Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

180 Siswa SMP Ikuti Perkemahan Pramuka Penggalang

180 Siswa SMP Ikuti Perkemahan Pramuka Penggalang
Minat|Pendidikan Usia Sekolah

Perkemahan sebagai ruang belajar di luar kelas

Perkemahan Pramuka Penggalang tingkat SMP adalah kegiatan pendidikan luar kelas yang membina keterampilan, kedisiplinan, kemandirian, dan kerja sama melalui pengalaman hidup bersama di alam terbuka. Di Aceh Timur, kegiatan ini digelar di SMP Negeri Peudawa dan dibuka pada Jumat, 23 Oktober 2026, oleh Wakil Bupati T. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.H., yang juga menjabat Ketua Kwarcab Aceh Timur. Pembukaan oleh pimpinan daerah sekaligus ketua kwartir memberi pesan bahwa kepramukaan patut dipandang sebagai bagian dari pendidikan karakter, bukan sekadar agenda ekstrakurikuler. Dengan menempatkan pengalaman langsung sebagai inti kegiatan, perkemahan pramuka SMP dapat melengkapi pelajaran di ruang kelas dan memberi peserta kesempatan untuk mempraktikkan nilai-nilai yang kerap hanya dibahas secara teori.

180 Siswa SMP Ikuti Perkemahan Pramuka Penggalang

Jangkauan luas, tanggung jawab bersama

Perkemahan berlangsung selama tiga hari dua malam dan diikuti 180 siswa dan siswi dari 90 SMP negeri maupun swasta di Kabupaten Aceh Timur. Jumlah sekolah yang terwakili membuat kegiatan ini lebih berarti daripada pertemuan satu gugus: peserta datang dari berbagai lingkungan pendidikan, sementara pembina dan jajaran kwartir turut hadir dalam pembukaan. Skala tersebut juga menegaskan pentingnya kesinambungan pembinaan setelah tenda dibongkar. Nilai disiplin, tanggung jawab, dan kebersamaan akan lebih kuat jika sekolah serta pembina membantu peserta menerapkannya dalam keseharian. Karena itu, perkemahan ini layak dinilai bukan hanya dari ramainya peserta, melainkan dari sejauh mana pengalaman bersama dapat dibawa pulang ke sekolah dan lingkungan masing-masing.

Peran Kwarcab dalam membuka dan membina

T. Zainal Abidin membuka kegiatan dalam kapasitasnya sebagai Wakil Bupati sekaligus Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Aceh Timur. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa perkemahan melatih peserta untuk mandiri, disiplin, bekerja sama, serta mencintai alam dan lingkungan sekitar. Panitia juga menyampaikan bahwa kegiatan kepramukaan diarahkan untuk membentuk kepribadian dan akhlak, menumbuhkan semangat kebangsaan, serta mengembangkan keterampilan peserta. Peran Kwarcab penting karena pembukaan seremonial perlu diikuti pembinaan yang terarah dan berkelanjutan. Pesan agar peserta memegang teguh Satya dan Darma Pramuka memberi ukuran yang jelas: keberhasilan kegiatan tidak berhenti pada rangkaian acara, tetapi terlihat saat nilai-nilai itu diterapkan dalam tindakan sehari-hari.

Ukuran keberhasilan ada setelah perkemahan

Perkemahan Pramuka Penggalang di SMP Negeri Peudawa mempertemukan 180 peserta dari 90 sekolah dalam kegiatan yang mendapat dukungan langsung dari Wakil Bupati sekaligus Ketua Kwarcab Aceh Timur. Cakupan ini memberi landasan yang baik untuk memperkuat pendidikan karakter lintas sekolah, tetapi jumlah peserta saja bukan tolok ukur akhir. Dampak paling penting akan terlihat jika kemandirian, kepemimpinan, kepedulian, dan disiplin yang dilatih selama tiga hari dua malam terus hidup setelah kegiatan usai. Dengan pembinaan yang konsisten dari sekolah, pembina, dan Kwarcab, perkemahan dapat menjadi pengalaman pendidikan yang berbekas, bukan sekadar acara tahunan. Kesimpulannya, nilai kegiatan ini terletak pada tindak lanjut: menjadikan prinsip kepramukaan sebagai kebiasaan nyata dalam kehidupan peserta.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!