Pameran Mobil Listrik di Mall: Dari Ruang Belanja ke Ruang Keputusan
Pameran mobil listrik di mall adalah strategi pemasaran EV yang memindahkan pengalaman mengenal kendaraan dari dealer tertutup ke ruang ritel publik, sehingga konsumen urban dapat melihat, menyentuh, dan mencoba langsung kendaraan elektrifikasi di tengah aktivitas belanja sehari-hari, bukan hanya melalui brosur atau iklan digital yang bersifat satu arah.
Inti perubahan ini sederhana: keputusan membeli mobil listrik lahir dari pengalaman, bukan dari poster. Changan membaca kegelisahan calon pembeli yang merasa “brosur dan video review belum cukup” untuk menghapus ragu ketika ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi. Karena itu, mereka menggelar rangkaian pameran mobil listrik di 11 lokasi sepanjang Oktober untuk mendekatkan produk elektrifikasi ke konsumen. Mall exhibition kendaraan membuat mobil listrik hadir di ruang yang akrab, sejajar dengan kafe, fashion, dan hiburan. Strategi ini mengubah mobil dari barang teknis menjadi bagian dari gaya hidup, dan di situlah keputusan pembelian urban mulai bergeser: dari kalkulasi spesifikasi di atas kertas, ke pengalaman langsung di tengah keramaian pusat belanja.
Changan: Menjemput Konsumen Urban di 10 Mall Strategis
Keputusan Changan memboyong lini SUV elektrifikasinya ke 10 titik mall dari Jakarta hingga Batam adalah contoh agresif bagaimana mall exhibition kendaraan dipakai sebagai ujung tombak strategi pemasaran EV. Alih-alih menunggu konsumen datang ke dealer, brand ini menjemput mereka di ruang publik yang paling ramai dan paling urban: pusat perbelanjaan.
Melalui pameran di pusat perbelanjaan dan Indomobil Expo, pengunjung bisa melihat langsung kendaraan, mencoba test drive kendaraan listrik, dan mengenal teknologi yang ditawarkan. CEO Changan Indonesia Setiawan Surya menegaskan bahwa pameran memberi ruang bagi calon konsumen untuk memahami karakter kendaraan elektrifikasi sebelum menentukan pilihan, karena teknologi dan karakter mobil listrik masih ingin dipahami lebih jauh oleh banyak orang. Di lokasi ini, Deepal S07 dengan baterai 79,97 kWh dan jarak tempuh hingga 560 km, serta pengisian DC fast charging 30–80 persen sekitar 35 menit, tampil sebagai “etalase teknologi” yang bisa disentuh langsung. Ini bukan sekadar display; ini ruang konsultasi informal tentang gaya hidup mobilitas baru.
Dari Brosur ke Test Drive: Engagement yang Mengubah Persepsi
Pameran mobil listrik di mall menjawab satu kebutuhan psikologis yang tidak bisa dipenuhi iklan digital: rasa ingin tahu yang butuh sentuhan fisik. Ada rasa penasaran yang hanya bisa terjawab ketika tangan menyentuh lingkar kemudi, duduk di kabin, dan mencoba fitur sendiri. Di sinilah mall exhibition kendaraan menjadi alat engagement yang jauh lebih kuat daripada kampanye online.
Melalui pameran di pusat perbelanjaan dan Indomobil Expo, pengunjung dapat memeriksa kabin, mencoba fitur, berdiskusi tentang kebutuhan mobilitas, sekaligus melakukan test drive kendaraan listrik. Menurut Setiawan Surya, pameran adalah sarana bagi calon konsumen untuk memahami karakter kendaraan elektrifikasi sebelum menentukan pilihan. Deepal S05, misalnya, menawarkan dua teknologi: BEV dengan jarak tempuh hingga 470 km dan REEV dengan jarak tempuh gabungan lebih dari 1.100 km. Angka-angka ini di brosur mungkin terasa abstrak; di mall, konsumen bisa langsung bertanya, membandingkan, dan membayangkan skenario penggunaan harian. Engagement semacam ini mengubah persepsi mobil listrik dari “produk rumit” menjadi solusi mobilitas yang konkret.
iCAR: Pameran Sebagai Panggung Lifestyle dan Komunitas
Jika Changan fokus memecah jarak teknologi dengan konsumen, iCAR melangkah lebih jauh: menjadikan pameran sebagai panggung gaya hidup dan komunitas. iCAR International User Summit yang digelar pada 19–23 Oktober di Wuhu mempertemukan pengguna dan komunitas dari berbagai negara melalui pameran modifikasi, aktivitas otomotif, dan eksplorasi gaya hidup. Ini bukan sekadar peluncuran produk; ini festival identitas.
Agenda seperti iCAR MOD FEST menampilkan hasil modifikasi kendaraan iCAR dari berbagai negara, memberi ruang bagi pengguna untuk unjuk kreativitas dan memberi suara pada karya favorit. Life Ecosystem Exhibition memperkenalkan aksesori dan solusi yang mendukung gaya hidup pengguna, sementara Multi-Scenario Test Drive Camp memungkinkan peserta mencoba langsung kendaraan iCAR dalam berbagai kondisi berkendara. Filosofi “Make It Yours” diwujudkan lewat SUV listrik seperti iCAR V23 yang menawarkan lebih dari 20 titik modular modifikasi, sehingga pemilik bisa menyesuaikan tampilan dan fungsi mobil dengan aktivitas mereka. Pendekatan ini mengubah konsumen dari sekadar penerima produk menjadi bagian aktif ekosistem, dan perusahaan pun berencana memperluas ekosistem modifikasi dan komunitas pengguna di berbagai negara.
Indomobil Expo: Panggung SUV Elektrifikasi dan Masa Depan Keputusan Beli
Indomobil Expo di Summarecon Mall Bekasi dan Mall Pakuwon Solo pada 13–18 Oktober menjadi titik penting lain dalam strategi pemasaran EV. Di sini, brand seperti Changan tidak hanya memamerkan, tetapi memperkenalkan lineup SUV elektrifikasi terbaru mereka kepada publik urban yang datang ke mall untuk berbelanja, bersantai, atau sekadar menghabiskan waktu.
Tiga model utama yang dibawa, Deepal S07, Deepal S05, dan Nevo Q05, hadir sebagai paket lengkap: teknologi kabin canggih, jarak tempuh panjang, hingga kepraktisan bagasi untuk penggunaan harian. Nevo Q05, misalnya, menawarkan kapasitas bagasi 540 liter yang bisa diperluas menjadi 1.380 liter, dengan jarak tempuh hingga 462 km dan pengisian cepat 30–80 persen sekitar 15 menit. Di expo ini, pengunjung tidak hanya melihat, tetapi juga bisa memanfaatkan skema pembelian seperti bunga nol persen, uang muka ringan, dan balloon payment yang disediakan brand. Ke depan, format expo di mall semacam ini berpotensi menjadi “jalur utama” keputusan beli mobil listrik: menggabungkan pengalaman fisik, edukasi teknologi, dan kemudahan transaksi dalam satu ruang ritel.






