Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

China Melampaui AS di Hati Publik Amerika Latin

China Melampaui AS di Hati Publik Amerika Latin
Minat|Amerika Latin

Definisi Pergeseran Sentimen dan Fakta Utama

Pergeseran sentimen publik China-AS di Amerika Latin adalah perubahan cara masyarakat menilai kedua kekuatan ekonomi tersebut sebagai mitra politik, ekonomi, dan sosial, di mana China pengaruh Amerika Latin kini dipandang lebih positif dan lebih dipercaya dibanding Amerika Serikat, mencerminkan penilaian baru terhadap hubungan China Amerika Latin dan menurunnya kepercayaan terhadap kebijakan Washington di kawasan. Survei Latinobarómetro di 17 negara menunjukkan, untuk pertama kalinya sejak pemantauan dimulai, pengaruh China dinilai lebih positif daripada AS. Sebanyak 65 persen responden memandang pengaruh China positif, sementara 57 persen memberikan penilaian serupa terhadap AS. Pada 2020, situasinya masih terbalik: 60 persen menilai positif pengaruh AS dan hanya 48 persen yang melihat China secara positif. Angka-angka ini bukan sekadar statistik; mereka menandai perubahan psikologis kolektif yang menggeser pusat gravitasi kepercayaan publik di kawasan.

China Melampaui AS di Hati Publik Amerika Latin

Mengapa China Menang Kepercayaan: Ekonomi dan Kehadiran Sehari-hari

Kemenangan China dalam sentimen publik Amerika Latin bukan terjadi di ruang hampa. Perubahan persepsi berlangsung paralel dengan ekspansi ekonomi dan diplomatik China pengaruh Amerika Latin yang mengisi ruang yang lama ditempati AS. Perhatian Washington terhadap kawasan dinilai menurun sejak perang Irak, sementara Beijing memperluas perdagangan, investasi, dan hubungan politiknya. Produk impor China yang murah menghadirkan ekonomi China dalam kehidupan sehari-hari: dari gawai hingga kendaraan, warga berinteraksi langsung dengan barang-barang yang memperkuat citra China sebagai mitra nyata, bukan sekadar aktor jauh. "China dianggap sebagai mitra yang dapat diandalkan dan lebih berkontribusi pada perdamaian serta stabilitas dunia," menunjukkan betapa sentimen publik China-AS telah bergeser ke arah Beijing. Di sisi lain, mayoritas masyarakat masih mendukung hubungan dagang dengan AS, namun penilaian terhadap Washington makin negatif sejak Trump kembali ke Gedung Putih.

Soft Power dan Jaringan Antarmasyarakat: Dari Diaspora hingga Budaya

Kekuatan China di Amerika Latin tidak lagi terbatas pada neraca perdagangan. Diplomasi soft power China membentuk hubungan antarmasyarakat yang merembes ke tingkat komunitas dan identitas. Relasi kini mencakup perdagangan, investasi, dan hubungan antarmasyarakat yang kian rapat, termasuk kajian akademik tentang masyarakat keturunan China di Amerika Latin sebagai jembatan sejarah dan budaya. Menurut Guru Besar Wang Zigang, penelitian mengenai masyarakat China perantauan membantu memperkaya pemahaman tentang pertukaran sejarah dan hubungan antara China dan Amerika Latin, memperkuat dimensi lunak pengaruh Beijing. Produk, bahasa, dan kontak sosial membuat citra China tidak lagi abstrak; ia hadir sebagai jaringan orang dan kesempatan. Sementara itu, AS lebih sering diasosiasikan dengan intervensi politik dan keamanan, seperti operasi penangkapan Nicolás Maduro oleh pasukan AS yang didukung 69 persen responden, tetapi hanya 35 persen yang menilai tindakan tersebut bermanfaat bagi Venezuela.

Kontras Pendekatan AS: Intervensi, Doktrin, dan Penurunan Citra

Jika China maju lewat perdagangan dan diplomasi soft power, AS justru tersandera oleh warisan intervensi dan doktrin lama yang diperbarui. Kembalinya Trump ke kursi presiden diiringi gagasan Donroe Doctrine, yang menggabungkan namanya dengan Doktrin Monroe dan menegaskan kembali klaim kepentingan AS di belahan Barat. Di atas kertas, ini adalah upaya memulihkan pengaruh, tetapi di mata publik kawasan, pendekatan semena-mena terhadap Venezuela dan negara lain memperkuat kesan campur tangan. Survei menunjukkan hampir dua pertiga responden tidak menyetujui cara Trump menjalankan hubungan internasional. Di enam negara yang disurvei, pandangan terhadap China relatif stabil sedangkan penilaian terhadap AS memburuk di lima di antaranya. Bahkan mengenai kebebasan pribadi, AS hanya sedikit unggul, dan keunggulan itu menyusut karena semakin banyak orang menilai pemerintah AS kurang menghormati kebebasan tersebut.

China Melampaui AS di Hati Publik Amerika Latin

Dampak bagi Masyarakat dan Implikasi Geopolitik Regional

Pergeseran sentimen publik China-AS terjadi di tengah ketidakpuasan terhadap layanan publik dan kondisi ekonomi domestik di banyak negara, di mana hanya 15 persen responden menilai ekonomi negara mereka baik, kepuasan terhadap rumah sakit pemerintah 28 persen, dan terhadap kepolisian 30 persen. Di ruang kosong kepercayaan itulah China tampil sebagai alternatif: mitra yang membawa teknologi, investasi kendaraan listrik, dan pengembangan mineral strategis, seperti terlihat dalam hubungan Brasil-China. Hubungan China Amerika Latin yang kian luas memberi pemerintah di kawasan lebih banyak pilihan mitra luar, termasuk kedekatan dengan Uni Eropa dan Jepang. Secara geopolitik, hasilnya adalah tatanan regional yang lebih multipolar: AS tak lagi satu-satunya rujukan, dan diplomasi soft power China memberi ruang manuver baru bagi negara-negara yang haus investasi namun alergi terhadap intervensi politik. Kesimpulannya, siapa pun yang ingin berpengaruh di Amerika Latin kini harus bersaing dengan Beijing di ranah kepercayaan publik, bukan hanya di angka perdagangan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!