K berukuran 8,1 inci yang menjadikannya seperti tablet mini saat dibuka. Motorola juga menyematkan engsel teardrop berbahan baja tahan karat dan memperkuat layar dalam dengan pelat titanium, Ultra-Thin Glass, dan Anti-Shock Film. Eksteriornya dilindungi Corning Gorilla Glass Ceramic 3, menjadikannya perangkat pertama yang memakai material ini di bodi luar. Secara desain, ini bukan sekadar mengikuti tren; Motorola jelas ingin mengirim pesan bahwa mereka siap bertarung di kelas premium, bukan hanya nostalgia nama Razr.

AI, Kamera, dan Multimedia: Bukan Cuma Layar Besar
Kekuatan Motorola Razr Fold tidak berhenti di layar. Di sektor multimedia, perangkat ini membawa Dolby Atmos dan sistem audio Sound by Bose untuk audio stereo yang lebih kaya. Di sisi kamera, Razr Fold menawarkan tiga kamera belakang: kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYTIA 828, kamera telefoto periskop 50 MP dengan zoom optik hingga 3x, dan kamera ultrawide 50 MP, plus dukungan perekaman video hingga 8K dengan Dolby Vision. Motorola menjadikan kecerdasan buatan sebagai salah satu nilai jual utama Razr Fold, dengan moto ai yang terintegrasi dengan Microsoft Copilot, Google Gemini, dan Perplexity AI. Fitur seperti Catch Me Up dan Pay Attention dirancang untuk merangkum notifikasi dan mengubah percakapan menjadi transkrip real-time, membuatnya terasa seperti asisten digital pribadi ketimbang sekadar ponsel lipat mahal.

Harga Razr Fold, Strategi Pasar, dan Head-to-Head dengan Galaxy Z Fold
Motorola resmi memperluas portofolio smartphone premium dengan menghadirkan Motorola Razr Fold, ponsel lipat bergaya book-style pertama yang dipasarkan di Tanah Air. Perangkat yang diperkenalkan pada 15 Juli 2026 ini hadir untuk bersaing di segmen flagship dengan mengandalkan desain foldable bergaya book-style, layar besar, fitur kecerdasan buatan, kamera kelas atas, dan baterai berkapasitas besar. Selama masa pre-order 13–21 Juli, harga Razr Fold dipatok Rp25.499.000 melalui Shopee, Erafone, dan Digiplus, sebelum kembali ke harga resmi Rp29.999.000. Dengan banderol ini, Motorola jelas menempatkan diri sebagai penantang langsung Samsung Galaxy Z Fold, bukan opsi "murah". Menurut Bagus Prasetyo, peluncuran Razr Fold adalah langkah untuk memperkuat posisi Motorola di segmen smartphone premium yang kian kompetitif dan menghadirkan teknologi sesuai kebutuhan pengguna masa kini.
Apakah Motorola Razr Fold Layak Dibeli?
Kehadiran Motorola Razr Fold Indonesia adalah sinyal bahwa pasar ponsel lipat premium tidak lagi dimonopoli satu merek. Motorola menawarkan layar foldable 8,1 inci, AI canggih, kamera 50 MP berlapis, dan audio premium dalam satu paket. Untuk pengguna yang menginginkan perangkat kerja sekaligus hiburan dengan multitasking nyaman, mode Laptop dan Tent, serta integrasi AI lintas platform, Razr Fold terlihat sangat menggoda. Namun, dengan harga promosi di kisaran Rp25,499 juta dan harga resmi mendekati Rp30 juta, ini jelas bukan pilihan rasional bagi semua orang. Jika Anda sekadar ingin ponsel cepat dan kamera bagus, flagship non-lipat lebih efisien. Tapi jika Anda ingin ponsel lipat premium dengan karakter berbeda dari Galaxy Z Fold, Motorola Razr Fold layak masuk daftar pendek.




