Verdict Cepat: Baterai Gila, Performa Cukup, Bukan Buat Semua Orang
Realme P4x adalah ponsel kelas menengah bawah dengan baterai 8.000 mAh, layar IPS LCD 6,8 inci ber-refresh rate 120Hz, chipset Unisoc T7250, dan harga mulai sekitar Rp2,4 jutaan yang menyasar pengguna harian yang butuh daya tahan baterai ekstrem dan layar mulus dibanding performa gaming berat. Dalam satu kalimat: ini adalah HP midrange baterai 8000mAh yang nyaris tak terkalahkan soal endurance, tetapi masih kompromi di layar HD+ dan dapur pacu yang lebih fokus ke efisiensi. Untuk pengguna yang banyak streaming, scrolling media sosial, dan kerja ringan, paket layar 120Hz harga terjangkau yang ditawarkan terasa menarik, apalagi ponsel 2 jutaan spesifikasi seperti ini belum banyak pesaing langsung. Buat gamer kompetitif atau pemburu kamera terbaik, Realme P4x lebih terasa sebagai kompromi cerdas, bukan jawaban mutlak.
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Layar | IPS LCD 6,8 inci, 720 x 1.570 piksel, 120Hz, 700 nits |
| Chipset | Unisoc T7250, fabrikasi 12 nm, GPU Mali-G57 MP1 |
| RAM & Storage | 4/6 GB RAM, 128/256 GB penyimpanan |
| Kamera Belakang | 50 MP f/1,8, HDR, panorama, video 1080p 30fps |
| Kamera Depan | 5 MP, video 720p 30fps |
| Baterai & Charge | 8.000 mAh, pengisian cepat 45W |
| Harga Rilis | Mulai sekitar Rp2,4 jutaan |
Desain dan Layar: Besar, Mulus, Tapi Masih HD+
Dari sisi desain, Realme P4x tampil sebagai ponsel besar dengan layar 6,8 inci tipe LCD berketajaman HD Plus. Panel IPS LCD dengan resolusi 720 x 1.570 piksel dan refresh rate 120Hz membuat pengalaman scroll timeline dan berpindah aplikasi terasa sangat mulus, bahkan di kelas harga ini. Tingkat kecerahan hingga 700 nits membantu layar tetap nyaman dipakai di luar ruangan, meski bukan yang paling tajam untuk menonton konten Full HD. Poni berbentuk huruf U di bagian atas memberi kesan layar yang rapi dan luas, tetapi secara estetika terasa agak ketinggalan dibanding punch-hole yang mulai umum di segmen midrange. Kutipan yang cukup menggambarkan posisi layar P4x adalah: “Kecepatan pergerakan gambar mencapai 120 Hz, sehingga tampilan terasa sangat mulus saat menggulir halaman atau beralih menu.” Kelemahan utamanya: resolusi HD+ pada panel sebesar ini membuat detail teks dan video tidak setajam kompetitor Full HD.
Performa dan Gaming: Fokus Efisiensi, Bukan Kuda Balap
Realme P4x mengandalkan chipset Unisoc T7250 berfabrikasi 12 nm yang dipadukan GPU Mali-G57 MP1. Menurut spesifikasi, cip ini disetel untuk menjaga keseimbangan antara kecepatan dan efisiensi daya, bukan mengejar angka performa tertinggi. Dengan pilihan RAM 4 GB atau 6 GB dan penyimpanan 128 GB hingga 256 GB, aktivitas harian seperti chat, streaming, hingga multitasking ringan harusnya berjalan tanpa lag berarti, selama pengguna tidak membuka terlalu banyak aplikasi berat sekaligus. Untuk gaming, P4x lebih cocok untuk judul kasual atau gim populer dengan pengaturan grafis menengah ke bawah. Refresh rate 120Hz memang menggoda, tetapi GPU dan chipset ini bukan pasangan ideal untuk memaksimalkan layar tersebut di gim berat. Kabar baiknya, kombinasi layar 120Hz dan chipset hemat daya membuat pengalaman harian terasa mulus sekaligus hemat baterai, meski bukan monster performa di kelasnya.
Kamera AI dan Baterai: Kekuatan Utama P4x
Di sektor kamera, Realme P4x membawa kamera utama 50 MP dengan bukaan f/1,8 yang didukung fitur HDR, panorama, serta perekaman video hingga 1080p 30fps. Kamera AI midrange ini dirancang untuk menghasilkan foto lebih cerdas dengan pengenalan skenario otomatis, sehingga pengguna pemula pun bisa mendapatkan hasil yang layak untuk media sosial tanpa banyak pengaturan manual. Kamera depan 5 MP dengan perekaman 720p 30fps cukup untuk selfie dan video call, tetapi jelas bukan fokus utama perangkat ini. Daya tarik terbesar P4x tetap baterai 8.000 mAh yang disebut sebagai salah satu kapasitas terbesar di kelas harganya. Klaimnya, baterai ini mampu menunjang penggunaan seharian penuh tanpa perlu sering mengisi daya, diperkuat pengisian cepat 45W yang mengurangi kecemasan saat baterai menipis. Untuk pengguna yang sering bepergian atau jarang dekat colokan, inilah alasan utama memilih P4x dibanding kompetitor.
Value for Money: Apakah Worth It di Kelas Rp2,4 Jutaan?
Dengan harga mulai sekitar Rp2,4 jutaan, Realme P4x menawarkan kombinasi unik: baterai 8.000 mAh, layar 120Hz, dan penyimpanan hingga 256 GB, sesuatu yang jarang di ponsel 2 jutaan spesifikasi serupa. Di satu sisi, HP midrange baterai 8000mAh ini sangat menarik untuk pengguna yang lebih mengutamakan daya tahan, kenyamanan layar mulus, dan kamera AI yang cukup cerdas untuk kebutuhan harian. Di sisi lain, kompromi berupa layar HD+, desain berponi U, dan chipset Unisoc membuatnya kalah menggoda untuk mereka yang mendahulukan performa gaming atau ketajaman layar. Value P4x paling terasa bagi pengguna yang ingin layar 120Hz harga terjangkau dan baterai besar tanpa peduli angka benchmark. Jika dibanding kompetitor yang sering mengorbankan baterai demi desain tipis atau chipset lebih kencang, P4x adalah pilihan spesifik: ponsel endurance untuk pemakai berat media sosial, kerja ringan, dan konsumsi konten.
Buy if / Skip if
- Buy the Realme P4x if Anda butuh HP midrange baterai 8000mAh yang bisa tahan seharian penuh tanpa sering di-charge, bahkan untuk aktivitas berat seperti streaming dan chat nonstop.
- Skip the Realme P4x if Anda mengutamakan layar setajam mungkin untuk menonton konten Full HD atau membaca teks kecil dengan detail maksimal.
- Buy the Realme P4x if Anda ingin layar 120Hz harga terjangkau untuk pengalaman scroll media sosial dan navigasi menu yang terasa mulus di kelas Rp2 jutaan.
- Skip the Realme P4x if Anda gamer kompetitif yang butuh performa chipset tinggi dan frame rate stabil di gim berat.
- Buy the Realme P4x if Anda mencari ponsel 2 jutaan spesifikasi besar storage, baterai raksasa, dan kamera AI midrange yang cukup cerdas untuk foto harian.
- Skip the Realme P4x if Anda tidak suka desain besar dan berat, atau lebih memilih ponsel yang tipis dan ringan meski baterainya lebih kecil.



