Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Pemindai Peti Kemas Canggih Pelindo Ubah Wajah Keamanan Logistik

Pemindai Peti Kemas Canggih Pelindo Ubah Wajah Keamanan Logistik
Minat|Asia Tenggara

Pemindai Peti Kemas: Dari Alat Tambahan Menjadi Tulang Punggung Keamanan Logistik

Pemindai peti kemas adalah layanan pemeriksaan kontainer berbasis teknologi pemindaian mirip x-ray yang ditempatkan di kawasan pelabuhan untuk mempercepat dan menertibkan proses pemeriksaan barang, sekaligus memperkuat keamanan logistik dan kelancaran arus ekspor impor Indonesia dengan cara memindai isi peti kemas tanpa membongkar fisik kontainer satu per satu. Pelindo tidak memperkenalkan teknologi ini sebagai pelengkap kosmetik layanan, tetapi sebagai gigi baru dalam mesin pengawasan barang yang melewati terminal pelabuhan Surabaya dan jaringan pelabuhan lain dalam ekosistemnya. Dalam konteks rantai pasok yang makin kompleks, pemindai peti kemas adalah jawaban terhadap tuntutan keamanan logistik yang tegas sekaligus kebutuhan percepatan pelayanan yang selama ini sering dipersepsikan saling berbenturan.

Langkah Berani Pelindo di Terminal Peti Kemas Surabaya

Loncatan teknologi ini dimulai ketika PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkenalkan layanan tambahan berupa pemindai peti kemas kepada pelaku usaha dalam ekosistem logistik di Jawa Timur. Sosialisasi digelar bertahap di Ruang Toba, Terminal Peti Kemas Surabaya, menyasar GINSI pada 10 September, ALFI/ILFA pada 15 September, dan GPEI pada 16 September. Langkah terstruktur ini menunjukkan Pelindo paham bahwa teknologi canggih tanpa penerimaan pengguna hanya akan menjadi monumen mahal. Di terminal pelabuhan Surabaya, atmosfer pertemuan bahkan digambarkan “membara” karena pelaku logistik penasaran terhadap kecanggihan sistem pemindaian yang disebut siap membuat proses ekspor-impor “makin kilat, super aman, dan anti ribet”. Di balik gaya komunikasi yang bernada heboh, keputusan Pelindo sebenarnya sangat strategis: memposisikan pelabuhan bukan sekadar titik bongkar muat, tetapi simpul kontrol keamanan logistik yang lebih serius.

Dari Pengawasan Bea Cukai ke Manfaat Nyata bagi Pelaku Ekspor-Impor

Pelindo secara terang menempatkan pemindai peti kemas sebagai bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan fungsi pengawasan dan pengamanan barang yang menjadi tugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Teknologi pemindaian diharapkan dapat membantu proses pemeriksaan komoditas yang keluar dan masuk melalui pelabuhan, baik untuk kegiatan ekspor maupun impor. Secara praktis, ini berarti pemeriksaan kontainer berisiko tinggi dapat dilakukan lebih cepat tanpa mengorbankan ketelitian, sementara arus barang legal tidak tertahan oleh prosedur pemeriksaan manual yang panjang. Narasi “barang berbahaya dan ilegal auto ciut, sementara arus barang legal meluncur sat-set” menggambarkan ambisi Pelindo untuk menyeimbangkan disiplin pengawasan dengan kecepatan layanan. Bagi eksportir dan importir, manfaatnya jelas: pemeriksaan yang lebih terukur, potensi antrean berkurang, dan kepastian proses yang lebih kuat dalam operasi ekspor impor Indonesia.

Sosialisasi Intensif: Mengurangi Resistensi, Membangun Kepercayaan

Pelindo tidak berhenti pada pemasangan alat; mereka menggelar sosialisasi maraton kepada anggota GINSI, ALFI/ILFA, dan GPEI Jawa Timur untuk memastikan pelaku usaha memahami mekanisme layanan pemindaian peti kemas, termasuk prosedur operasional dan pelaksanaannya di kawasan pelabuhan. Sub Regional Head Jawa menegaskan bahwa layanan ini bukan hanya untuk meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga mendukung upaya Bea Cukai dalam memastikan keamanan komoditas yang didistribusikan melalui pelabuhan. Simulasi operasional bersama Bea Cukai, sesi tanya jawab, serta kesempatan menyampaikan masukan adalah langkah penting untuk mengurangi resistensi terhadap sistem baru. Pemahaman yang sama antara operator pelabuhan, instansi pemerintah, dan pengguna jasa dinilai penting agar penerapan layanan dapat berjalan optimal tanpa menghambat arus barang. Di titik ini, pemindai peti kemas mulai diposisikan bukan sebagai ancaman tambahan prosedur, melainkan alat bantu yang bisa mempercepat dan menertibkan proses yang sebelumnya sering dianggap memakan waktu.

Menuju Sistem Logistik yang Aman, Andal, dan Berdaya Saing

Secara jangka panjang, Pelindo berharap pemanfaatan teknologi pemindaian dapat memperkuat aspek keamanan dalam pemeriksaan peti kemas sekaligus mendukung pelayanan yang lebih efektif dan efisien. Dengan kolaborasi antarpemangku kepentingan—dari Bea Cukai Tanjung Perak, KSOP Utama Tanjung Perak, hingga Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Timur—layanan ini diharapkan turut mendukung terciptanya sistem logistik nasional yang aman, andal, dan berdaya saing. Dalam ekosistem ekspor impor Indonesia yang menghadapi tekanan ketat soal keamanan dan ketertelusuran, pemindai peti kemas adalah sinyal bahwa pelabuhan tidak lagi puas menjadi penghubung fisik, tetapi bersedia menjadi penjaga kualitas rantai pasok. Tantangannya ke depan adalah konsistensi operasional dan perluasan ke terminal lain, namun arah kebijakan sudah jelas: keamanan logistik tidak boleh mengorbankan kelancaran, dan kelancaran tidak boleh mengabaikan pengawasan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!