Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Lawan Arus dan Tanpa Helm Masih Mendominasi di Samarinda

Lawan Arus dan Tanpa Helm Masih Mendominasi di Samarinda
Minat|Asia Tenggara

Dua pelanggaran yang terus berulang

Operasi Patuh Mahakam adalah kegiatan kepolisian untuk meningkatkan kepatuhan berlalu lintas melalui pencegahan, edukasi, dan penindakan demi menekan risiko kecelakaan. Di Samarinda, Satlantas menempatkan pengendara tanpa helm dan pelanggaran lawan arus sebagai perhatian utama karena keduanya masih kerap ditemukan saat pengaturan lalu lintas pagi. Pada hari ketiga operasi, Rabu, 28 Oktober 2026, dua pelanggaran tersebut masih mendominasi temuan petugas di sekitar Pasar Segiri. Ini bukan pelanggaran kecil yang bisa dianggap sebagai jalan pintas atau kelalaian sepele: satu menghilangkan perlindungan kepala, sedangkan yang lain menempatkan pengguna jalan berhadapan langsung dengan arus kendaraan. Penertiban perlu konsisten, tetapi keberhasilan tidak semestinya diukur dari banyaknya pengendara yang dihentikan. Ukuran yang lebih penting ialah apakah kebiasaan berisiko itu berkurang setelah petugas meninggalkan lokasi.

Jalan pintas yang menambah bahaya

Konteks utama penertiban berada di kawasan padat aktivitas Pasar Segiri, Jalan Perniagaan, tempat sistem satu arah belum sepenuhnya dipatuhi. Sejumlah pengendara motor nekat melawan arus dengan alasan ingin mempersingkat perjalanan di dalam kompleks pasar. Namun, jarak yang dihemat tidak sebanding dengan bahaya yang dibebankan kepada pengendara dari arah berlawanan. Dalam penyisiran singkat di dekat Pasar Segiri, petugas mendapati sekitar 12 hingga 13 pengendara melakukan pelanggaran. Angka itu menunjukkan bahwa sosialisasi dan penindakan yang sudah dilakukan belum cukup mengubah perilaku di titik rawan. Memperluas pengawasan hingga kawasan belakang Jalan Belatuk dapat menutup jalur alternatif untuk menghindari rambu atau petugas, tetapi penataan arus dan pemahaman warga tentang aturan satu arah tetap harus menjadi bagian dari upaya jangka panjang.

Helm bukan perlengkapan opsional

Temuan pengendara tanpa helm tidak hanya menyangkut orang yang mengemudikan sepeda motor; penumpang yang dibonceng juga ditemukan tidak memakai perlindungan kepala. Helm berstandar SNI merupakan perlengkapan keselamatan penting ketika kecelakaan terjadi, sehingga alasan terburu-buru atau hanya menempuh perjalanan dekat tidak menghapus risikonya. Dalam razia hari ketiga, seorang pengendara yang dihentikan karena tidak mengenakan helm mengatakan dirinya baru pulang dari rumah sakit dan sedang menuju rumah. Kisah itu menggambarkan bagaimana alasan pribadi bisa terasa mendesak bagi pengendara, tetapi tidak mengubah fungsi helm maupun akibat yang mungkin muncul saat terjadi benturan. Penegakan yang disertai penjelasan masuk akal lebih berpeluang membangun kepatuhan daripada teguran yang berhenti pada rasa takut terhadap razia. Keselamatan seharusnya menjadi kebiasaan setiap perjalanan, bukan respons sesaat ketika petugas berjaga.

Pencegahan harus terlihat di jalan

Satlantas Polresta Samarinda membagi pendekatan Operasi Patuh Mahakam dengan porsi 50 persen untuk pencegahan, 30 persen untuk penegakan hukum, dan 20 persen untuk edukasi atau upaya preemtif. Komposisi ini tepat jika langkah pencegahan benar-benar hadir di titik yang bermasalah, bukan hanya tercantum sebagai prioritas. Operasi berlangsung selama 14 hari, dari 26 Oktober hingga 8 November 2026, dan petugas menyisir sejumlah lokasi rawan untuk memantau kepatuhan serta menekan potensi kecelakaan. Pendekatan persuasif dan teguran simpatik dapat membantu, tetapi harus dibarengi pengawasan yang konsisten terhadap pelanggaran lawan arus, penggunaan helm, dan kepatuhan pada rambu. Pada akhirnya, lalu lintas Samarinda akan lebih aman bukan karena operasi berlangsung selama dua pekan, melainkan jika warga tetap tertib setelah pengawasan intensif berakhir.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!