Pembukaan Diler Ketiga: Langkah Terukur Mengincar Pasar Mobil Listrik Medan
Ekspansi diler Chery di Medan melalui peresmian Chery ADS Gatsu sebagai diler ketiga sekaligus jaringan ke‑82 diler Chery Indonesia adalah strategi terukur untuk memperluas penetrasi mobil listrik dan kendaraan hybrid listrik di pasar lokal dengan menempatkan layanan penjualan, servis, dan suku cadang di koridor otomotif utama kota untuk mengincar kenaikan market share Medan hingga 4 persen. Peresmian diler pada Jumat, 18 September 2026, bukan sekadar seremoni, tetapi sinyal bahwa Chery melihat Medan sebagai medan tempur penting dalam ekspansi pasar EV nasional. Dengan pasar mobil listrik Medan yang sudah mencapai sekitar 25 ribu unit dari total 600 ribu unit nasional, kehadiran diler baru jelas diarahkan untuk mengambil porsi lebih besar dari kue yang sedang membesar. Alih‑alih bermain aman, Chery memilih menambah kapasitas dan kedekatan layanan, karena di segmen EV, kepercayaan konsumen akan ditentukan oleh seberapa mudah mereka mendapatkan dukungan purnajual.

Target 4 Persen Market Share Medan: Ambisi atau Realisme?
Chery secara terbuka menargetkan market share Medan naik dari sekitar 2 persen menjadi 4 persen hingga akhir 2026. Di atas kertas, angka itu tampak ambisius, tetapi bukan mustahil jika melihat kontribusi penjualan EV yang sudah mencapai 16 persen dari total penjualan mobil nasional dan diperkirakan terus tumbuh. Pernyataan bahwa kota‑kota besar di luar Jakarta seperti Surabaya sudah menyentuh sekitar 4 persen market share menjadi pembanding yang menegaskan target Medan sebagai sesuatu yang ingin disusul, bukan sekadar mimpi. Strateginya jelas: menjadikan mobil listrik Medan sebagai kategori yang tidak lagi terasa eksperimental, melainkan pilihan arus utama untuk keluarga urban. Chery membaca tren bahwa konsumen semakin kritis, menuntut durabilitas, keamanan, teknologi, dan efisiensi, lalu menjawabnya dengan jaringan layanan yang dekat dan mudah diakses. Jika ekosistem EV lokal terus membaik, target 4 persen berubah dari ambisi menjadi tolok ukur minimum persaingan.
Layanan Komprehensif EV dan Hybrid: Membangun Ekosistem, Bukan Sekadar Menjual Unit
Diler baru ini mengusung konsep 3S—penjualan, servis, dan suku cadang—dengan fasilitas tujuh stall servis, three two‑post lift, dan satu scissor lift untuk menangani perawatan, perbaikan, klaim garansi, serta suku cadang resmi. Yang lebih penting untuk ekspansi pasar EV, diler dilengkapi wall charging sehingga mampu melayani kendaraan listrik penuh dan plug‑in hybrid, selain mesin pembakaran internal dan Chery Super Hybrid. Kehadiran layanan komprehensif ini mengirim pesan: Chery tidak sekadar menjual kendaraan elektrifikasi, tetapi berupaya membangun ekosistem kepemilikan yang lengkap, mulai konsultasi produk, perawatan berkala, perbaikan, hingga garansi dan suku cadang. Sikap ini relevan dengan kekhawatiran umum calon pengguna EV di Medan yang sering mempertanyakan kesiapan infrastruktur dan layanan purnajual. Ketika diler Chery Indonesia menawarkan one‑stop solution di lokasi yang mudah dijangkau, kekhawatiran itu mulai diubah menjadi kepercayaan, dan pada akhirnya menjadi keputusan beli.
Menyasar Keluarga Urban Medan: Posisi Produk Berbasis Kenyamanan
Chery tidak memposisikan diri hanya sebagai penjual teknologi baru, tetapi sebagai penyedia mobil untuk kenyamanan keluarga urban yang menuntut lebih dari sekadar desain menarik. Produk yang dihadirkan di diler ini mencakup TIGGO Series dengan teknologi ICE dan hybrid, C5, E5, J6 Series, hingga Chery Q sebagai mobil listrik untuk mobilitas perkotaan. Kombinasi SUV keluarga dan mobil listrik kompak tersebut menyasar pola hidup warga Medan yang dinamis, membutuhkan ruang, keamanan, dan efisiensi di tengah kemacetan kota. Karakter konsumen Medan yang terbuka terhadap inovasi namun kritis membuat positioning "Chery For Family. For Love" terasa relevan, bukan sekadar slogan. Saat masyarakat menilai mobil dari kenyamanan, safety, teknologi, dan efisiensi, Chery mencoba menjawab semuanya lewat paket lengkap: produk yang ramah keluarga, jaringan layanan yang mudah dijangkau, dan kesiapan menghadapi transisi ke kendaraan hybrid listrik serta EV.
Medan sebagai Laboratorium Ekspansi Pasar EV: Prospek dan Tantangannya
Medan jelas diperlakukan Chery sebagai laboratorium penting ekspansi pasar EV di luar pusat otomotif nasional. Penguatan jaringan di Sumatera Utara disebut sebagai respons terhadap pertumbuhan pasar dan permintaan konsumen, dengan janji untuk terus memperkuat jaringan penjualan dan purnajual di berbagai wilayah dan membangun ekosistem kepemilikan yang lengkap. Di satu sisi, ekosistem EV yang makin baik dan ketersediaan charging station menjadi landasan optimisme menuju target 4 persen market share Medan. Di sisi lain, tantangannya adalah memastikan pengalaman layanan tetap konsisten dan nyaman saat jumlah pengguna bertambah. Fasilitas tambahan seperti premium lounge, Wi‑Fi, snack and beverage bar, mushola, body repair, dan kids corner menunjukkan bahwa Chery memahami mobil listrik sebagai bagian dari gaya hidup keluarga, bukan sekadar teknologi baru. Jika pendekatan ekosistem ini bertahan dan diperluas, Medan berpotensi menjadi contoh bagaimana kota besar non‑pusat bisa mengadopsi EV dan hybrid secara masif.






