Kalau saya ingin bolu marmer klasik dengan bagian tengah cokelat hazelnut, marble cake Nutella lumer ini yang saya pilih: adonan cokelatnya tetap memakai dark compound, sementara Nutella menjadi lapisan isi. Takaran utamanya 220 g mentega, 150 g terigu protein sedang, 150 g gula halus, 6 kuning telur, 4 putih telur, dan 100 g dark compound, lalu dipanggang pada 180°C sekitar 40 menit.
Supaya tidak bantat, bagian paling penting adalah mempertahankan busa putih telur saat dicampur ke adonan mentega. Saya juga akan menyisakan Nutella di bagian tengah, bukan mengaduknya bersama semua adonan.
Takaran Nutella dan ukuran loyang tidak dicantumkan, jadi saya tidak akan mengarang gram atau dimensi loyang. Dua hal ini perlu disesuaikan dengan loyang dan selera.
Apa saja takaran marble cake Nutella?

Untuk satu adonan, siapkan bahan berikut. Takaran gula dipisah karena sebagian masuk ke kocokan mentega dan sebagian lagi untuk putih telur.
- 220 g mentega, lunakkan sampai suhu ruang
- 150 g tepung terigu protein sedang
- 100 g gula halus untuk mentega dan 50 g gula halus untuk putih telur
- 6 kuning telur dan 4 putih telur
- 100 g dark compound chocolate, dilelehkan
- 1 sdt vanila dan ½ sdt baking powder double acting
- Nutella secukupnya
Enam kuning telur dan empat putih telur berarti ada dua putih telur yang tidak ikut ke adonan. Jangan menuang semua putih dari enam telur, karena perbandingan resepnya memang berbeda. Sisa putih bisa dipakai untuk masakan lain, tetapi simpan terpisah dalam wadah bersih.
Mentega sebaiknya terasa lunak saat ditekan, tetapi tidak cair atau berminyak. Telur yang masih sangat dingin bisa membuat campuran mentega mengeras dan kurang menyatu. Keluarkan bahan dari kulkas lebih awal, lalu timbang gula dalam dua wadah agar tidak tertukar.
Ukuran loyang tidak disebutkan. Pilih loyang loaf yang masih menyisakan ruang di atas adonan, jangan isi sampai bibir, lalu oles tipis dengan mentega atau margarin. Kalau loyang di rumah kecil, saya lebih memilih membagi adonan daripada membiarkannya meluber.
Bagaimana menjaga adonan supaya tidak bantat?

Lelehkan dark compound dengan cara ditim, lalu dinginkan sampai tidak terasa hangat. Kocok 220 g mentega bersama 100 g gula halus sekitar 2 menit sampai warnanya lebih pucat dan teksturnya lembut. Masukkan kuning telur satu per satu. Setelah itu, campurkan terigu, vanila, dan baking powder sampai tidak ada tepung kering, lalu hentikan mixer.
Di mangkuk lain yang bersih dan kering, kocok 4 putih telur bersama 50 g gula halus sampai kaku. Puncaknya berdiri dan adonan tidak langsung tumpah saat mangkuk dimiringkan. Jangan terus mengocok setelah bentuknya kaku, karena busa yang mulai pecah justru lebih sulit menyatu ke adonan mentega.
Masukkan putih telur ke adonan mentega secara bertahap, sekitar 2–3 kali. Pakai spatula, potong adonan dari tengah, keruk bagian dasar, lalu balikkan ke atas sambil memutar mangkuk. Gerakan ini mengikuti teknik folding adonan cake, bukan mengaduk cepat seperti saat membuat telur dadar.
Berhenti begitu warna adonan sudah rata dan tidak ada gumpalan putih telur yang besar. Sedikit garis tipis masih lebih baik daripada mengaduk terlalu lama sampai semua udara keluar. Busa putih telur membantu memberi tekstur lebih ringan, sedangkan mentega dan gula yang dikocok lebih dulu membentuk dasar adonan yang lembut.
Kalau adonan tampak mengilap, cair, dan berat setelah putih telur masuk, kemungkinan sudah terlalu banyak udara yang hilang. Saya tidak akan menambahkan baking powder ekstra untuk menutupinya. Lebih baik mengikuti takaran ½ sdt dan menjaga lipatan adonan tetap ringan.
Bagaimana memasukkan Nutella dan memanggangnya?

Ambil sekitar 8 sdm adonan dasar, lalu campur dengan dark compound yang sudah dingin. Tuang adonan putih dan cokelat secara bergantian ke loyang. Letakkan Nutella di lapisan tengah, tutup lagi dengan adonan, kemudian buat motif dengan tusuk sate pada bagian putih dan cokelatnya.
Jangan tusukkan lidi sampai mengenai Nutella. Kalau isian ikut terseret ke seluruh adonan, garis cokelat hazelnut di tengah bisa menyebar dan motif marmernya kabur. Saya akan membuat beberapa gerakan panjang saja, bukan mengaduk berulang-ulang. Karena jumlah Nutella tidak ditimbang, mulai dengan lapisan tipis agar bagian tengah tidak terasa terlalu berat.
Panaskan oven lebih dulu ke 180°C, lalu panggang sekitar 40 menit. Angka itu patokan, bukan jaminan persis, apalagi ukuran loyang tidak disebutkan dan panas tiap oven rumah bisa berbeda. Menjelang matang, lihat juga tanda lain: permukaan sudah set, aroma cake mulai keluar, dan tepi kue sedikit menjauh dari loyang.
Tusukkan lidi pada bagian cake, bukan tepat di kantong Nutella. Isian memang bisa tetap lengket saat hangat, jadi bekas Nutella pada lidi tidak otomatis berarti adonan mentah. Bagian cake di sekitarnya seharusnya matang dan permukaannya memantul kembali saat ditekan ringan. Kalau bagian cake masih meninggalkan adonan basah, panggang lagi sebentar dan periksa ulang. Panduan tanda cake matang juga menyarankan melihat beberapa petunjuk, bukan mengandalkan satu tes saja.
Setelah keluar dari oven, biarkan cake cukup turun panas sebelum dipotong. Ini membantu remah bolu tidak gampang hancur dan membuat lapisan Nutella lebih mudah terlihat. Kalau dipotong saat masih panas sekali, bagian isi yang lembut bisa meleber ke permukaan irisan.
Pertanyaan yang sering muncul
Berapa gram Nutella yang dipakai?
Takaran yang tersedia hanya “secukupnya”, jadi tidak ada angka gram yang bisa saya pastikan. Untuk pertama kali, pakai lapisan tipis di tengah. Motif cokelat tetap terbentuk dari dark compound yang dicampurkan ke sebagian adonan.
Bisa membuatnya tanpa Nutella?
Bisa. Hilangkan isian Nutella dan lanjutkan pola marmer dari adonan putih serta adonan cokelat. Hasilnya tetap bolu marmer, hanya bagian tengahnya tidak memiliki lapisan cokelat hazelnut.
Kenapa bolu tetap bantat meski takarannya sudah pas?
Penyebab yang paling mungkin adalah putih telur kurang kaku, adonan terlalu lama diaduk setelah proses folding, atau bagian tengah belum matang. Cek tekstur busa sebelum dicampur, lipat perlahan, dan jangan menilai kematangan dari tusuk sate yang kebetulan mengenai Nutella.







