Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Tambang Emas Ilegal Gunung Tagin Ditertibkan, Pemodal Diburu

Tambang Emas Ilegal Gunung Tagin Ditertibkan, Pemodal Diburu
Minat|Keamanan Pintar

Penertiban membuka penyelidikan yang lebih penting

Pertambangan emas tanpa izin (PETI) adalah kegiatan mengambil dan mengolah material yang mengandung emas tanpa izin resmi, sehingga penindakan perlu menyasar bukan hanya pekerja di lokasi, tetapi juga pihak yang menggerakkan operasinya. Pada Kamis, 22 Oktober 2026, Satreskrim Polres Kotamobagu melalui Unit Tindak Pidana Tertentu menertibkan dugaan PETI di kawasan perkebunan Gunung Tagin, Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow. Langkah ini menindaklanjuti Surat Telegram Kapolda Sulawesi Utara tertanggal 8 Oktober 2026, yang memerintahkan penanganan PETI dan penyalahgunaan BBM bersubsidi. Penertiban tambang ilegal ini penting, tetapi hasilnya akan terbatas bila berhenti pada alat dan lokasi. Ujian berikutnya ialah memastikan penyelidikan bergerak dari temuan lapangan menuju identifikasi pihak yang menyediakan modal, lahan, dan sarana operasi.

Tambang Emas Ilegal Gunung Tagin Ditertibkan, Pemodal Diburu

Barang bukti menjadi pintu menuju pemodal

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi, termasuk satu unit excavator yang diduga dipakai mengeruk material tambang. Alat berat itu disebut telah dipasangi garis polisi, sementara operatornya dilaporkan melarikan diri dan masih diupayakan untuk dimintai keterangan. Namun, polisi belum merinci jenis dan jumlah seluruh barang bukti yang diamankan. Karena itu, excavator menjadi petunjuk penyidikan yang berpotensi menghubungkan kegiatan di Gunung Tagin dengan pihak yang menyewakan atau menggunakannya. Penyidik Satreskrim Polres Kotamobagu menyelidiki dugaan keterlibatan pemodal, pemilik lahan, dan pihak lain dalam PETI Gunung Tagin. Menelusuri siapa pemilik alat dan siapa penyewanya dapat membantu polisi menguji hubungan antara kepemilikan sarana dan operasi tambang, tanpa lebih dahulu menganggap pemilik alat pasti terlibat.

Penambang kabur, penyelidikan harus menjangkau lebih jauh

Saat aparat tiba, sejumlah orang yang diduga bekerja di lokasi melarikan diri sehingga polisi belum dapat meminta keterangan langsung dari mereka. Situasi ini membuat barang bukti dan penelusuran kepemilikan lahan semakin penting sebagai jalur untuk membangun gambaran tentang operasi tersebut. Seorang sumber yang dikutip dalam pemberitaan menyebut pemeriksaan pemilik excavator dapat menjadi jalan untuk mengetahui siapa penyewanya dan menelusuri pemodal. Klaim itu tetap perlu diuji penyidik; status kepemilikan alat saja bukan bukti bahwa seseorang mendanai atau menjalankan tambang. Penyelidikan yang cermat perlu membedakan pemilik, penyewa, operator, pemilik lahan, dan pemodal, lalu menguatkan dugaan dengan keterangan serta barang bukti. Tanpa pemetaan itu, penertiban berisiko hanya memutus aktivitas sementara, bukan mengungkap pihak yang membuatnya mungkin berlangsung.

Ukuran keberhasilan ada pada tindak lanjut

Penertiban ini merupakan bagian dari instruksi penanganan PETI sekaligus penyalahgunaan BBM bersubsidi, tetapi sumber yang tersedia belum menjelaskan apakah penyalahgunaan BBM ditemukan di lokasi. Polisi menyatakan perkara masih dalam tahap penyelidikan, termasuk penelusuran kepemilikan lahan. Penyidik juga berupaya mengungkap pemodal dan pihak lain yang diduga terkait dengan aktivitas tersebut. Maka, keberhasilan penanganan tidak semestinya diukur hanya dari keberadaan garis polisi atau excavator yang diamankan. Publik perlu melihat apakah pemeriksaan terhadap pemilik alat, operator, serta pihak terkait menghasilkan keterangan yang dapat diverifikasi dan ditindaklanjuti. Polisi menegaskan perkara PETI Gunung Tagin menjadi perhatian dan akan dituntaskan. Komitmen itu harus dibuktikan dengan penyelidikan yang menyasar jaringan pendukung, bukan berhenti pada pekerja yang keburu kabur.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!